Luhut Beberkan Sebab Perpanjangan PPKM di Jawa-Bali Meski Kasus Covid-19 Menurun

Selasa, 10 Mei 2022 07:50 WIB

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan saat memberikan pidato di Universitas Indonesia pada Selasa, 12 April 2022. FOTO/Doc UI

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah membeberkan alasan tetap memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali meskipun kasus Covid-19 mulai membaik. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi dan Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan,

Ia menyatakan tingkat rawat inap di Rumah Sakit (RS) akibat Covid-19 terus menurun. Bahkan, jumlah pasien rawat inap turun hingga 97 persen.

Sementara tingkat hunian sangat rendah hanya 2 persen dari tempat tidur yang tersedia. Kasus kematian pun anjlok hingga 98 persen, kasus Omicron di bawah 0,7 persen.

"Pandemi Covid-19 saat ini dalam kondisi yang begitu baik dilihat secara nasional sudah 25 hari berturut-turut kasus kita di bawah 1.000 kasus," kata Luhut dalam konferensi pers yang disiarkan via YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Mei 2022.

Namun begitu, Luhut menyatakan PPKM di Jawa- Bali akan terus diterapkan untuk mengurangi penyebaran Virus Corona atau Covid-19. "Pemerintah menegaskan sampai hari ini akan terus melakukan PPKM Jawa- Bali hingga waktu yang belum ditentukan," tuturnya.

Perpanjangan kebijakan PPKM ini, kata Luhut, dilakukan pemerintah untuk memantau pergerakan kasus dalam 1 hingga 2 minggu setelah libur Lebaran selesai. "Kami juga mengimbau untuk mengoptimalkan WFH selama beberapa waktu ke depan, untuk mengurangi risiko penyebaran virus," jelas Luhut. 

Sementara itu, pemerintah juga menyoroti tingkat vaksinasi di wilayah Jawa - Bali yang dinilai masih rendah jika dibanding dengan wilayah lain. Ia juga mewanti-wanti agar masyarakat tak terbuai dan mengabaikan program vaksinasi di tengah kondisi pandemi yang kian membaik. 

"Membaiknya kondisi pandemi, tidak mematahkan semangat pemerintah untuk terus melakukan akselerasi vaksinasi dosis kedua dan juga booster untuk seluruh wilayah Jawa Bali yang masih tertinggal baik dosis vaksin kedua maupun booster-nya," ucap Luhut.

Adapun detail PPKM di Jawa-Bali, kata Luhut, akan dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Dia menambahkan tidak ada kabupaten/kota yang berada di Level 4 berdasarkan level asesmen PPKM yang dilakukan oleh Pemerintah hingga 7 Mei 2022.

BISNIS

Baca: Petani Bingung Soal Solusi Harga Sawit Jatuh: Bagaimana Hadapi Krisis?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Update Covid-19 Per 25 Juni: Kasus Tambah 1.831 Orang, Meninggal 3

1 hari lalu

Update Covid-19 Per 25 Juni: Kasus Tambah 1.831 Orang, Meninggal 3

Berdasarkan data pemerintah hingga Sabtu, 25 Juni pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 1.831 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.


Sederet Kontroversi Holywings, Langgar PPKM 3 Kali hingga Promo Miras

1 hari lalu

Sederet Kontroversi Holywings, Langgar PPKM 3 Kali hingga Promo Miras

Holywings kembali menuai kontroversi. Terbaru soal promo miras untuk pelanggan dengan nama Muhammad dan Mariam.


Kemenkes Sebut Penambahan Kasus Covid-19 Tergolong Tinggi, Positivity Rate Masih Rendah

1 hari lalu

Kemenkes Sebut Penambahan Kasus Covid-19 Tergolong Tinggi, Positivity Rate Masih Rendah

Kasus Covid-19 disebut masih terkendali. Angka positivity rate di bawah 5 persen.


Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Kapan Mulai Berlaku?

1 hari lalu

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Kapan Mulai Berlaku?

Warga yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi bisa menggunakan NIK untuk membeli minyak goreng curah.


Luhut Wajibkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Ini Alasannnya

1 hari lalu

Luhut Wajibkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Ini Alasannnya

Luhut mengatakan sistem pembelian minyak goreng curah dengan PeduliLindungi akan disosialisasikan pada Senin, 27 Juni 2022.


Luhut: Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Pakai PeduliLindungi atau NIK, Dibatasi 10 Kg

1 hari lalu

Luhut: Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Pakai PeduliLindungi atau NIK, Dibatasi 10 Kg

Luhut mengatakan semua penjualan minyak goreng curah akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau NIK.


Luhut: Nanti Jual Beli Minyak Goreng Curah Rakyat Pakai PeduliLindungi

2 hari lalu

Luhut: Nanti Jual Beli Minyak Goreng Curah Rakyat Pakai PeduliLindungi

Pemerintah segera memulaitransisi perubahan sistem penjualan dan pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR).


Terpopuler Bisnis: Petani Depresi karena Harga TBS, Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Petani Depresi karena Harga TBS, Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen

Berita terpopuler bisnis sepanjang kemarin dimulai dari kalangan petani yang depresi akibat jebloknya harga TBS belakangan ini.


Kasus Covid-19 Jakarta Hari Ini Naik 1.054 Orang, Masyarakat Diminta Waspada Omicron

3 hari lalu

Kasus Covid-19 Jakarta Hari Ini Naik 1.054 Orang, Masyarakat Diminta Waspada Omicron

Akibat peningkatan kasus Covid-19 harian di Jakarta, positivity rate dalam sepekan terakhir tembus 10 persen.


Sri Mulyani Beberkan Risiko yang Menghantui Perekonomian Global

3 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan Risiko yang Menghantui Perekonomian Global

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan telah muncul krisis keuangan yang mengancam proses pemulihan ekonomi dunia. Turki dan Argentina adalah dua negara yang termasuk dalaam krisis keuangan tersebut.