Cerita Lo Kheng Hong Emoh Beli Saham Bank Digital: Sangat Mengerikan

Lo Kheng Hong. Ui.ac.id

TEMPO.CO, JakartaLo Kheng Hong blak-blakan saat menceritakan dirinya enggan membeli saham-saham perusahaan digital yang bergerak di bidang perbankan. 

“Di portofolio saya sama sekali tidak ada perusahaan digital. Sangat mengerikan bagi saya seorang value investor,” ujar pria yang akrab disapa Pak Lo tersebut dalam diskusi daring, Selasa, 8 Februari 2022.

Investor kawakan tersebut menjelaskan, bahwa ia tak mungkin membeli saham bank kecil dengan aset di bawah Rp 10 triliun namun mempunyai rasio harga terhadap nilai buku saham atau price to book (P/B) 50 kali. Sedangkan ada bank beraset Rp 200 – Rp 300 triliun dengan P/B hanya 0,5 kali.

Dalam kesempatan itu ia juga mencontohkan ada perusahaan yang mungkin sepanjang 2021 labanya hanya menyentuh Rp 250 miliar tapi disebut memiliki valuasi senilai Rp 100 triliun. “Jadi, tidak mungkin saya beli seperti itu," kata Pak Lo.

Ketimbang mengoleksi saham perusahaan digital seperti itu, ia mengaku lebih suka membeli saham-saham perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara. 

"Yang P/E (price to earning) di bawah 5, atau beli bank-bank yang P/B hanya 0,5 kali. Yang murah-murah. Jadi, tidak mungkin saya beli perusahaan digital. Tidak masuk akal buat saya,” ucap Lo Kheng Hong.

Pria yang dijuluki Warren Buffett Indonesia ini kembali mengibaratkan bahwa ia hanya mau membeli mobil merek Mercedes Benz dengan harga jual Toyota Avanza. 






Bahlil Ungkap Cara Merayu Wavin Batal Investasi di Vietnam dan Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

7 jam lalu

Bahlil Ungkap Cara Merayu Wavin Batal Investasi di Vietnam dan Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

Bahlil membeberkan bahwa Wavin B.V. sebelumnya berencana melakukan investasi pembangunan pabrik pipa tersebut di negara lain, termasuk Vietnam.


Jokowi: Meski Dunia Krisis, Indonesia Masih Dipercaya Perusahaan Besar Dunia

7 jam lalu

Jokowi: Meski Dunia Krisis, Indonesia Masih Dipercaya Perusahaan Besar Dunia

Jokowi mengatakan Indonesia masih dipercaya perusahaan-perusahaan besar dunia sebagai tujuan investasi meskipun terjadi krisis finansial global.


Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

7 jam lalu

Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

Jokowi meresmikan groundbreaking pabrik pipa milik Wavin Manufacturing Indonesia, bagian dari Wavin Orbia asal Belanda, di Kawasan Industri Batang.


Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

9 jam lalu

Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

Jokowi siang ini akan terbang menuju Kawasan Industri Terpadu Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.


Kisah CEO Pluang Jatuh Bangun Buka Peluang Investasi Bagi Masyarakat Indonesia

13 jam lalu

Kisah CEO Pluang Jatuh Bangun Buka Peluang Investasi Bagi Masyarakat Indonesia

Claudia Kolonas, pendiri sekaligus CEO Pluang bukan sosok yang asing di industri keuangan non-bank di Indonesia. Simak profil lengkapnya berikut ini.


Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

13 jam lalu

Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

Kinerja instrumen investasi saham diperkirakan para pakar bakal lebih baik dibandingkan pasar obligasi pada sisa kuartal IV/2022.


IHSG Diperkirakan Menguat ke level 7.100, Samuel Sekuritas Soroti Saham ADRO dan BBCA

15 jam lalu

IHSG Diperkirakan Menguat ke level 7.100, Samuel Sekuritas Soroti Saham ADRO dan BBCA

Analis dari PT Samuel Sekuritas Indonesia M Alfatih memperkirakan kenaikan IHSG di atas 7.100 akan mengakhiri channel turun dalam 3 minggu terakhir.


Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

17 jam lalu

Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

Bahlil Lahadalia menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Jokowi adalah faktor yang sangat mempengaruhi investor menanamkan modal.


Geely Beli Saham Aston Martin yang Lagi Merugi

1 hari lalu

Geely Beli Saham Aston Martin yang Lagi Merugi

Geely sudah lama tertarik dengan Aston Martin. Akuisisi ini mengakhiri beberapa tahun upaya membeli saham perusahaan Inggris itu.


Profil Handojo Santosa, Direktur Utama Japfa yang Dimakamkan Hari Ini 1 Oktober 2022

2 hari lalu

Profil Handojo Santosa, Direktur Utama Japfa yang Dimakamkan Hari Ini 1 Oktober 2022

Direktur Utama Japfa Handojo Santosa meninggal, dan hari ini dimakamkan di Sentosa Memorial Garden. Ini profil bos Japfa.