Airlangga: Dunia Usaha Perlu Bantuan untuk Percepat Pemulihan Sektor Pariwisata

Reporter

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite PC-PEN memimpin langsung Rapat Koordinasi yang membahas persiapan acara Muktamar, bersama beberapa Menteri, Panglima TNI, Kepala Polri, Pengurus Besar (PB) NU, Gubernur Lampung dan Ketua Panitia Muktamar NU ke-34 secara virtual, pada hari Sabtu (18/12).

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyadari dunia usaha masih perlu diberikan bantuan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi, terutama untuk sektor-sektor yang terdampak pandemi Covid-19 seperti pariwisata.

Selama dua tahun pandemi Covid-19, sektor pariwisata disebut paling terdampak sehingga memerlukan penanganan secara bertahap untuk menyelesaikan berbagai tantangan, antara lain konsistensi penerapan standar di sektor kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan oleh masyarakat.

“Serta, (perihal) terbatasnya aktivitas pariwisata akibat berbagai negara belum siap untuk membuka perbatasan dan menerima wisatawan mancanegara,” ujarnya dalam Rapat Kerja Nasional II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Padang, Sumatera Barat, yang dipantau secara daring dari Jakarta, Rabu, 9 Februari 2022.

Airlangga mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan terutama untuk mendukung pemulihan industri pariwisata. Yakni, pemberian insentif dan anggaran sebesar Rp 4,55 triliun untuk menunjang sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain itu juga mendorong kegiatan pariwisata seperti Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20, dan Superbike Mandalika Internasional Circuit dengan anggaran yang disediakan sebesar Rp 3,39 triliun.

Kemudian, pemerintah turut mengembangkan travel bubble (skema membuka gerbang pariwisata antar negara selama pandemi Covid-19) secara unilateral maupun bilateral seperti di Batam, Bintan, dan Singapura yang telah diujicobakan.

“Kita berharap dalam waktu dua minggu ke depan, jumlah feri akan meningkat di Batam-Bintan dan juga diberikan kemudahan untuk tidak dilakukan karantina di Singapura berbasis kepada VTL (Vaccinated Travel Lane/jalur khusus wisata yang disediakan suatu negara kepada negara lainnya),” kata Airlangga.

Penguatan protokol kesehatan di berbagai destinasi wisata disebut menjadi kunci menangani pandemi. Pengelola wisata diharapkan pula mempunyai Satuan Tugas Covid-19 yang telah memenuhi standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability).

“Saya mengajak semua untuk memperkuat kerjasama lintas sektor agar mempercepat pemulihan ekonomi nasional terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ucap Airlangga.

Baca Juga: Jumlah Pengangguran 2021 Turun 6,49 Persen, Ini Penjelasan Airlangga

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Mulai 1 Oktober, Wisatawan ke Thailand Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksin dan Tes Covid-19

10 jam lalu

Mulai 1 Oktober, Wisatawan ke Thailand Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksin dan Tes Covid-19

Sejak pandemi, Thailand secara bertahap membuka kembali pariwisata internasional mulai Juli 2021 dengan program khusus.


Presidensi G20 Indonesia Dukung Smart Village dan Smart Island, Begini Penjelasannya

12 jam lalu

Presidensi G20 Indonesia Dukung Smart Village dan Smart Island, Begini Penjelasannya

Menkominfo Johnny G. Plate menyambut positif inisiatif Smart Village dan Smart Island, dalam kegiatan presidensi G20. Apakah pengertiannya?


Negara-negara Ini Sudah Cabut Aturan Perjalanan Covid-19

15 jam lalu

Negara-negara Ini Sudah Cabut Aturan Perjalanan Covid-19

Meski belum bebas sepenuhnya seperti masa sebelum pandemi,sejumlah negara telah menghapus aturan perjalanan terkait Covid-19.


World Tourism Day 2022: Bali Jadi Tuan Rumah dan Visi Wisata Berkelanjutan

1 hari lalu

World Tourism Day 2022: Bali Jadi Tuan Rumah dan Visi Wisata Berkelanjutan

Perayaan World Tourism Day 2022 yang berlangsung hari ini di Bali, diikuti oleh 328 peserta secara offline dan 422 peserta secara online.


Minat Wisatawan Asing Melancong ke Indonesia Naik 36 Persen

1 hari lalu

Minat Wisatawan Asing Melancong ke Indonesia Naik 36 Persen

Berdasarkan data Google Destination Insight, minat kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia naik 36 persen pada rentang Juni-Agustus.


Ancaman Resesi Global 2023, Indef Beberkan Sektor yang Akan Paling Terpukul

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Indef Beberkan Sektor yang Akan Paling Terpukul

Indef memperkirakan jika ancaman resesi global tahun 2023 sektor industri yang akan luar biasa tertekan adalah yang bahan bakunya dari luar negeri.


Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

1 hari lalu

Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Jokowi mengklaim jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Indonesia pada tahun 2022 meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkan tahun 2021


Desa Wisata di Lereng Merapi Yogyakarta Jadi Pusat Peringatan World Tourism Day 2022

1 hari lalu

Desa Wisata di Lereng Merapi Yogyakarta Jadi Pusat Peringatan World Tourism Day 2022

World Tourism Day 2022 akan mendiskusikan tentang tema 'Rethinking Tourism' atau penataan ulang terhadap pariwisata berkelanjutan.


Mau Liburan ke Singapura? Begini Kondisi Terbaru Masuk ke Negeri Singa

2 hari lalu

Mau Liburan ke Singapura? Begini Kondisi Terbaru Masuk ke Negeri Singa

Singapura menerapkan aturan yang longgar untuk wisatawan mulai 29 Agustus 2022.


Australia Hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata dan Menteri Pertanian G20

2 hari lalu

Australia Hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata dan Menteri Pertanian G20

Tim Ayres, Asisten Menteri Manufaktur dan Perdagangan Australia, menjadi delegasi yang hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata G20.