Maskapai Susi Air 21 Tahun, Kerugian Diusir dari Hanggar Malinau Capai Rp 8,9 M

Reporter

Susi Pudjiastuti berpose di pesawat Susi Air. Dok.TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Peristiwa pesawat Susi Air yang diusir paksa dari Bandara Kolonel RA Bessing Malinau oleh Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, menyita perhatian publik pada hari ini. Pemilik PT ASI Pudjiastuti Aviation atau Susi Air, Susi Pudjiastuti memaparkan kronologi masalah yang kemudian membuat Susi Air diusir dari bandara itu.

Susi Pudjiastuti menjelaskan, pihaknya menyewa hanggar di bandara berkode LNU tersebut selama 10 tahun. Maskapai itu melayani rute penerbangan reguler dan perintis untuk Kalimantan Utara dan wilayah pedalaman.

Terkait hal ini, Manajemen PT ASI Pudjiastuti Aviation, induk usaha Susi Air, telah menghitung pelbagai potensi kerugian yang muncul akibat pengusiran dari hanggar Malinau di Kalimantan Utara. Kuasa hukum Susi Air, Donal Faiz, menjelaskan potensi kerugian yang akan dialami kliennya mencapai Rp 8,9 miliar.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini sudah membangun bisnis maskapai ini dimulai pada 2001 ketika produksi makanan laut turun drastis. Hal ini membuat ia tidak bisa mengekspor produknya ke Jepang. Sekilas perihal bisnis Susi di kemaritiman yaitu, ekspor produk laut seperti, ikan dan lobster.

Keinginannya untuk menggunakan pesawat dalam membawa hasil produksinya yaitu, jika membawa hasil produksi ikan dengan menggunakan jalan darat maka ikan yang dibawa memiliki potensi mati dan harga ikan akan jatuh. Namun, dengan hadirnya pesawat tersebut membuat mobilisasi ekspor ikan lebih mudah dan cepat. Terbukti dengan adanya pesawat tersebut, pengiriman ikan dari Pangandaran ke Jakarta hanya memakan waktu kurang lebih satu jam.

Susi harus mengekspor ikan yang masih segar dan membutuhkan pesawat. Pesawat itu juga digunakan Susi untuk bantuan Tsunami Aceh pada 2004 lalu. Susi mengatakan, awalnya ia tidak meniatkan pesawatnya itu menjadi maskapai.

Setelah kejadian tersebut, banyak Non-Governmental Organization yang menanyakan mengenai pesawat yang sering disebut Susi Air itu. Hal inilah yang menjadi latar belakang terbentuknya maskapai Susi Air dan dikenal hingga detik ini.

GERIN RIO PRANATA 

Baca: Susi Air Belum Temukan Hanggar Pengganti Usai Diusir, Operasional Terganggu

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Lilium Bakal Produksi 400 Unit Taksi Terbang per Tahun

1 hari lalu

Lilium Bakal Produksi 400 Unit Taksi Terbang per Tahun

Lilium Air Mobility berencana mengatur kapasitas industri untuk membuat sekitar 400 taksi terbang listrik per tahun.


Pesawat Wings Air Gagal Mendarat di Aceh karena Cuaca Buruk

2 hari lalu

Pesawat Wings Air Gagal Mendarat di Aceh karena Cuaca Buruk

Pilot Wings Air memutuskan untuk putar arah kembali ke Kualanamu.


Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

6 hari lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


AirAsia Akan Tambah Armada Penerbangan Dukung Bandara Kualanamu sebagai Hub Internasional

9 hari lalu

AirAsia Akan Tambah Armada Penerbangan Dukung Bandara Kualanamu sebagai Hub Internasional

AirAsia mengalokasikan lebih banyak pesawat Airbus A320 yang beroperasi dari Bandara Kualanamu guna melayani berbagai rute domestik dan internasional.


Syarat Naik Pesawat Terbaru September 2022, Wajib Vaksin Booster

10 hari lalu

Syarat Naik Pesawat Terbaru September 2022, Wajib Vaksin Booster

Berikut syarat naik pesawat terbaru yang berlaku per September 2022. Untuk penumpang berusia 18 tahun ke atas diwajibkan telah vaksin booster.


6 Oktober 2022 TransNusa Akan Terbang Kembali dengan Airbus, ke Mana Saja?

11 hari lalu

6 Oktober 2022 TransNusa Akan Terbang Kembali dengan Airbus, ke Mana Saja?

TransNusa yakin bisa segera kembali mengudara di segmen maskapai berbiaya hemat (low cost carrier/LCC) per 6 Oktober 2022 mendatang.


Viral Ketua Banggar DPR Diduga Naik Jet Pribadi, Usulan Hapus Listrik 450 VA Disinggung

13 hari lalu

Viral Ketua Banggar DPR Diduga Naik Jet Pribadi, Usulan Hapus Listrik 450 VA Disinggung

Sebuah video viral memperlihatkan Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Said Abdullah berada di dalam pesawat jet pribadi.


PPA Kucurkan Rp 725 Miliar Untuk Pemugaran Pesawat Garuda Indonesia

14 hari lalu

PPA Kucurkan Rp 725 Miliar Untuk Pemugaran Pesawat Garuda Indonesia

Garuda Indonesia menandatangani kerja sama fasilitas pembiayaan restorasi armada dengan skema bagi hasil dengan PPA. Untuk apa saja?


Viral Anggota Polairud Kotawaringin Barat Memalak ABK, Begini Seharusnya Tugas Polairud

17 hari lalu

Viral Anggota Polairud Kotawaringin Barat Memalak ABK, Begini Seharusnya Tugas Polairud

Anggota Polairud di Kalimantan Tengah tertangkap kamera memalak ABK di Perairan Kumai, Kotawaringin Barat. Apa sebenarnya tugas dan fungsi Polairud?


Batik Air Kembali Buka Rute Denpasar-Australia, Tiket Mulai Rp 1,6 Juta

17 hari lalu

Batik Air Kembali Buka Rute Denpasar-Australia, Tiket Mulai Rp 1,6 Juta

Maskapai Batik Air membuka kembali (re-operaate) layanan penerbangan penumpang berjadwal dari Denpasar, Bali ke Perth Australia