5 Rekomendasi dari B20 Indonesia Women in Business Action Council untuk KTT G20

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Chair B20 Indonesia Shinta Widjaja Kamdani (kiri) bersama Ira Noviarti, Chair B20 Women in Business Action Council yang juga Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. Dok. Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 yang akan berlangsung di Bali pada Oktober 2022. Sebelum konferensi dunia itu berlangsung, ada banyak diskusi dari berbagai sektor untuk merangkum isu krusial yang akan dibawa ke pertemuan G20. Salah satunya upaya mendorong peran perempuan dalam ekonomi global.

B20 Indonesia Women in Business Action Council mengangkat peran perempuan dalam memajukan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. B20 adalah kelompok yang mewakili komunitas bisnis di negara G20. Delegasi yang terlibat dalam kelompok itu adalah orang-orang yang menempati posisi eksekutif atau jabatan tinggi di perusahaan multinasional dan organisasi dari negara-negara G20. Mereka mewakili lebih dari 6,5 juta unit bisnis.

Chair B20 Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, salah satu tindakan nyata dari dewan yang penting untuk perempuan pengusaha adalah meningkatkan peran perempuan di berbagai sektor perekonomian. "Ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals atau SDGs tentang kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, mempromosikan pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi ketimpangan di dalam dan di antara negara," katanya dalam keterangan tertulis.

Chair B20 Women in Business Action Council, Ira Noviarti yang juga Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk., mengatakan, pandemi Covid-19 telah membawa dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat, tidak terkecuali dalam upaya kesetaraan gender di ekonomi dunia. "Kesenjangan ini terus dirasakan oleh pekerja perempuan, misalkan representasi perempuan di posisi manajerial yang masih lebih sedikit dibanding laki-laki, kesenjangan besaran penghasilan antara perempuan dan laki-laki, serta miniminya peraturan tentang kekerasan terhadap perempuan," katanya. Sebab itu, menurut Ira Noviarti, perlu rekomendasi dan kebijakan yang secara terstruktur mampu menjembatani kesenjangan tersebut.

Chair B20 Women in Business Action Council yang juga Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk., Ira Noviarti. Dok. Istimewa.

Berikut lima usulan perwakilan B20 Women in Business Council dari sejumlah negara untuk pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang inovatif, inklusif, dan kolaboratif:

  1. Mempercepat ketersediaan infrastruktur pendukung bagi pengusaha dan UMKM perempuan. Action Council akan mengidentifikasi dan menetapkan faktor ekosistem penting dalam membuka akses bagi perempuan ke bidang keuangan, hukum, serta bantuan teknis kewirausahaan lainnya.

  2. Membangun dan memperkuat ketahanan bisnis yang dipimpin perempuan melalui kerja sama lintas batas. Caranya, dengan mengembangkan jaringan bisnis perempuan secara global untuk menstimulasi saluran berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta investasi lintas batas untuk bisnis yang dijalankan oleh perempuan.

  3. Membangun kemampuan digital tenaga kerja perempuan. Selain membekali perempuan dengan keterampilan di bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics atau STEM, Women in Business Action Council juga akan membahas peningkatan dan akselerasi akses bagi perempuan ke berbagai keterampilan digital.

  4. Membangun fondasi yang mendorong partisipasi dan kepemimpinan tenaga kerja yang adil dengan cara memperkuat skill kepemimpinan perempuan, meningkatkan keamanan kerja bagi pekerja perempuan di sektor perekonomian informal, menetapkan mekanisme pelaporan, dan pemantauan isu gender.

  5. Memberantas kekerasan berbasis gender di tempat kerja melalui pengembangan kebijakan, strategi, dan pendekatan sistematis. Termasuk memberikan bantuan kepada korban kekerasan gender di tempat kerja.

B20 Women in Business Action Council ini beranggotakan 151 pimpinan bisnis dari 26 negara, 19 industri, dipimpin oleh Ira Noviarti dan tujuh wakil. "Kami percaya keberagaman anggota Women in Business Action Council ini akan memberikan masukan yang bermanfaat dalam menjembatani kesenjangan dan mewujudkan kesetaraan gender dalam ekonomi global," katanya.

