PPATK Bekukan Lagi 17 Rekening Investasi Ilegal Senilai Rp 77,9 Miliar

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavanda di kantornya, Juanda, Jakarta Pusat, Jumat, 4 Maret 2022. Foto: Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali membekukan rekening yang berkaitan dengan aliran dana investasi ilegal. Teranyar, ada 17 rekening dibekukan dengan nilai Rp 77,945 miliar.

“Sehingga total penghentian sementara transaksi yang diduga berasal dari tindak pidana berupa investasi ilegal sebesar Rp 502,88 miliar dengan jumlah 275 rekening,’’ kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana pada Jumat, 25 Maret 2022.

Ivan menjelaskan PPATK terus memantau dan menganalisis dugaan tindak pidana investasi ilegal. Berdasarkan hasil analisis PPATK, modus aliran uang tersebut cukup beragam.

Misalnya, disimpan dalam bentuk aset kripto. Selain itu, ada modus penggunaan rekening milik orang lain dan kemudian dipindahkan ke berbagai rekening di beberapa bank untuk mempersulit penelusuran transaksi.

“Sebagai lembaga sentral (focal point) dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Indonesia, PPATK terus berkoordinasi dengan FIU dari negara lain,” ujar Ivan.

PPATK memiliki kewenangan dalam melakukan penghentian sementara transaksi selama 20 hari kerja. Selanjutnya, PPATK akan berkoordinasi serta melaporkan hasil temuannya kepada penegak hukum atas transaksi mencurigakan dalam nominal besar terkait dengan investasi yang diduga ilegal.

 FRANCISCA CHRISTY ROSANA

BACA: Juragan 99 Jawab Tuduhan Terlibat Trading Binary Option dan Kripto: Cek ke PPATK

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

21 jam lalu

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

KPK memanggil 8 saksi yang dianggap mengetahui pencucian uang Gubernur Papua Lukas Enembe.


Kemendag, Bappebti, dan Aspakrindo Gelar Bulan Literasi Aset Kripto 2023

1 hari lalu

Kemendag, Bappebti, dan Aspakrindo Gelar Bulan Literasi Aset Kripto 2023

Kemendag, Bappebti, dan Aspakrindo menggelar Bulan Literasi Aset Kripto 2023 untuk mengedukasi masyarakat tentang perdagangan aset kripto.


OJK Tutup 5.861 Investasi dan Pinjol Ilegal Sejak 2017

1 hari lalu

OJK Tutup 5.861 Investasi dan Pinjol Ilegal Sejak 2017

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah adanya investasi dan pinjaman online atau pinjol ilegal.


KPK Dalami Peran Lukas Enembe Dalam Penentuan Pemenang Tender Proyek di Papua

2 hari lalu

KPK Dalami Peran Lukas Enembe Dalam Penentuan Pemenang Tender Proyek di Papua

KPK memeriksa dua saksi untuk mendalami peran Lukas Enembe dalam penentuan pemenang tender proyek di Papua.


Harga Bitcoin Naik 8 Persen, Analis: Tren Penguatan Kripto Diperkirakan Berlanjut

6 hari lalu

Harga Bitcoin Naik 8 Persen, Analis: Tren Penguatan Kripto Diperkirakan Berlanjut

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan bitcoin kemungkinan dibuka fluktuatif pada Senin, 30 Januari 2023.


Harga Bitcoin Diperkirakan Menguat

8 hari lalu

Harga Bitcoin Diperkirakan Menguat

Harga Bitcoin diperkirakan menguat, namun bakal dibuka fluktuatif.


Indonesia Siap Masuk Era Smart Society 5.0, Digitalisasi Pasar Rakyat Dipercepat

9 hari lalu

Indonesia Siap Masuk Era Smart Society 5.0, Digitalisasi Pasar Rakyat Dipercepat

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan pemerintah akan mempercepat program Digitalisasi Pasar Rakyat meyambut Era Smart Society 5.0


Bitcoin Diprediksi Melemah, Begini Kata Analis

9 hari lalu

Bitcoin Diprediksi Melemah, Begini Kata Analis

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan Bitcoin akan melemah di kisaran US$ 21.506,40 per koin hingga US$ 23.635,30 per koin.


OJK Rampungkan 20 Perkara Kasus Jasa Keuangan pada Tahun Lalu

9 hari lalu

OJK Rampungkan 20 Perkara Kasus Jasa Keuangan pada Tahun Lalu

OJK yang memiliki kewenangan penyidikan pada 2022 berhasil menyelesaikan 20 perkara kasus di sektor jasa keuangan.


Henry Surya Divonis Lepas dalam Kasus Penggelapan Dana Nasabah KSP Indosurya

10 hari lalu

Henry Surya Divonis Lepas dalam Kasus Penggelapan Dana Nasabah KSP Indosurya

Henry Surya divonis lepas oleh hakim PN Jakarta Barat. Hakim meminta agar Henry dilepaskan dari rumah tahanan.