Profil Tanri Abeng, Manajer Rp 1 Miliar sampai Menteri Pendayagunaan BUMN

Reporter

Tanri Abeng di kediamanya, Simprug Golf 12/A3, Jakarta Selatan, 2014. dok. Dasril Roszandi

TEMPO.CO, JakartaTanri Abeng adalah sosok yang tak bisa dipisahkan dari perkembangan dunia usaha di Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan. Pria kelahiran Sulawesi Selatan pada 7 Maret 1942 itu bahkan sudah menjadi yatim piatu saat usianya genap 10 tahun. Kondisi tersebut lantas membuatnya harus tinggal bersama kerabatnya di Makassar.

Melansir dari tanriabeng.com, meski ditinggal kedua orang tua, ia tak membiarkan mimpi-mimpinya hanyut begitu saja. Setelah menamatkan pendidikan SLA di Makassar, ia berangkat ke Amerika Serikat untuk mengikuti program American Field Service (AFS) Exchange Program. Setelah pulang ke Makassar, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Hassanudin, kemudian memutuskan untuk pergi ke Amerika Serikat lagi di  Graduate School of Business Administration, Universitas New York dan mendapatkan gelar MBA.

Ayah dua orang anak itu sempat mengikuti program management training Union carbide Amerika Serikat sebelum akhirnya ditempatkan di Jakarta sebagai manager keuangan di perusahaan tersebut. Ia cukup lama bertahan di sana, yaitu sekitar 10 tahun lamanya.

Karir Tanri Abeng terus menanjak, sampai akhirnya ia menjadi Direktur PT Union Carbide Indonesia. Tidak hanya itu, beberapa perusahaan lain yang menyematkan namanya sebagai seorang Direktur di antaranya Agrocarb Indonesia, Karmi Arafura Fisheries (1971-1976), Asia Pacific Brewery Singapura, Bata Indonesia, Ketua B.A.T Indonesia dan Ketua Mitratel Indonesia. Kemudian, pada tahun 1977-1979 ia merangkap sebagai manager pemasaran Union Carbide Singapura.

Pria yang akrab dijuluki Manajer satu miliar itu sempat menjadi Komisaris di beberapa BUMN seperti PT Telkom Indonesia, PT Pertamina dan Bursa Efek. Ia juga ditunjuk untuk menjadi Presiden Direktur di beberapa deret perusahaan besar. Seperti misalnya di Bakrie & brothers, dan PT Multi Bintang Indonesia (perusahaan bir asal Belanda).

Pada akhir 1996, Tanri Abeng dijuluki sebagai Manajer Rp1 Miliar, alasannya ia mendapat bayaran sebesar itu ketika memimpin perusahaan milik Aburizal Bakrie.

Tanri mendirikan lembaga pendidikan yang diberi nama sesuai dengan nama panjangnya, yaitu Universitas Tanri Ageng yang berlokasi di Ulujami, Pesanggahan, Jakarta Selatan. Pendanaan yang anggarkan untuk mendirikan kampus ini diperolehnya dari hasil penjualan Hotel Aryaduta miliknya dari hasil mitra dengan James Riady (pemilik Lippo Group) pada 1995 di Makassar.

Putra kelahiran pulau Selayar ini juga aktif di dunia birokrasi sejak masa pemerintahan orde baru. Kiprahnya di bidang pemerintahan terwujud dalam beberapa organisasi pemerintah maupun non pemerintah seperti Dewan Pendidikan Nasional mulai tahun 1993 dengan periode jabatan selama lima tahun, Dewan Riset Nasional (1990-1998), Badan Promosi Pariwisata (1990-1996), dan Yayasan Perlindungan Lingkungan.  

Keaktifannya di dunia politik sudah dimulai sejak 1991 ketika ia mewakili Golkar sebagai Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Hingga pada tahun 1998 ia ditunjuk Presiden Soeharto menjadi Menteri Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII. Jabatan tersebut berlanjut hingga Kabinet Reformasi Pembangunan pada masa kepemimpinan Presiden BJ Habibie.

