IFSoc Berharap Pemerintah dan DPR Sahkan RUU Perlindungan Data Pribadi

Rancangan Undang-Undang Data Pribadi (RUU PDP) mensyaratkan ada mekanisme identifikasi yang melibatkan orang tua ketika anak di bawah usia 17 tahun akan membuka akun media sosial. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua SC Indonesia Fintech Society (IFSoc) Mirza Adityaswara mendorong pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengesahkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi atau RUU PDP.

"Dibutuhkan kerangka regulasi yang kuat untuk menjamin perlindungan data pribadi, serta untuk membangun iklim kondusif pada sebuah ekosistem digital yang berbasis identitas digital," kata Mirza dalam diskusi virtual Senin, 7 Februari 2022.

Menurutnya, banyak negara sudah mempunyai undang-undang data pribadi.

"Sehingga memang Indonesia tentunya diharapkan bisa segera mempunyai undang-undang perlindungan data pribadi," ujarnya.

Dia mencatat, saat ini 132 dari 194 negara telah memiliki UU PDP atau 66 persen. Sedangkan 10 persen lain negaranya, termasuk Indonesia, sedang dalam proses pembahasan.

Mirza mengingatkan bahwa saat ini penggunaan e-KYC yang meluas rentan terhadap risiko keamanan siber dan pelanggaran data.






IN2MOTIONFEST, Gubernur BI: RI Jadi Kiblat Modest Fashion Dunia

5 jam lalu

IN2MOTIONFEST, Gubernur BI: RI Jadi Kiblat Modest Fashion Dunia

Gelaran yang diinisiasi BI dan Kemenkop UKM tersebut akan berlangsung selama tiga hari dengan 17 fashion show.


Gubernur BI: ISEF 2022 Bawa RI Jadi Pemain Ekonomi Syariah Global

8 jam lalu

Gubernur BI: ISEF 2022 Bawa RI Jadi Pemain Ekonomi Syariah Global

Menurut Gubernur BI, Indonesia adalah pemain utama ekonomi keuangan syariah global.


Gubernur BI Beberkan 3 Hal Istimewa dari Indonesia Sharia Economic Festival 2022

9 jam lalu

Gubernur BI Beberkan 3 Hal Istimewa dari Indonesia Sharia Economic Festival 2022

Pameran yang menjadi wadah integrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi dan keuangan syariah (Eksyar) itu digelar pada 5-9 Oktober 2022 oleh BI.


Ancaman Badai Inflasi, Analis: Perlu Sinergi Kebijakan Pemerintah dan BI

9 jam lalu

Ancaman Badai Inflasi, Analis: Perlu Sinergi Kebijakan Pemerintah dan BI

Ibrahim melihat penyebab inflasi berikutnya ditopang oleh kelompok harga yang diatur pemerintah, seperti tarif transportasi.


Gubernur BI: Business Matching Sharia Economic Festival 2022 Hasilkan Omzet Rp 9,43 Triliun

10 jam lalu

Gubernur BI: Business Matching Sharia Economic Festival 2022 Hasilkan Omzet Rp 9,43 Triliun

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan acara Road to ISEF 2022 yang sudah digelar sejak April 2022 menghasilkan omzet senilai Rp 9,43 triliun.


Ma'ruf Amin Buka Indonesia Sharia Economic Festival: RI Pusat Ekonomi Syariah Dunia

10 jam lalu

Ma'ruf Amin Buka Indonesia Sharia Economic Festival: RI Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Ma'ruf Amin berharap digelarnya ISEF 2022 menjadi tanda akan bangkitnya keuangan syariah, bangkitnya umat islam, dan bangkitnya arus baru ekonomi RI.


Serupa Tapi Tak Sama, Waspadai Link Palsu Dengan Tampilan BCA

1 hari lalu

Serupa Tapi Tak Sama, Waspadai Link Palsu Dengan Tampilan BCA

Akses BCA mobile menggunakan aplikasi resmi, bukan melalui link mencurigakan. Jangan sembarang klik link mencurigakan dan selalu jaga kerahasiaan data pribadi perbankan.


Intervensi DNDF, Begini Intervensi Bank Indonesia Tidak Kuras Cadangan Devisa

2 hari lalu

Intervensi DNDF, Begini Intervensi Bank Indonesia Tidak Kuras Cadangan Devisa

Intervensi Bank Indonesia atau BI untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak harus memakan cadangan devisa. Caranya?


Mengenal Cadangan Devisa, Salah Satu Instrumen Modal Hadapi Krisis Global

2 hari lalu

Mengenal Cadangan Devisa, Salah Satu Instrumen Modal Hadapi Krisis Global

Di laman Otoritas Jasa Keuangan, cadangan devisa atau dikenal dengan nama foreign exchange reserves merupakan cadangan dalam satuan mata uang asing.


Ingatkan Inflasi 2023 Bisa Lebih dari 4 Persen, Bank Indonesia: Harga Pangan dan Energi Meningkat

3 hari lalu

Ingatkan Inflasi 2023 Bisa Lebih dari 4 Persen, Bank Indonesia: Harga Pangan dan Energi Meningkat

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat persen secara tahunan masih tinggi hingga 2023.