Cerita Dato Sri Tahir Soal Beda Budaya dengan Keluarga Mochtar Riady

Founder Mayapada Group, Dato Sri Tahir saat menjadi narasumber dalam acara The Founders bertajuk "How To Be A Good Entrepreneur" di Gedung TEMPO, Jakarta, Rabu, 27 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta -Konglomerat Dato Sri Tahir bercerita tentang pertama kali dirinya masuk ke keluarga Mochtar Riady yang memiliki budaya keluarga yang berbeda. Yakni saat dia menikahi Rosy Riadi-putri Mochtar Riady. 

Menurut Dato Sri Tahir, filosofi Tionghoa begitu kental terasa dianut keluarga Mochtar Riady--pemilik Lippo Grup. Diantaranya mengutamakan anak laki-laki. Sedangkan Tahir dibesarkan dengan ajaran Barat yang mengedepankan kesetaraan.

“Ini culture yang berbeda dan tidak mudah untuk menyesuaikan. You mau menyesuaikan culture belum tentu lawan mau terima. Jadi kita mau masuk ke keluarga Riady belum tentu dia mau terima. Culture lawan culture is the most difficult loh ya,” kata Tahir dalam unggahan video Youtube @gt.bodyshot milik putrinya, Grace Tahir pada Kamis, 24 Maret 2022.

Di depan Grace, Tahir bercerita bahwa peleburan soal budaya dalam keluarga ini tidak mudah. Sampai saat ini pun, Tahir merasa belum bisa melebur dengan budaya keluarga Riady.

Saat pertama kali menikahi Rosy Riady, dia pun juga langsung dinyatakan oleh Mochtar Riady bahwa dirinya tidak boleh bekerja di perusahaan milik keluarga Riady. Padahal saat itu pun Tahir belum memiliki pekerjaan yang jelas dan tidak menolak fakta bahwa ada perbedaan level di keluarga.

Setelah dinyatakan seperti itu oleh Mochtar Riady, Tahir percaya diri bisa mengalahkan mertuanya suatu hari nanti. Istrinya, Rosy Riady, tetap mendampingi dan mendukung Tahir untuk memperjuangkan karir.

“Waktu saya muda saya bilang begini, it’s ok. Lalu pak Mochtar bertanya, “Apa yang akan kamu lakukan?” Saya bilang jelas kepada pak Mochtar: One day, I’ll beat you,” tuturnya.

Tahir mengatakan saat pertama kali menjadi bagian dari keluarga Riady terasa ada pagar yang memisahkan karena budaya keluarga. Dia membayangkan ada pagar yang membatasi meskipun diundang oleh keluarga dari istrinya.






Terkini: Rekam Jejak Pemilik Meikarta Mochtar Riady, Insentif Kendaraan Listrik

10 jam lalu

Terkini: Rekam Jejak Pemilik Meikarta Mochtar Riady, Insentif Kendaraan Listrik

Rekam jejak pemilik Meikarta Mochtar Riady dan Menperin Agus Gumiwang menyebut insentif kendaraan listrik yang masih dalam tahap finalisasi.


Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

11 jam lalu

Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

Kasus Meikarta ramai diperbincangkan publik usai pengembang apartemen itu, PT MSU, menggugat 18 konsumennya. Siapa konglomerat di belakang MSU?


Berasal dari Tiongkok, Begini Sejarah Penemuan Saus Tiram

1 hari lalu

Berasal dari Tiongkok, Begini Sejarah Penemuan Saus Tiram

Saus tiram merupakan saus kental berwarna kehitaman berasal dari masakan Tionghoa yang ditemukan oleh Lee Kum Kee


Museum Budaya, Sains dan Teknologi Dibangun di Solo, Gibran: Enggak Mau Kalah dari Yogya dan Semarang

1 hari lalu

Museum Budaya, Sains dan Teknologi Dibangun di Solo, Gibran: Enggak Mau Kalah dari Yogya dan Semarang

Pembangunan museum itu didanai oleh Tahir Foundation senilai Rp 400 miliar hingga 600 miliar.


Festival Cheng Beng, Tradisi Unik Masyarakat Tionghoa setelah Cap Go Meh

2 hari lalu

Festival Cheng Beng, Tradisi Unik Masyarakat Tionghoa setelah Cap Go Meh

Tiga bulan setelah Cap Go Meh, masyarakat Tionghoa menggelar Cheng Beng untuk mengenang leluhur mereka.


Tradisi Cap Go Meh, Ini Bedanya Barongsai Singa Utara dan Singa Selatan

2 hari lalu

Tradisi Cap Go Meh, Ini Bedanya Barongsai Singa Utara dan Singa Selatan

Selain barongsai naga, ada juga barongsai singa saat tradisi Cap Go Meh


Imlek, Pedagang Lebak Raup Keuntungan 3 Kali Lipat dari Penjualan Ikan Bandeng

3 hari lalu

Imlek, Pedagang Lebak Raup Keuntungan 3 Kali Lipat dari Penjualan Ikan Bandeng

Para pedagang merasa kewalahan melayani permintaan konsumen yang kebanyakan warga Tionghoa mulai dua hari menjelang Imlek.


Keunikan Kelenteng Sing Bie di Denpasar, Tampilkan Akulturasi Tionghoa dan Bali

3 hari lalu

Keunikan Kelenteng Sing Bie di Denpasar, Tampilkan Akulturasi Tionghoa dan Bali

Kelenteng itu menjadi cukup populer karena keunikannya yang memadukan budaya Tionghoa dan Bali.


Tak Hanya Uang Arwah, Berbagai Replika Barang Kertas Dibakar untuk Leluhur saat Imlek

3 hari lalu

Tak Hanya Uang Arwah, Berbagai Replika Barang Kertas Dibakar untuk Leluhur saat Imlek

Orang Tionghoa memiliki tradisi unik membakar uang arwah saat Imlek. Tak hanya uang, apa saja barang yang biasa dibakar dalam ritual Imlek?


Kunjungi Kembang Jepun Surabaya, Nikmati Keunikan Kya-Kya Wisata Pecinan

4 hari lalu

Kunjungi Kembang Jepun Surabaya, Nikmati Keunikan Kya-Kya Wisata Pecinan

Dengan sejarah dan beragam wisata kuliner Tionghoa, Situs Pecinan Kya-Kya di Surabaya menjadi tempat unik yang layak dikunjungi.