RISMA DAMAYANTI 

Baca: Kemarin Manajer Rp 1 Miliar Tanri Abeng Genap 80 Tahun

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pertamina Punya Kapal Tanker Gas Dual Fuel Terbesar di Dunia, Apa Saja Kelebihannya?

2 jam lalu

Pertamina Punya Kapal Tanker Gas Dual Fuel Terbesar di Dunia, Apa Saja Kelebihannya?

Pertamina International Shipping memiliki kapal Very Large Gas Carrier atau kapal tanker gas raksasa yang menggunakan sistem dual fuel pertama di RI.


Jokowi Tak Mau Komentari Pertemuan NasDem dan Golkar: Itu Urusan Partai

5 jam lalu

Jokowi Tak Mau Komentari Pertemuan NasDem dan Golkar: Itu Urusan Partai

Jokowi menyatakan tak mau ikut campur soal pertemuan Surya Paloh dengan Airlangga Hartarto kemarin.


Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Gara-gara Event F1 Powerboat: Lebih Bagus di Mandalika

8 jam lalu

Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Gara-gara Event F1 Powerboat: Lebih Bagus di Mandalika

Menteri Luhut bercerita sempat ditegur Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga kali karena event F1 Powerboat World Championship (F1 H2O).


F1 Powerboat di Danau Toba Ditargetkan Ciptakan Dampak Ekonomi Rp 250 Miliar

9 jam lalu

F1 Powerboat di Danau Toba Ditargetkan Ciptakan Dampak Ekonomi Rp 250 Miliar

F1 Powerboat World Championship (F1 H2O) yang akan digelar di Danau Toba, Sumatera Utara, diharapkan bisa berdampak ekonomi cukup besar.


Kader Golkar Berharap Beringin Merapat ke Koalisi Perubahan, Usung Anies Baswedan

11 jam lalu

Kader Golkar Berharap Beringin Merapat ke Koalisi Perubahan, Usung Anies Baswedan

Kader ini berharap Golkar merapat ke Koalisi Perubahan untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024.


Safari Politik Surya Paloh, dari Jokowi ke Golkar

14 jam lalu

Safari Politik Surya Paloh, dari Jokowi ke Golkar

Surya Paloh mulai aktif safari politik. Kemarin dia ke Golkar, rumah lamanya. Paloh pun berniat ke PDIP.


Surya Paloh Bicara Kemungkinan Nasdem Gabung ke KIB

16 jam lalu

Surya Paloh Bicara Kemungkinan Nasdem Gabung ke KIB

Surya Paloh awalnya menjawab pertanyaan kenapa tidak berkunjung ke partai koalisi yang saat ini tengah dijajaki bersama PKS dan Partai Demokrat.


Batal Konsolidasi Aset dengan Geodipa, Ini Rencana Pertamina Geothermal Energy

1 hari lalu

Batal Konsolidasi Aset dengan Geodipa, Ini Rencana Pertamina Geothermal Energy

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy atau PGE Ahmad Yuniarto alias AY mengaku belum akan melanjutkan rencana konsolidasi dengan Geo Dipa Energi maupun PLN


Terkini Bisnis: Jokowi Berpesan ke Buwas Soal Mafia Beras, 300 Slot Beasiswa S2 dari Kominfo

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Berpesan ke Buwas Soal Mafia Beras, 300 Slot Beasiswa S2 dari Kominfo

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu sore, 1 Februari 2023 dimulai Bos Bulog Budi Waseso alias Buwas menemui Jokowi.


Tak Ada Reshuffle Kabinet Hari Ini, Pengamat: Hasil Kesepakatan Surya Paloh dan Jokowi

1 hari lalu

Tak Ada Reshuffle Kabinet Hari Ini, Pengamat: Hasil Kesepakatan Surya Paloh dan Jokowi

Pengamat menilai batalnya pengumuman reshuffle kabinet hari ini karena Jokowi dan Surya Paloh telah memuat kesepakatan pada Kamis lalu.