Kemenkeu: Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh Progresif 2,02 Persen di 2021

Warga berbelanja pada gelaran pasar murah jelang Natal dan Tahun Baru 2022 di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa 14 Desember 2021. Pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan sejumlah BUMN, distributor, UKM, dan retail modern tersebut diserbu warga yang datang untuk membeli berbagai kebutuhan khususnya minyak goreng yang mendapatkan subsidi khusus. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Keuangan atau Kemenkeu mengatakan konsumsi rumah tangga mampu tumbuh progresif 2,02 persen pada 2021, setelah terkontraksi 2,63 persen di 2020. Sementara, aktivitas investasi yang sempat tertahan kembali meningkat 4,49 persen pada triwulan IV/2021.

“Keberlanjutan Program Strategis Nasional dan belanja modal pemerintah, serta mulai membaiknya kinerja investasi sektor swasta menjadi penopang perbaikan laju pertumbuhan investasi pada triwulan IV,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu dalam keterangan rilis, Selasa, 8 Februari 2022.

Menurutnya, pemulihan ekonomi yang semakin kuat terlihat dari perbaikan kinerja investasi yang kembali tumbuh positif 3,80 persen. Konsumsi pemerintah tumbuh 5,25 persen (yoy) di triwulan IV atau 4,17 persen secara keseluruhan 2021.

“Sejalan dengan peningkatan realisasi belanja negara, khususnya terkait akselerasi program vaksinasi, keberlanjutan program perlindungan sosial, serta pelaksanaan layanan publik pemerintah,” kata Febrio Kacaribu.

Dia mengatakan, ekspor mencatatkan pertumbuhan tinggi pada triwulan IV sebesar 29,83 persen (yoy). Kinerja impor tumbuh 29,6 persen (yoy) didominasi importasi barang modal dan bahan baku yang mencerminkan peningkatan aktivitas produksi domestik pada periode selanjutnya.

Secara keseluruhan 2021, kinerja ekspor dan impor barang dan jasa tumbuh tinggi masing-masing 24,04 persen dan 23,31 persen.

“Laju pemulihan ekonomi global menjadi faktor utama yang menjaga kinerja ekspor Indonesia, terutama bersumber dari ekspor nonmigas seperti olahan CPO, kendaraan bermotor, dan mesin,” ucapnya.

Di sisi lain, sektor industri pengolahan yang berkontribusi paling besar terhadap ekonomi Indonesia tumbuh 4,92 persen (yoy) pada triwulan IV atau 3,39 persen secara tahunan di 2021.

“Peningkatan permintaan ekspor yang tinggi serta permintaan dalam negeri yang mulai pulih menjadi fondasi penting yang mendorong pemulihan sektor ini,” kata Kepala BKF.

Ekspansi sektor manufaktur masih meningkat, dilihat dari indikator Purchasing Managers’ Index (PMI) yang terus naik dari 53,5 pada Desember 2021 menjadi 53,7 pada Januari 2022.

“Pemulihan sektor manufaktur yang berkesinambungan ini diharapkan memperkuat basis pertumbuhan ekonomi nasional dan mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih besar dan berkualitas,” katanya.

Selain itu, Febrio Kacaribu menyebutkan bahwa di triwulan IV 2021 terjadi kenaikan permintaan secara drastis atau fenomena pent up demand konsumsi masyarakat yang diikuti peningkatan aktivitas investasi.

Hal tersebut terjadi karena keberhasilan pemerintah mengendalikan pandemi Covid-19.“Penyebaran varian Delta yang berhasil dikendalikan dengan cepat dan efektif mampu mendorong aktivitas konsumsi rumah tangga tumbuh 3,55 persen (yoy) di triwulan IV/2021,” katanya.

Baca Juga: Ekonom Sebut Pertumbuhan Konsumsi Triwulan IV 2021 Termasuk Rendah

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kompendium Bali Dorong Investasi Berkelanjutan, Bisa untuk Lawan yang Gugat RI di WTO?

14 jam lalu

Kompendium Bali Dorong Investasi Berkelanjutan, Bisa untuk Lawan yang Gugat RI di WTO?

Pertemuan tingkat menteri bidang perdagangan, investasi, dan industri di Bali pada 22-23 September 2022 menghasilkan kesepakatan baru yaitu Bali Compendium (Kompendium Bali), yang terdiri atas lima poin.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

1 hari lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.


Ancaman Resesi Global, RI Dianggap Bisa Ambil Peluang Tarik Investor

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global, RI Dianggap Bisa Ambil Peluang Tarik Investor

Apindo meminta pemerintah menciptakan kebijakan fiskal dan makro prudential yang responsif untuk menanggulangi dampak resesi global.


Bahlil Klaim Masalah Investasi Mangkrak Nyaris Selesai, Tinggal Rp 100 Triliun Belum Terealisasi

2 hari lalu

Bahlil Klaim Masalah Investasi Mangkrak Nyaris Selesai, Tinggal Rp 100 Triliun Belum Terealisasi

Bahlil sempat tak yakin dapat menyelesaikan 100 persen investasi mangkrak yang sudah dia petakan sejak menjabat pada 2019.


Bahlil Sebut dari 2.078 Izin Usaha Pertambangan yang Dicabut, 90 Sudah Dipulihkan

2 hari lalu

Bahlil Sebut dari 2.078 Izin Usaha Pertambangan yang Dicabut, 90 Sudah Dipulihkan

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan dari 2.078 izin usaha pertambangan atau IUP yang dicabut, ada 700 perusahaan yang menyatakan keberatan.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

2 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

3 hari lalu

OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

OJK mendorong penguatan pertahanan tiga lapis untuk mewujudkan industri keuangan yang sehat, tumbuh, serta mengutamakan perlindungan konsumen.


Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

4 hari lalu

Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

Kalangan pelaku usaha jasa pengurusan izin tinggal sementara (ITAS) Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negera Asing mengapresiasi langkah Direktorat Jenderal Imigrasi memangkas lebih pendek jalur birokrasi


Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

4 hari lalu

Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

Zulkifli Hasan menyampaikan hasil pertemuan Menteri Negara G20 Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM).


Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

6 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim Indonesia memiliki tiga prestasi dalam mengahadapi pandemi yang berlangsung sejak awal 2020 itu.