OJK Terbitkan Aturan Baru Perlindungan Konsumen

Kamis, 19 Mei 2022 10:25 WIB

Logo OJK. wikipedia.org

TEMPO.CO, Jakarta -Otoritas Jasa Keuangan terus memperkuat upaya perlindungan konsumen sektor jasa keuangan melalui penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Ketentuan yang memperbarui POJK Nomor 1/POJK.07/2013 ini antara lain mengatur penerapan perlindungan konsumen oleh industri jasa keuangan sejak perencanaan produk, pelayanan dan penyelesaian sengketa.

Selain itu, POJK ini memperjelas kewajiban prinsip keterbukaan dan transparansi informasi produk dan layanan serta peningkatan perlindungan data dan informasi konsumen. “POJK ini semakin memperkuat pengaturan terhadap perlindungan konsumen dan kewajiban Pelaku Usaha Jasa Keuangan sebagai respons terhadap dinamika perubahan di sektor jasa keuangan,” kata Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara dalam keterangan tertulis Rabu, 18 Mei 2022.

Menurutnya, penguatan perlindungan konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan sangat diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan inovasi dan teknologi yang cepat dan dinamis di sektor jasa keuangan serta upaya perbaikan implementasi perlindungan konsumen oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan.

“Harapan kami, POJK Nomor 6/POJK.07/2022 ini dapat menjawab kebutuhan hal tersebut agar sektor jasa keuangan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan stabil serta mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat,” ujarnya.

Penyusunan POJK ini juga telah melibatkan berbagai stakeholder antara lain Pelaku Usaha Jasa Keuangan dari sektor Perbankan, Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-Bank, akademisi, ahli hukum, asosiasi dan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS) hingga lembaga swadaya masyarakat untuk mendapatkan masukan atau saran.

Substansi penyempurnaan untuk memperkuat perlindungan konsumen dan masyarakat yang tercakup dalam POJK Nomor 6/POJK.07/2022 antara lain:
1. Pendekatan pengaturan pada siklus hidup produk dan atau layanan (product life cycle) yang semakin mengoptimalkan upaya perlindungan konsumen dan masyarakat sejak desain produk dan atau layanan hingga penanganan dan penyelesaian sengketa.

2. Penguatan prinsip perlindungan konsumen dan masyarakat antara lain mewajibkan PUJK melaksanakan “edukasi yang memadai” sehingga meningkatkan kemampuan konsumen dan masyarakat dalam memilih produk dan layanan sektor jasa keuangan.

3. Penguatan penerapan prinsip keterbukaan dan transparansi informasi melalui pengaturan bentuk, tata cara dan pengecualian penyampaian ringkasan informasi produk dan layanan.

4. Penguatan dukungan terhadap konsumen dan atau masyarakat disabilitas dan lanjut usia, serta peningkatan perlindungan data dan informasi konsumen;

5. Kewajiban untuk memberikan waktu yang cukup bagi konsumen untuk memahami perjanjian sebelum ditandatangani atau masa jeda setelah penandatanganan perjanjian terhadap produk dan layanan yang memiliki jangka waktu yang panjang dan atau bersifat kompleks;

6. Kewajiban merekam apabila penawaran produk dan atau layanan dilakukan melalui sarana komunikasi pribadi dengan suara dan atau video;

7. Penegasan kewenangan OJK dalam melakukan perlindungan konsumen termasuk pengawasan market conduct sebagai wujud implementasi pasal 28 sampai dengan 30 Undang-Undang OJK;

8. Kewajiban pembentukan unit atau fungsi perlindungan konsumen dan masyarakat;

9. Kewajiban penyampaian laporan penilaian sendiri oleh PUJK kepada OJK terkait pemenuhan ketentuan perlindungan konsumen.

Dengan diterbitkannya POJK Nomor 6/POJK.07/2022 ini, maka POJK Nomor 1/POJK.07/2013 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Baca Juga: Kuartal II 2022, Investasi Dana Asuransi Jiwa di SBN Diprediksi Terus Naik






MINI Rayu Konsumen Pakai Puzzle Seukuran Mobil

1 hari lalu

MINI Rayu Konsumen Pakai Puzzle Seukuran Mobil

Tak semua kosumen yang menunggu mendapatkan puzzle mobil MINI. Perusahaan fokus kepada pelanggan baru MINI.


Iman Rachman Direktur Utama BEI Pilihan OJK, Berapa Harta Kekayaan dan Utangnya?

1 hari lalu

Iman Rachman Direktur Utama BEI Pilihan OJK, Berapa Harta Kekayaan dan Utangnya?

OJK sudah menyetujui pergantian direksi PT BEI untuk periode 2022-2026. Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI. Berapa harta kekayaan dan utangnya?


Samsung Australia Didenda Rp 144 Miliar Sebab Iklan Anti Air Menyesatkan

2 hari lalu

Samsung Australia Didenda Rp 144 Miliar Sebab Iklan Anti Air Menyesatkan

Iklan Samsung Australia mempromosikan ponsel Galaxy dengan menampilkan orang-orang yang menggunakan ponsel mereka di kolam renang dan air laut.


Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

3 hari lalu

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Keputusan Bank Indonesia ini mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah naiknya tekanan eksternal karena meningkatnya risiko stagflasi.


Bankir Berharap OJK Terus Perpanjang Restrukturisasi Kredit, Bukan dari Tenor tetapi . . .

3 hari lalu

Bankir Berharap OJK Terus Perpanjang Restrukturisasi Kredit, Bukan dari Tenor tetapi . . .

Para bankir mengusulkan perpanjangan masa restrukturisasi kredit era Covid-19.


Bank Mandiri: Tantangan Pemulihan Ekonomi yang Perlu Diwaspadai, Kenaikan Harga Energi

3 hari lalu

Bank Mandiri: Tantangan Pemulihan Ekonomi yang Perlu Diwaspadai, Kenaikan Harga Energi

Bank Mandiri mengingatkan agar kenaikan harga energi di pasar global harus diantisipasi karena dapat mengganggu pemulihan ekonomi Indonesia.


Rekam Jejak Iman Rachman, Dirut BEI yang Baru

4 hari lalu

Rekam Jejak Iman Rachman, Dirut BEI yang Baru

Dewan Komisioner OJK telah menyetujui pergantian direksi BEI untuk periode 2022-2026. Seperti apa rekam jejak bos baru BEI Iman Rachman tersebut?


Tak Pikir Panjang, Ini Kesalahan Anak Muda saat Beli Properti

5 hari lalu

Tak Pikir Panjang, Ini Kesalahan Anak Muda saat Beli Properti

Kesalahan berikut sering dilakukan generasi muda saat membeli properti. Apa saja?


Pay Later Bikin Pemerintah Inggris Waswas

6 hari lalu

Pay Later Bikin Pemerintah Inggris Waswas

Model pembayaran pay later biasanya menawarkan bunga gratis dalam tenor yang singkat dan dilakukan perusahaan yang tidak terdaftar.


Waspada 4 Modus Kejahatan Perbankan dengan Social Engineering, Apa Saja?

6 hari lalu

Waspada 4 Modus Kejahatan Perbankan dengan Social Engineering, Apa Saja?

OJK menyebutkan empat modus social engineering (soceng) yang tengah marak dilaporkan dan merugikan nasabah perbankan serta lembaga keuangan.