Hadapi Varian Omicron, Sri Mulyani: Kita Tidak Boleh Takabur

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai menggelar konferensi pers di Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat, 31 Desember 2021. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan adanya berbagai risiko ketidakpastian ekonomi di tengah meningkatnya kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Meski di sejumlah negara tingkat kesembuhan varian ini cenderung tinggi dan angka fatalitasnya rendah, dia meminta negara tetap waspada.

“Kita tidak boleh takabur. Untuk itu dua hal menjadi penting, yaitu mempercepat booster dan meneruskan disiplin protokol kesehatan,” ujar Sri Mulyani dalam Mandiri Investment Forum yang digelar secara virtua, Rabu, 9 Februari 2022.

Sri Mulyani melanjutkan, pada 2022, Indonesia masih akan menghadapi berbagai dinamika ekonomi yang berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi. Dinamika tersebut muncul dari faktor eksternal, seperti peningkatan inflasi di negara-negara maju yang masih berlanjut.

Lonjakan inflasi di sejumlah negara, kata dia, mempengaruhi pemerintah setempat untuk mengubah kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan suku bunga. Sri Mulyani mencontohkan Brazil yang baru saja mencatatkan tingkat inflasi 10 persen. Pemerintah negara setempat menyesuaikan kebijakan suku bunga seiring dengan peningkatan angka inflasi.

Tak hanya Brazil, Amerika Serikat dan Eropa mengkaji kebijakan serupa. Kedua negara menunjukkan adanya sinyal percepatan normalisasi suku bunga yang akan berpengaruh terhadap negara berkembang.






Ekonom: Resesi Global 2023 Lebih Mirip Krisis 1970 Ketimbang 1998

6 jam lalu

Ekonom: Resesi Global 2023 Lebih Mirip Krisis 1970 Ketimbang 1998

Menurut Bhima, kondisi krisis saat ini lebih mirip resesi 1970 dibandingkan dengan krisis moneter 1998 dan 2008.


Ancaman Badai Inflasi, Analis: Perlu Sinergi Kebijakan Pemerintah dan BI

11 jam lalu

Ancaman Badai Inflasi, Analis: Perlu Sinergi Kebijakan Pemerintah dan BI

Ibrahim melihat penyebab inflasi berikutnya ditopang oleh kelompok harga yang diatur pemerintah, seperti tarif transportasi.


Rupiah Ditutup Menguat di Pasar Spot ke Level Rp 15.187

11 jam lalu

Rupiah Ditutup Menguat di Pasar Spot ke Level Rp 15.187

Besok, rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp 15.170-15.230.


Stok Vaksin Covid-19 Menipis, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang Tidak Vaksinasi di Stasiun

13 jam lalu

Stok Vaksin Covid-19 Menipis, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang Tidak Vaksinasi di Stasiun

Menurut KAI Daop 1 Jakarta, penumpang KA jarak jauh wajib sudah vaksin booster, dan tidak bisa digantikan dengan PCR atau antigen.


Terkini Bisnis: Inflasi Usai Harga BBM Naik Dianggap Lebih Rendah dari Prediksi, Rupiah Menguat

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Inflasi Usai Harga BBM Naik Dianggap Lebih Rendah dari Prediksi, Rupiah Menguat

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari dampak kenaikan harga BBM ke inflasi yang dianggap Kemenkeu lebih rendah dari prediksi sebelumnya.


Rupiah Ditutup Menguat di Level 15.192 per USD, Analis: Ayunan Dolar AS Lebih Rendah

1 hari lalu

Rupiah Ditutup Menguat di Level 15.192 per USD, Analis: Ayunan Dolar AS Lebih Rendah

Rupiah ditutup menguat 55 poin di level Rp 15.192 pada perdagangan sore hari ini, Rabu, 5 Oktober 2022.


Kemenkeu Sebut Dampak Kenaikan Harga BBM ke Inflasi Lebih Rendah dari Perkiraan, Kenapa?

1 hari lalu

Kemenkeu Sebut Dampak Kenaikan Harga BBM ke Inflasi Lebih Rendah dari Perkiraan, Kenapa?

Kementerian Keuangan mengatakan, pengaruh kenaikan harga BBM pada awal September 2022 ternyata tidak seburuk perkiraan sebelumnya.


Aplikasi digibank DBS, Cara Tepat Investasi Reksadana

1 hari lalu

Aplikasi digibank DBS, Cara Tepat Investasi Reksadana

Semua strategi investasi Reksadana demi menghadapi inflasi bisa diterapkan ketika menggunakan Aplikasi digibank by DBS.


Ancaman Resesi Global 2023, Gibran Sebut Masalah Ketahanan Pangan PR Utama

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Gibran Sebut Masalah Ketahanan Pangan PR Utama

Gibran Rakabuming Raka menilai masalah ketahanan pangan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan pemerintah, termasuk Pemerintah Kota Solo.


Lampaui Nasional, Inflasi di Jawa Tengah Tembus 6,4 Persen karena Kenaikan Harga BBM

1 hari lalu

Lampaui Nasional, Inflasi di Jawa Tengah Tembus 6,4 Persen karena Kenaikan Harga BBM

Lonjakan inflasi ini terutama didorong oleh kelompok harga yang diatur pemerintah, khususnya transportasi.