Menhub: Pasca Perjanjian FIR Pasti Ada Pro Kontra

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah), Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo (kanan) Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (kiri) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Desember 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan terdapat pro kontra pasca kesepakatan Realignment Flight Information Region atau perjanjian tentang FIR antara Indonesia dan Singapura.

"Pasca perjanjian FIR ini pasti ada pro kontra, apalagi FIR ini tidak familiar di masyarakat," kata Budi dalam Forum Diskusi Salemba yang disiarkan secara virtual pada Ahad, 6 Februari 2022.

Dia mengatakan kalau kita ada beda pandangan, pemerintah siap menerima dan berdiskusi. Dia berharap nanti hasil diskusi dapat menjadi satu pandangan mengenai FIR tersebut.

"Saya ingin satu pandangan yang sama membuat suatu kekompakan agar Indonesia semakin dihargai. Dan kita bisa mengambil alih atau menyesuaikan FIR yang memang menjadi atas kedaulatan kita," ujar Budi Karya Sumadi.

Adapun dia mengatakan dengan perjanjian itu luasan FIR sebanyak 249.575 Km2 yang selama FIR-nya Singapura itu, masuk ke Indonesia dan akan diakui secara internasional."Itu suatu hal yg luar biasa, saya pikir harus kita syukuri," ujarnya.

Dia mengatakan upaya itu sudah dilakukan bertahun-tahun atau sejak 1995. Sedikitnya sudah terjadi lebih dari 40 kali pertemuan dalam melakukan negosiasi mengenai FIR itu.

"Tidak mudah, alot dan akhirnya membuahkan hasil. Ini upaya yang tidak ringan," kata dia.

Adapun sebelumnya, seluruh pesawat udara yang terbang pada ruang udara di atas Kepulauan Riau dan Natuna harus mendapatkan clearance dari otoritas penerbangan Singapura.

Apabila tidak segera diselesaikan, maka hal ini akan terus berlanjut dengan kerugian dari seluruh aspek bagi Indonesia. Setelah berlakunya MOU secara efektif, maka seluruh pelayanan navigasi penerbangan dilakukan oleh FIR Jakarta.

Baca Juga: Yasonna Optimistis DPR Ratifikasi Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

 






Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 Tahun Menjadi 80 Tahun, Catatan Tarik Ulur KCJB

42 menit lalu

Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 Tahun Menjadi 80 Tahun, Catatan Tarik Ulur KCJB

Pemerintah telah menyetujui usulan perpanjangan masa konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 tahun menjadi 80 tahun. Ini catatan KCJB.


Indonesia dan Guinea Buka Kerja Sama Penerbangan

10 jam lalu

Indonesia dan Guinea Buka Kerja Sama Penerbangan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerima kedatangan Menteri Transportasi Guinea Felix Lamah. Meningkatkan kerja sama Indonesia-Guinea.


Terpopuler: Profil Solo Safari hingga Jokowi Pastikan Usulan Biaya Haji Rp 69 Juta Belum Final

2 hari lalu

Terpopuler: Profil Solo Safari hingga Jokowi Pastikan Usulan Biaya Haji Rp 69 Juta Belum Final

Berita terpopuler bisnis pada Selasa, 24 Januari 2023, dimulai dari profil Solo Safari yang baru dikunjungi Presiden Jokowi saat libur Imlek lalu.


Singapura Jadi Negara Asal PMA Terbesar pada Triwulan IV 2022

2 hari lalu

Singapura Jadi Negara Asal PMA Terbesar pada Triwulan IV 2022

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebutkan total realisasi PMA mencapai Rp 175,2 triliun. Singapura adalah negara asal PMA terbesar.


ERP di Indonesia, Sistem Pengendali Lalu Lintas Secara Elektronik Sembari Meraup Duit

3 hari lalu

ERP di Indonesia, Sistem Pengendali Lalu Lintas Secara Elektronik Sembari Meraup Duit

Negara tetangga, Singapura telah menggunakan Sistem ERP mulai September 1998 dengan biaya S$197 juta,


Menhub Sebut Masih Ada Kendala Lahan di Jalur Proyek Kereta Api Maros-Mandai

5 hari lalu

Menhub Sebut Masih Ada Kendala Lahan di Jalur Proyek Kereta Api Maros-Mandai

Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan akan mendorong percepatan penyelesaian jalur kereta api Maros-Mandai.


Belajar Sistem Electronic Road Pricing dari Singapura Sebagai Pelopor ERP di Asia

5 hari lalu

Belajar Sistem Electronic Road Pricing dari Singapura Sebagai Pelopor ERP di Asia

Singapura mempelopori electronic road pricing atau ERP sebagai alat untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Begini mereka terapkan sistemnya.


Daftar Juara Piala AFF dari Masa ke Masa, Timnas Thailand Terbanyak

6 hari lalu

Daftar Juara Piala AFF dari Masa ke Masa, Timnas Thailand Terbanyak

Thailand merupakan negara yang mengoleksi gelar juara Piala AFF terbanyak sepanjang sejarah diikuti vietnam dan singapura


Budi Karya Tinjau Lokasi Bakal Dermaga Wisata dan Bandara VVIP di IKN

6 hari lalu

Budi Karya Tinjau Lokasi Bakal Dermaga Wisata dan Bandara VVIP di IKN

Kemenhub menyiapkan perencanaan pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana transportasi di IKN yang menjadi salah satu program prioritas.


Daftar 10 Nama Mata Uang di Negara ASEAN Lengkap dengan Sejarahnya

7 hari lalu

Daftar 10 Nama Mata Uang di Negara ASEAN Lengkap dengan Sejarahnya

Daftar 10 nama mata uang di negara ASEAN beserta sejarahnya, mulai dari Rupiah, Ringgit, sampai Baht.