Samuel Sekuritas: IHSG di Zona Hijau, 3 Saham Perbankan Diborong Investor Asing

Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

TEMPO.CO, Jakarta -Indeks harga saham gabungan atau IHSG ditutup di zona hijau pada sesi pertama perdagangan Rabu, 9 Februari 2022. Indeks bercokol di level 6.828,8 atau naik 0,57 persen ketimbang penutupan Selasa, 8 Februari di posisi 6.789.5.

“Di bursa Indonesia, sebanyak 244 saham menguat, 275 melemah, dan 170 stagnan pada sesi pertama perdagangan hari ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,6 triliun,” tutur tim analis Samuel Sekuritas, Rabu, 9 Februari.

Angka beli bersih investor asing di pasar reguler mencapai Rp 649,6 miliar. Sedangkan di pasar negosiasi, angka jual bersih investor asing mencapai Rp 186,3 miliar.

Tiga saham bank besar mengisi posisi tiga teratas saham yang paling diminati investor asing. Nilai beli saham Bank BCA atau BBCA  mencapai Rp 213,6 miliar, disusul Bank BRI atau BBRI dengan nilai Rp 141,7 miliar, dan Bank BNI atau BBNI Rp 101,6 miliar.

Sebaliknya, saham Astra International (ASII) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing di sesi pertama. Nilai net sell asing mencapai Rp 39,3 miliar. Kemudian disusul saham Red Plaent Indonesia atau  PSKT Rp 23,3 miliar dan Unilever Indonesia atau UNVR Rp 16,6 miliar.

Emiten baru yang mencatatkan saham di bursa Indonesia, PT Nusantara Berkah Tbk (NTBK), berpotensi meraup dana Rp 70 miliar dari IPO-nya. Emiten mengawali debut di bursa dengan harga saham Rp 129 atau naik 29 persen dari penawaran perdananya di level Rp 100. Sebagian besar dana yang dikumpulkan ini akan digunakan untuk modal kerja.  

Berikut saham pengisi lima besar top gainer di sesi pertama.

  • IATA (+33,3 persen ke Rp 156 per saham)
  • NTBK (+29 persen ke Rp 129 per saham)
  • DSFI (+23,6 persen ke Rp 115 per saham)
  • ENRG (+16,5 persen ke Rp 141 per saham)
  • PGLI (+16,3 persen ke Rp 442 per saham)

Sementara itu, lima besar top loser sesi pertama adalah sebagai berikut.

  • LPIN (-6,9 persen ke Rp 600 per saham)
  • BEBS (-6,9 persen ke Rp 6.350 per saham)
  • NETV (-6,9 persen ke Rp 456 per saham)
  • PORT (-6,9 persen ke Rp 670 per saham)
  • STAR (-6,9 persen ke Rp 161 per saham)

Baca Juga: Meski IHSG Melemah, Samuel Sekuritas: Arus Masuk Modal Investor Asing Kencang

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Geely Beli Saham Aston Martin yang Lagi Merugi

3 jam lalu

Geely Beli Saham Aston Martin yang Lagi Merugi

Geely sudah lama tertarik dengan Aston Martin. Akuisisi ini mengakhiri beberapa tahun upaya membeli saham perusahaan Inggris itu.


Profil Handojo Santosa, Direktur Utama Japfa yang Dimakamkan Hari Ini 1 Oktober 2022

18 jam lalu

Profil Handojo Santosa, Direktur Utama Japfa yang Dimakamkan Hari Ini 1 Oktober 2022

Direktur Utama Japfa Handojo Santosa meninggal, dan hari ini dimakamkan di Sentosa Memorial Garden. Ini profil bos Japfa.


Kaesang Pangarep Cerita Bertemu Lo Kheng Hong, Siapakah Pak Lo Ini?

1 hari lalu

Kaesang Pangarep Cerita Bertemu Lo Kheng Hong, Siapakah Pak Lo Ini?

Kaesang Pangarep menceritakan pernah bertemu Lo Kheng Hong pada 2019. Siapakah sosok yang akrab disapa Pak Lo ini?


Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

1 hari lalu

Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing keluar bersih senilai Rp8,48 triliun selama periode 26-29 September 2022.


Kemenkeu Ungkap Kendala Penyaluran BSU: Kecocokan Data Penerima hingga Tak Punya Rekening

1 hari lalu

Kemenkeu Ungkap Kendala Penyaluran BSU: Kecocokan Data Penerima hingga Tak Punya Rekening

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan atau Kemenkeu Isa Rachmatarwata membeberkan kendala dalam penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU).


Ketidakpastian Ekonomi Dunia Bayangi Laju IHSG, Dua Sektor Berikut Bisa Dipertimbangkan

1 hari lalu

Ketidakpastian Ekonomi Dunia Bayangi Laju IHSG, Dua Sektor Berikut Bisa Dipertimbangkan

IHSG masih berpeluang mencetak rekor all time high baru pada kuartal IV/2022 meski masih dibayangi ketidakpastian global.


Sempat Tergelincir, IHSG Kembali ke Level 7.000 di Sesi Perdagangan I Akhir Pekan

1 hari lalu

Sempat Tergelincir, IHSG Kembali ke Level 7.000 di Sesi Perdagangan I Akhir Pekan

IHSG menutup sesi perdagangan sesi pertama di posisi 7.001,25 atau melemah 0,50 persen dari level penutupan perdagangan kemarin 7.036,2.


IHSG Hari Ini Berisiko Melemah, Simak Pergerakan Saham Adaro hingga Bakrie Group

2 hari lalu

IHSG Hari Ini Berisiko Melemah, Simak Pergerakan Saham Adaro hingga Bakrie Group

IHSG bisa tergelincir ke level 6.850 hingga 6.950 jika melemah di bawah 7.000.


IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

2 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

IHSG menutup sesi di level 7.036 atau -0,57 persen lebih rendah daripada angka penutupan Rabu, 28 September kemarin di angka 7.077,0.


IHSG Melemah ke 7.069,8 di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas Sebut 2 Indeks Sektoral Menguat

2 hari lalu

IHSG Melemah ke 7.069,8 di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas Sebut 2 Indeks Sektoral Menguat

IHSG menutup sesi I di level 7.069,8 atau 0.1 persen lebih rendah dari angka penutupan Rabu di level 7,077,0.