Isyarat Bisnis Mal Milik Pakuwon Jati Menggeliat

Reporter

Pengunjung berjalan mengikuti arah yang telah ditetapkan di pusat berbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 29 Mei 2020. Sejumlah aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh dan jaga jarak diterapkan di pusat perbelanjaan tersebut seiring memasuki era normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta - Emiten pengembang PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) mulai mengendus sinyal pemulihan pasca-pandemi Covid-19. Di tengah momen libur dan mudik lebaran 2022 ini misal, manajemen Pakuwon mengklaim tingkat kunjungan di segmen bisnis mal yang mereka kelola meningkat.

Sinyal kenaikan kunjungan ini terlihat dari jumlah kendaraan yang parkir di lahan-lahan mal kelolaan Pakuwon. Berdasarkan catatan PWON, arus mobil pribadi pengunjung mal yang dikelola perusahaan selama pekan keempat April 2022 meningkat. Salah satunya di mal Tunjungan Plaza Surabaya, yang mencapai 16.500 unit atau naik dari catatan 2019 sebanyak 14.500 unit.

“Kami juga melihat masyarakat cukup antusias untuk berbelanja tahun ini, kemungkinan besar karena sudah 2 tahun dalam masa pandemi ngerem tidak belanja," ujar Direktur Marketing PWON Sutandi Purnomosidi seperti dikutip Bisnis, Rabu, 4 Mei 2022.

Sutandi mengatakan tingkat penjualan penyewaan ruang dari lima pusat perbelanjaan kelolaan perseroan juga turut naik signifikan. Berdasarkan catatan PWON, kenaikan penjualan tenant itu mencapai 40 persen pada periode April 2022 jika dibandingkan torehan periode yang sama 2019.

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) melaporkan tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan sudah mencapai 3 juta orang per hari selama masa mudik lebaran tahun ini. Angka ini menggambarkan kenaikan 30 persen dari pencatatan tahun lalu di posisi rata-rata 2,3 juta kunjungan per hari secara nasional.

“Peningkatan kunjungan pada saat bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini diharapkan nantinya dapat menjadikan rata-rata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan pada 2022 ini mencapai 70 hingga 80 persen,” kata Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja.

Tren pemulihan kinerja Pakuwon Jati telah terendus sejak 2021. Usai tertekan pada 2020, pada 2021 perseroan mampu mencatat kenaikan laba bersih hingga 46 persen ke level Rp 1,38 triliun. Pertumbuhan itu seiring dengan kenaikan pendapatan sebesar 43,82 persen menjadi Rp 5,71 triliun.

Pada 2020, pendapatan Pakuwon Jati hanya mentok di kisaran Rp 3,97 triliun. Adapun hingga penutupan perdagangan menjelang libur lebaran 2022, saham PWON ditransaksikan seharga Rp 560 per saham. Mahar ini merepresentasikan tren kenaikan 20,68 persen dari posisi Rp 464 per saham secara year to date (ytd).

BISNIS

Baca: Jasa Marga: Arus Balik ke Arah Jakarta di Tol Palikanci Mulai Terlihat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Profil Alexander Tedja Pendiri Kerajaan Properti Pakuwon Jati, Semua Bermula dari Bioskop

23 hari lalu

Profil Alexander Tedja Pendiri Kerajaan Properti Pakuwon Jati, Semua Bermula dari Bioskop

Alexander Tedja urutan ke-27 orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2022. Ia pendiri Pakuwon Jati pengelola Tunjungan Plaza sampai Gandaria City.


Ingin Pertahankan Pengunjung Mal di Masa Resesi, APPBI Ubah Belanja Jadi Prioritas Kedua

45 hari lalu

Ingin Pertahankan Pengunjung Mal di Masa Resesi, APPBI Ubah Belanja Jadi Prioritas Kedua

Sekjen Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan industri mal kini tengah merevolusi fungsinya, tak lagi hanya menjadi tempat berbelanja.


Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Prediksi Daya Beli Membaik pada Awal Desember

45 hari lalu

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Prediksi Daya Beli Membaik pada Awal Desember

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memprediksi dampak inflasi pada daya beli tak akan berlangsung terlalu lama.


Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

56 hari lalu

Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

Penggunaan sistem transaksi digital di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di DKI Jakarta terus tumbuh dan kini telah mencapai 3,9 juta pedagang.


Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

25 September 2022

Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

Jumlah pengunjung di beberapa mal di Kota Solo meningkat signifikan seiring melandainya kasus Covid-19. Okupansi tenant turut naik.


Hasrat Rekreasi ke Kota Tua Jakarta, Merayakan Festival #IniJakarta

19 September 2022

Hasrat Rekreasi ke Kota Tua Jakarta, Merayakan Festival #IniJakarta

Ratusan orang memadati kawasan Kota Tua Jakarta, untuk merayakan dan merasakan pengalaman mereka di ibu kota.


Grand Indonesia Tutup Sementara West Mall Setelah Kebakaran Panel Listrik

18 September 2022

Grand Indonesia Tutup Sementara West Mall Setelah Kebakaran Panel Listrik

Manajemen memastikan semua pengunjung dan pengelola gerai di West Mall Grand Indonesia sudah dievakuasi.


Wanita 28 Tahun Tewas Bunuh Diri Loncat dari Mal di Kuningan

24 Agustus 2022

Wanita 28 Tahun Tewas Bunuh Diri Loncat dari Mal di Kuningan

Teman wanita itu dan satpam yang berjaga sempat menghalanginya untuk melakukan aksi bunuh diri di pusat perbelanjaan tersebut.


Gelombang Panas Picu Kekurangan Daya, Kota di China Persingkat Jam Buka Mal

22 Agustus 2022

Gelombang Panas Picu Kekurangan Daya, Kota di China Persingkat Jam Buka Mal

Chongqing menyumbang enam dari 10 lokasi terpanas di China pada akhir pekan lalu, dengan suhu di distrik Bishan sudah mendekati 39 derajat Celsius


Naik 62,27 Persen, Laba Bersih Semester I 2022 Pakuwon Jati Rp 735,5 M

11 Agustus 2022

Naik 62,27 Persen, Laba Bersih Semester I 2022 Pakuwon Jati Rp 735,5 M

Emiten properti pengelola Mal Kota Kasablanka hingga Gandaria City, PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) meraih laba bersih Rp753,5 miliar.