Ira berharap rekomendasi Women in Business Action Council yang akan dibawa ke G20 ini mampu membuka peluang bagi lebih banyak perempuan untuk memimpin, berpartisipasi, dan memiliki akses ke peluang bisnis dan ekonomi yang lebih baik. "Kita semua ingin melahirkan generasi perempuan-perempuan yang terampil, ulet, dan berdaya dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional maupun global," ucap Ira Noviarti.

Baca juga:
Survei: Perempuan Dominasi Porsi Pertumbuhan Pengusaha Baru di Indonesia Timur

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Presidensi G20 Indonesia Dukung Smart Village dan Smart Island, Begini Penjelasannya

1 jam lalu

Presidensi G20 Indonesia Dukung Smart Village dan Smart Island, Begini Penjelasannya

Menkominfo Johnny G. Plate menyambut positif inisiatif Smart Village dan Smart Island, dalam kegiatan presidensi G20. Apakah pengertiannya?


Mentan SYL Pimpin Langsung Sidang Pertemuan Menteri Pertanian Negara G20

1 jam lalu

Mentan SYL Pimpin Langsung Sidang Pertemuan Menteri Pertanian Negara G20

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) memimpin langsung sidang Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20


Pertemuan Menteri Pertanian G20 Resmi Dibuka, Mentan SYL: Pangan adalah Human Rights

1 jam lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20 Resmi Dibuka, Mentan SYL: Pangan adalah Human Rights

Pertemuan Tingkat Menteri Kelompok Kerja Pertanian G20 atau Agriculture Ministers Meeting (AMM) resmi dibuka.


Kompendium Bali Dorong Investasi Berkelanjutan, Bisa untuk Lawan yang Gugat RI di WTO?

6 jam lalu

Kompendium Bali Dorong Investasi Berkelanjutan, Bisa untuk Lawan yang Gugat RI di WTO?

Pertemuan tingkat menteri bidang perdagangan, investasi, dan industri di Bali pada 22-23 September 2022 menghasilkan kesepakatan baru yaitu Bali Compendium (Kompendium Bali), yang terdiri atas lima poin.


Pengamanan Presidensi G20, Korlantas Polri Maksimalkan Kamera ETLE

7 jam lalu

Pengamanan Presidensi G20, Korlantas Polri Maksimalkan Kamera ETLE

Korlantas Polri akan memaksimalkan penggunaan kamera tilang elektronik dan kendaraan listrik untuk pengamanan serta penjagaan Presidensi G20 di Bali.


Penumpang Pesawat Tujuan Bali Naik 123 Persen, Luhut Minta Menhub Tambah Kapasitas

7 jam lalu

Penumpang Pesawat Tujuan Bali Naik 123 Persen, Luhut Minta Menhub Tambah Kapasitas

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan wisatawan Nusantara terus mengalami peningkatan.


Polri Latih 264 Pengawal Tamu VVIP G20 Kemudikan Kendaraan Listrik

14 jam lalu

Polri Latih 264 Pengawal Tamu VVIP G20 Kemudikan Kendaraan Listrik

Kendaraan listrik akan digunakan sebagai kendaraan operasional selama KTT G20 berlangsung.


Gubernur Bali Targetkan 45 Ribu Hektare Pertanian Organik

17 jam lalu

Gubernur Bali Targetkan 45 Ribu Hektare Pertanian Organik

Gubernur Bali, Wayan Coster menargetkan seluruh pertanian di wilayahnya mampu menggunakan sistem pertanian organik yang ramah terhadap lingkungan.


Kisah Tari Beksan Punggawa Keraton yang Sambut Delegasi G20 di Yogyakarta

17 jam lalu

Kisah Tari Beksan Punggawa Keraton yang Sambut Delegasi G20 di Yogyakarta

Dari perhelatan G20 Sherpa Meeting di Yogyakarta itu, para delegasi mendapatkan berbagai inspirasi untuk menyongsong penyelenggaraan KTT G20.


Buka Global Forum AMM G20, Mentan Ajak Dunia Implementasikan Pertanian Digital

20 jam lalu

Buka Global Forum AMM G20, Mentan Ajak Dunia Implementasikan Pertanian Digital

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) secara resmi membuka kegiatan Global Forum sebagai awal dari rangkaian kegiatan Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20 Indonesia