Eksklusif, Bos Otorita IKN Blakblakan Soal Tantangan Pembangunan Ibu Kota

Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono (kanan) dan Wakil Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Dhony Rahajoe (kiri) saat wawancara dengan Tempo di Palmerah, Jakarta, Senin 21 Maret 2022. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Bambang Susantono blak-blakan ihwal tantangan dalam membangun ibu kota baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Tantangan itu tak lain adalah masalah waktu.

Bambang mengatakan Otorita IKN diberi tenggat hingga 2024 untuk memastikan pembangunan ibu kota untuk tahap pertama berjalan. “Kalau kata Pak Dhony (Wakil Ketua Otorita IKN Dhony Rahajoe), tantangannya ada tiga. Nomor satu waktu, kedua waktu, dan ketiga waktu. Karena 2024 kan kita punya target khusus,” ujar Bambang dalam wawancara bersama Tempo, Senin, 21 Maret 2022.

Menghadap Presiden Joko Widodo alias Jokowi pada 10 Maret lalu sebelum dilantik sebagai pemimpin Otorita IKN, Bambang diberi tugas untuk memindahkan 60 ribu aparatur sipil negara (ASN) dalam rentang dua tahun. Pemerintah berkeinginan pada 17 Agustus 2024, negara sudah menggelar upacara kemerdekaan di lahan ibu kota anyar.

Untuk mengejar target tersebut, pemerintah perlu membangun berbagai gedung kementerian dan lembaga, istana negara, hingga fasilitas umum dan sarana publik. Masalahnya dalam memindahkan ibu kota, negara tak hanya memboyong pemerintahan dan para ASN-nya.

Pengalihan ASN akan disertai dengan pemindahan anggota keluarga. Dengan demikian, Otorita IKN mengasumsikan total penduduk yang akan menempati ibu kota pada tahap awal mencapai 180 ribu.

“Saya dan Pak Dhony memiliki visi bahwa kalau kita memindahkan orang apalagi ini pioner, kami harus memikirkan fasilitas kesehatannya seperti apa, pendidikan seperti apa kalau dia bawa anak dan keluarga, kebutuhan mereka sehari-hari, dan pasar seperti apa,” ucap Bambang.

Selain itu dalam membangun kota, Bambang menyatakan, pemerintah juga perlu membentuk roh dari kota tersebut atau soul of city. Target itu bisa terwujud seumpaka ada interaksi dan aktivitas sosial antar-warga.

“Saya bilang Presiden ini butuh 15-20 tahun. Tidak bisa dua tiga tahun kita taruh orang lalu chemistry-nya jalan sendiri. Ini butuh waktu untuk membangun kota agar ada dinamikanya,” ucap Bambang.

Meski demikian, ia meyakini pemindahan IKN akan berjalan dengan baik. Ia menyebut pemerintah telah memiliki peta jalan untuk merampungkan pembangunan tahap demi tahap. (Baca wawancara selengkapnya di sini.)

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Baca: Sri Mulyani Sebut Naikkan PPh Orang Kaya Jadi 35 Persen, Chairul Tanjung Senyum

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Bahlil Diminta Bantu Perizinan SpaceX Masuk ke IKN: Silakan Saja, Inventarisir Apa Masalahnya

3 jam lalu

Bahlil Diminta Bantu Perizinan SpaceX Masuk ke IKN: Silakan Saja, Inventarisir Apa Masalahnya

Menteri Bahlil menyatakan pihaknya bakal segera melakukan asistensi dan mempercepat proses perizinan SpaceX yang dikabarkan berminat masuk ke IKN.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

4 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

KPK mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam memberantas korupsi dan meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.


Jokowi Senang Gubernur Bali Wajibkan Pakaian Adat Setiap Selasa dan Kamis

5 jam lalu

Jokowi Senang Gubernur Bali Wajibkan Pakaian Adat Setiap Selasa dan Kamis

Presiden Jokowi sebut Pergub Bali soal penggunaan pakaian daerah setiap Selasa dan Kamis mendukung industri tenun.


Jokowi Tak Mau Komentari Pertemuan NasDem dan Golkar: Itu Urusan Partai

5 jam lalu

Jokowi Tak Mau Komentari Pertemuan NasDem dan Golkar: Itu Urusan Partai

Jokowi menyatakan tak mau ikut campur soal pertemuan Surya Paloh dengan Airlangga Hartarto kemarin.


Tolak Perpu Cipta Kerja, Partai Buruh Akan Turunkan Ribuan Massa Senin Pekan Depan

6 jam lalu

Tolak Perpu Cipta Kerja, Partai Buruh Akan Turunkan Ribuan Massa Senin Pekan Depan

Partai buruh menyatakan akan menggelar aksi besar-besaran untuk menolak Perpu Cipta Kerja.


Kirim Jenderal ke Myanmar, Jokowi: Untuk Bicara dengan Junta

7 jam lalu

Kirim Jenderal ke Myanmar, Jokowi: Untuk Bicara dengan Junta

Jokowi berharap bisa menunjukkan kepada junta Myanmar, tentang bagaimana Indonesia berhasil melakukan transisi menuju demokrasi


Buwas Soal Mafia Beras: Percuma Ditangkap Jika Tidak Selesai Persoalannya

7 jam lalu

Buwas Soal Mafia Beras: Percuma Ditangkap Jika Tidak Selesai Persoalannya

Direktur Utama Bulog Budi Waseso alias Buwas mengatakan percuma mafia beras ditangkap, jika persoalannya utamanya tidak kunjung diselesaikan.


Surya Paloh Beri Kode Kunjungan ke PDIP, Wasekjen: Kami Welcome

8 jam lalu

Surya Paloh Beri Kode Kunjungan ke PDIP, Wasekjen: Kami Welcome

PDIP menyatakan siap menerima kunjungan Surya Paloh, namun menyatakan agenda Megawati Soekarnoputri masih sangat padat.


Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Gara-gara Event F1 Powerboat: Lebih Bagus di Mandalika

8 jam lalu

Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Gara-gara Event F1 Powerboat: Lebih Bagus di Mandalika

Menteri Luhut bercerita sempat ditegur Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga kali karena event F1 Powerboat World Championship (F1 H2O).


Jokowi Tak Jadi Reshuffle Rabu Pon, Begini Cara Menghitung Weton Menurut Penanggalan Jawa

9 jam lalu

Jokowi Tak Jadi Reshuffle Rabu Pon, Begini Cara Menghitung Weton Menurut Penanggalan Jawa

Jokowi sering menggunakan pertimbangan hari pasaran Jawa atau weton untuk menentukan kapan keputusan politik akan diambil.