Airlangga Tanggapi Soal Moody's Pertahankan Sovereign Credit Rating RI

Reporter

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berbincang dengan pedagang pasar saat inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 29 Desember 2021. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan afirmasi positif dari lembaga pemeringkat Moody's terhadap Indonesia, yang mempertahankan sovereign credit rating pada peringkat Baa2 dengan outlook stabil, mencerminkan ketahanan ekonomi nasional.

"Seiring dengan membaiknya berbagai indikator ekonomi, maka pemerintah bersama seluruh stakeholders telah berhasil menjaga optimisme investor asing," katanya di Jakarta, Sabtu, 12 Februari 2022.

Afirmasi peringkat Moody’s didukung oleh ketahanan ekonomi yang berkelanjutan dan ekspektasi terhadap efektivitas kebijakan moneter dan makroekonomi yang terjaga di tengah risiko peningkatan suku bunga global.

Moody's juga menilai reformasi struktural yang terus dikawal oleh pemerintah dapat mendukung peningkatan investasi dan daya saing ekspor.

Afirmasi rating ini menjadi salah satu validasi bagi pemerintah untuk terus mengimplementasikan pelaksanaan UU Cipta Kerja sembari tetap menindaklanjuti keputusan Mahkamah Konstitusi.

Salah satu implementasi UU Cipta Kerja yang akan memberikan manfaat terhadap ekonomi Indonesia adalah operasionalisasi Indonesia Investment Authority (INA).

Kehadiran dan operasionalisasi INA pada 2022 diyakini akan menjawab berbagai tantangan dalam menarik investasi ke Indonesia dan menjadi daya tarik tersendiri baik bagi investor asing maupun domestik.

Lembaga pemeringkat Moody’s turut memproyeksikan rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk dua tahun ke depan akan kembali kepada level sebelum pandemi yaitu mencapai 5 persen.

Proyeksi tersebut memberikan optimisme bagi pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 sebesar 5,2 persen.

Airlangga menuturkan terjaganya rating investasi Indonesia akan menjadi modal awal untuk mempercepat perbaikan iklim investasi melalui reformasi struktural, sehingga mendorong peningkatan investasi sekaligus penciptaan lapangan kerja.

Berbagai indikator ekonomi pun mendukung prospek pemulihan ekonomi, seperti level Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang di zona ekspansif dan mengalami peningkatan ke level 53,7 pada laporan Januari 2022.

"Ke depannya, permintaan domestik diharapkan semakin menguat yang tercermin dari indeks keyakinan konsumen pada Januari 2022 mengalami peningkatan ke level 119,6," ujarnya.

Soal meningkatnya keyakinan konsumen pada Januari 2022, hal ini didorong membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi terutama terhadap penghasilan dan pembelian barang tahan lama.

"Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga sinergi pemulihan ekonomi yang terjadi antara sisi supply dan demand," kata Airlangga.

ANTARA

Baca: Banyak Token Bermunculan, Asosiasi Pedagang Kripto: Jangan Terlena Public Figure

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu






Ramai Soal Pemberitahuan PHK Bisa Kurang dari H-1, Serikat Pekerja: Akibat UU Ciptaker

3 hari lalu

Ramai Soal Pemberitahuan PHK Bisa Kurang dari H-1, Serikat Pekerja: Akibat UU Ciptaker

Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia angkat bicara soal kekecewaan pekerja yang baru dikabari manajemen perusahaan sehari sebelum PHK efektif berlaku.


Derita Petani Indonesia Karena UU Cipta Kerja, Kini Harga BBM Naik Bikin Pupuk Semakin Mahal

4 hari lalu

Derita Petani Indonesia Karena UU Cipta Kerja, Kini Harga BBM Naik Bikin Pupuk Semakin Mahal

Derita petani Indonesia karena pupuk semakin mahal karena harga BBM naik. Disaat yang sama tidak ada jaminan harga produk pertanian.


Airlangga: Pemerintah Belum Putuskan Penerapan Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik

5 hari lalu

Airlangga: Pemerintah Belum Putuskan Penerapan Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik

Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah belum memiliki keputusan apapun untuk menerapkan program konversi dari kompor LPG 3 kg menjadi kompor listrik induksi.


Menteri Bahlil Klaim INA Bersedia Terjun di Blok Masela

8 hari lalu

Menteri Bahlil Klaim INA Bersedia Terjun di Blok Masela

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia Investment Authority atau INA sedang mencari partner untuk terjun di Blok Masela.


Airlangga dan Prabowo Bertemu Sejam Lebih, Bahas Krisis Keuangan hingga Petani Kedelai

9 hari lalu

Airlangga dan Prabowo Bertemu Sejam Lebih, Bahas Krisis Keuangan hingga Petani Kedelai

Airlangga Hartarto membahas kemandirian ekonomi dan ketahanan nasional saat menerima kunjungan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

11 hari lalu

Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

Surya Darmadi menyatakan dirinya seharusnya hanya mendapatkan sanksi administratif, bukan pidana.


28 Bulan Perdagangan Surplus, Airlangga: Penanganan Ekonomi di Jalur Tepat

11 hari lalu

28 Bulan Perdagangan Surplus, Airlangga: Penanganan Ekonomi di Jalur Tepat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim penanganan ekonomi oleh pemerintah saat ini sudah di jalur yang tepat.


Terkini Bisnis: Bos Induk Shopee Tak Ambil Gaji, Bandara Kediri Bukan Exit Strategy Gudang Garam

11 hari lalu

Terkini Bisnis: Bos Induk Shopee Tak Ambil Gaji, Bandara Kediri Bukan Exit Strategy Gudang Garam

Berita terkini bisnis pada siang ubu dimulai dari para direksi induk Shopee dan Garena yakni Sea Ltd. memutuskan tak mengambil gaji mereka.


Di Solo, Airlangga Soroti Realisasi Belanja Daerah Belum Maksimal: Tak Segaris dengan Instruksi Presiden

12 hari lalu

Di Solo, Airlangga Soroti Realisasi Belanja Daerah Belum Maksimal: Tak Segaris dengan Instruksi Presiden

Ketika di Solo, Airlangga Hartarto menyoroti realisasi anggaran belanja daerah atau APBD di sejumlah daerah yang saat ini belum maksimal.


Buruh Berunjuk Rasa di Depan Balai Kota Depok, Sekda: Kami Serap Aspirasi

13 hari lalu

Buruh Berunjuk Rasa di Depan Balai Kota Depok, Sekda: Kami Serap Aspirasi

Pemkot Depok Jawa Barat menyerap aspirasi para buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Depok untuk menaikkan upah buruh.