Sri Mulyani ke Penerima Beasiswa LPDP: Difasilitasi Negara, Harus Mengembalikan

Menteri Keuangan Sri Mulyani bertemu dengan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Boston, Amerika Serikat. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pesan kepada para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sri berharap para penerima manfaat dana abadi ini dapat bertanggung jawab dan memanfaatkan fasilitas pendidikan dari negara dengan baik.

“Kalau Anda sudah mencapai level impian difasilitasi negara, Anda harus mengembalikan, berterima kasih kepada Republik Indonesia,” ujar Sri Mulyani dalam siaran langsung di YouTube LPDP RI, Jumat, 25 Februari 2022.

Sri berujar beasiswa LPDP dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sebanyak 20 persen dari APBN, kata dia, dialokasikan untuk dana pendidikan, termasuk dana abadi beasiswa LPDP.

Total dana abadi di bidang pendidikan hingga akhir 2021 telah mencapai Rp 99,1 triliun. Sedangkan dana abadi yang dihimpun sejak 2010 sebesar Rp 81,1 triliun. Adapun dana abadi ini sebagian besar berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.

Karena itu, Sri menerangkan, pemerintah selektif menyaring peserta LPDP. Penerima beasiswa, kata dia, harus memiliki komitmen untuk memajukan bangsa Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

“Kita tidak mencari orang pintar tapi hanya untuk kepentingan dan keuntungan diri sendiri. Kita mencari orang-orang Indonesia yang memiliki komitmen memajukan bangsa dan punya kepedulian pada kemanusiaan secara adil dan beradab,” ucap Sri.

Pemerintah mendata jumlah penerima LPDP per akhir 2021 mencapai 29.872. Sebanyak 61,9 persen alumni LPDP tercatat bekerja di sektor publik, seperti akademikus, peneliti, PNS, TNI, dan Polri.

Adapun sebanyak 38,9 persen lainnya bekerja di sektor private dan 2,3 persen bekerja di sektor sosial. Meski menembus hampir 30 ribu, Sri mengatakan jumlah penerima LPDP tergolong kecil. “Tampaknya banyak, tapi sebetulnya ini sedikit. Mereka hanya 0,01 persen dari penduduk Indonesia yang berpendidikan S-2 dan S-3, yang jelas ini adalah sebuah persentase yang sangat kecil,” tuturnya.

Baca Juga: Sudah Siap? Pendaftaran Beasiswa LPDP 2022 Dibuka 25 Februari, Cek Programnya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin 25 November dimulai dari BLT BBM akan cair lagi di bulan depan.


Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

2 hari lalu

Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

Panglima TNI Andika Perkasa bulan depan pensiun. Berapakah batas usia pensiun prajurit TNI, dan berapa besaran gajinya?


ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Berhak Menerima?

2 hari lalu

ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Berhak Menerima?

ESDM mengklaim penanak nasi listrik yang dibagikan kepada masyarakat itu sudah menggunakan sistem kelistrikan yang andal.


BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

2 hari lalu

BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

BLT BBM merupakan subsidi untuk masyarakat yang diberikan setelah pemerintah mengerek harga Pertalite dan Solar.


APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

2 hari lalu

APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

Sri Mulyani menuturkan defisit APBN akan terjadi sampai akhir tahun, namun angkanya membaik dan masih sesuai dengan target dalam Perpres.


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 24 November 2022, dimulai dari Sri Mulyani mempertimbangkan pemberian bantuan PHK.


PPh 21 hingga Oktober Tumbuh 21 Persen, Sri Mulyani: Jika Dibandingkan Berita PHK Jadi Kikuk

2 hari lalu

PPh 21 hingga Oktober Tumbuh 21 Persen, Sri Mulyani: Jika Dibandingkan Berita PHK Jadi Kikuk

Sri Mulyani menyatakan bahwa data penerimaan pajak penghasilan atau PPh Pasal 21 mencatatkan pertumbuhan yang tinggi.


Dana Pemda Mengendap di Bank Jadi Rp 278 T, Sri Mulyani: Naik Sangat Signifikan

3 hari lalu

Dana Pemda Mengendap di Bank Jadi Rp 278 T, Sri Mulyani: Naik Sangat Signifikan

Anggaran pemerintah daerah atau pemda yang tersimpan di bank mencapai Rp278,7 triliun per Oktober 2022


Kaji Bantuan Cegah Gelombang PHK, Sri Mulyani Ajak BI, OJK hingga Kemnaker Berembug

3 hari lalu

Kaji Bantuan Cegah Gelombang PHK, Sri Mulyani Ajak BI, OJK hingga Kemnaker Berembug

Sri Mulyani akan mempertimbangkan pemberian bantuan untuk mengatasi badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)


Optimistis Ekonomi Tahun Ini 5,3 Persen, Sri Mulyani: Indeks Keyakinan Konsumen Masih Tinggi

3 hari lalu

Optimistis Ekonomi Tahun Ini 5,3 Persen, Sri Mulyani: Indeks Keyakinan Konsumen Masih Tinggi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 mencapai 5,3 persen.