Kementan Kembali Gelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh

Jumat, 20 Mei 2022 18:48 WIB

Kementan kembali menggelar pelatihan sejuta petani dan penyuluh demi mendorong KUR agribjsnis.

INFO BISNIS - Pemerintah telah menaikkan kebijakan KUR tanpa agunan. Presiden sendiri secara khusus telah memberi arahan kepada sejumlah lembaga penyalur untuk mengintegrasikan kebijakan tersebut.

Secara klaster khusus sektor pertanian, pemerintah telah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp26,8 triliun untuk KUR pangan, Rp7,84 triliun untuk KUR holtikultura, Rp20,3 triliun untuk perkebunan, dan Rp15,1 triliun untuk peternakan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi berbagai harapan dan kebutuhan masyarakat dalam pengembangan sektor pertanian melalui dana kredit usaha rakyat (KUR). Ia berharap dapat mendongkrak kinerja pertanian khususnya di tahun anggaran 2022 seiring dengan upaya penguatan produksi pangan, nilai tambah, dan daya saing produk pertanian tersebut.

"Kami selalu bersoal dengan anggaran. Oleh karena itu tadi ada kesepakatan bahwa anggaran Kementan 2022 harus bisa terakselerasi dengan daya produktifitas yang lebih baik melalui pemanfaatan kebijakan KUR yang digulirkan Bapak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk dimanfaatkan di bidang pertanian," ucapnya dalam kesempatan lalu.

Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan akan menggelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Vol.3 dengan tema Pemanfaatan KUR untuk Agribisnis. 

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, mengatakan akan memaksimalkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani sebagai pusat pembelajaran termasuk tentang pemanfaatan KUR untuk peningkatan agribisnis.

Tujuan utama pelatihan ini, kata Dedi, agar para petani mengerti dan memahami apa itu bagaimana memanfaatkan KUR untuk peningkatan usaha tani nya. "Karena itu, semua penyuluh harus melakukan pendampingan secara maksimal agar petani mau dan mampu memanfaatkan dana dari KUR tersebut secara maksimal untuk mengembangkan agribisnisnya," ujarnya.

Dedi menyebut sudah menugaskan agar para penyuluh di seluruh pelosok bisa mendukung para petani untuk mendapatkan KUR, memanfaatkannya, dan mengembalikan pinjaman agar usaha agribisnisnya semakin berkembang. Untuk mengakses KUR, para petani bisa meminta bantuan penyuluh. "Misalnya satu penyuluh itu satu atau dua desa di Pulau Jawa. Tapi kalau luar Pulau Jawa bisa sampai 5 desa," ujarnya. 

Dalam pelatihan ini juga diberikan materi bagaimana caranya mengembalikan Dana KUR. "Dan tidak kalah penting bagaimana kita caranya mendapatkan keuntungan yang besar. Sehingga bisa melipatgandakan modal, men-scaling up segala usahanya jadi mudah menjadi pengusaha petani yang tangguh," tutur Dedi.

Sebagai informasi, pelatihan ini melibatkan petani, Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S), Ikatan Alumni Magang Jepang (IKAMAJA), Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA), Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA), Perhimpunan Penyuluh Pertanian (PERHIPTANI) dan insan pertanian lainnya yang akan dilaksanakan oleh unit pelaksana teknis (UPT) lingkup BPPSDMP.

Pembukaan serentak dilakukan pada 24 Mei dan pelatihan dilaksanakan hingga tanggal 26 Mei. Pelatihan akan dilaksanakan secara luring (offline) di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi dan akan di-relay di seluruh UPT lainnya dengan metode online dan offline. (*)






BNI - SPMT Tingkatkan Kerjasama Bidang Integrated Cash Management

2 jam lalu

BNI - SPMT Tingkatkan Kerjasama Bidang Integrated Cash Management

Kerjasama ini meningkatkan dan menciptakan nilai tambah dan manfaat dalam pengelolaan keuangan di SPMT


Ratusan Keluaga MBR Terserap di Program Rumah Padat Karya Surabaya

2 jam lalu

Ratusan Keluaga MBR Terserap di Program Rumah Padat Karya Surabaya

Program Rumah Padat Karya memanfaatkan lahan kosong di berbagai wilayah Surabaya untuk dijadikan lokasi usaha masyarakat.


Mas Dhito Jaga Kualitas Pertemuan dengan Keluarga

4 jam lalu

Mas Dhito Jaga Kualitas Pertemuan dengan Keluarga

Di tengah kesibukan menjadi pejabat, Mas Dhito tetap menjaga hubungan baik dengan ayahnya, Sekretaris Kabinet Indonesia Pramono Anung.


BPJS Ketenagakerjaan Dukung Percepatan Mal Pelayanan Publik

4 jam lalu

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Percepatan Mal Pelayanan Publik

Penggunaan MPP di seluruh pemerintahan daerah ditargetkan pada 2024. Tahun ini sebanyak 56 kota akan meresmikan MPP.


BRI dan Ditjen Pajak Jalin Kerja Sama Implementasi Aplikasi PSIAP

18 jam lalu

BRI dan Ditjen Pajak Jalin Kerja Sama Implementasi Aplikasi PSIAP

Kerja sama ini untuk menyukseskan reformasi perpajakan DJP Kemenkeu RI.


Mendagri Lantik Tomsi Tohir sebagai Irjen Kemendagri

18 jam lalu

Mendagri Lantik Tomsi Tohir sebagai Irjen Kemendagri

Tomsi Tohir berasal dari kepolisian. Diharapkan dapat mengawasi kinerja Pemda merealisasikan anggaran.


KPPU Diminta Tidak Terburu-buru Menilai Kebijakan BPOM Soal Pelabelan BPA

18 jam lalu

KPPU Diminta Tidak Terburu-buru Menilai Kebijakan BPOM Soal Pelabelan BPA

BPOM dan KPPU adalah dua lembaga yang memiliki wewenang di wilayah berbeda


Tokopedia Gandeng Tada Luncurkan Spot Rewards

19 jam lalu

Tokopedia Gandeng Tada Luncurkan Spot Rewards

Sebagai perusahaan marketplace besar yang telah berhasil membantu pemerataan ekonomi secara digital, hal tersebut karena peran besar para Nakama


Peserta Program Prakerja Silaturahmi di Pekan Temu Raya #KitaPrakerja

19 jam lalu

Peserta Program Prakerja Silaturahmi di Pekan Temu Raya #KitaPrakerja

Seratus peserta dari Luarsekolah ikut meramaikan dari berbagai daerah di Indonesia.


Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

19 jam lalu

Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

Pinjaman tersebut dapat dipakai untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun aksi perusaaan lainnya.