Bidik Pendapatan 2022 Rp 1,71, PTPN XII: Tren Pemulihan Ekonomi Berlanjut

Pekerja memetik biji kopi robusta saat panen raya di Perkebunan Kopi Getas, Afdeling Assinan, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis 29 Juli 2021. PTPN IX memproyeksikan produksi panen raya biji kopi kering robusta kualitas ekspor tahun 2021 di unit perkebunan seluas 341,45 hektare tersebut mencapai 371 ton atau meningkat 700 persen dari tahun 2020 lalu yang hanya mencapai 43 ton. ANTARA FOTO/Aji Styawan

TEMPO.CO, Jakarta – PT Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) menargetkan pendapatan tahun ini senilai Rp 1,71 triliun atau naik dua persen dari realisasi 2021, Rp 1,67 triliun.

“Manajemen PTPN XII optimistis kinerja perusahaan dapat meningkat pada 2022 seiring dengan berlanjutnya tren pemulihan ekonomi nasional,” kata Direktur PTPN XII Siwi Peni dalam keterangan rilis, Kamis, 3 Februari 2022.

Salah satu strategi PTPN XII adalah memperkuat segi on farm and off farm melalui operational excellence di kebun, pabrik, serta anak perusahaan.

Selain itu, PTPN XII akan menerapkan disiplin Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk proses bisnis perkebunan dan pengolahan.

BUMN perkebunan juga menghadapi tantangan untuk dapat menjalankan transformasi perusahaan. Siwi mengungkapkan bahwa PTPN XII berupaya meningkatkan pertumbuhan kinerja melalui strategi unggulan.

Hal tersebut guna mendukung transformasi yang selaras dengan program Holding Perkebunan Nusantara sebagai induk perusahaan untuk mewujudkan transformasi EBITDA PTPN Group.

“Tidak mudah bagi PTPN XII untuk memenuhi target kinerja yang ditetapkan,” kata Siwi.

Dia mengemukakan sejumlah tantangan bisnis yang terjadi di 2021 masih berlangsung hingga tahun ini, misalnya harga jual komoditi di pasar internasional yang fluktuatif; selera pasar terhadap mutu dan kualitas produk yang makin berkembang hingga regulasi ekspor yang semakin ketat.

Bahkan, keberadaan varian Omicron bisa kembali mengancam kemampuan mobilitas dan daya beli masyarakat yang notabene berdampak pada sektor ekspor.

Sementara itu, SEVP Operation PTPN XII Yualianto menuturkan bahwa portofolio optimization and profitability initiatives merupakan langkah yang akan ditempuh dalam upaya meningkatkan kinerja perusahaan di 2022.

“Meningkatkan produktivitas tanaman dengan melakukan pemeliharaan sesuai standar norma, serta penataan portofolio komoditas PTPN XII yang memiliki profitabilitas lebih baik seperti konversi tanaman kakao menjadi tebu, berhenti melakukan investasi pada komoditas yang memiliki performa kurang memuaskan,” kata Yualianto.

Dari segi pengelolaan biaya dan sumber daya manusia, SEVP Business Support Tri Septiono menyebutkan bahwa restrukturisasi keuangan dan organisasi, serta Cost Reduction Program diharapkan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Tri Septiono mengatakan, restrukturisasi keuangan ini untuk meningkatkan kinerja perusahaan, salah satunya untuk mengelola hutang dan beban bunga perusahaan

Sedangkan restrukturisasi organisasi untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi biaya tenaga kerja.

“Pengelolaan biaya melalui Cost Reduction Program sebagai efisiensi beberapa biaya yang tidak berpengaruh pada produktivitas tanaman,” katanya.

PTPN XII merupakan anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perkebunan dengan komoditi unggulan antara lain karet, kopi arabika, kopi robusta, kakao edel, kakao bulk, teh, dan tebu, serta aneka kayu dan hortikultura yang areal konsesinya tersebar di wilayah Jawa Timur.

MUTIA YUANTISYA

BACA: Targetkan Produksi Gula 2022 340.375 Ton, PTPN X: Luas Lahan Bertambah

 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Catatan redaksi: Sebelumnya menggunakan foto yang memuat gambar binatang luwak, kini telah dihapus.

 






TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

1 hari lalu

TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

Nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI), yang dijanjikan untuk ditempatkan di perkebunan Inggris masih tidak jelas.


OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

3 hari lalu

OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

OJK mendorong penguatan pertahanan tiga lapis untuk mewujudkan industri keuangan yang sehat, tumbuh, serta mengutamakan perlindungan konsumen.


Pabrik Toyota di Rusia Tutup Akibat Masalah Rantai Pasokan

4 hari lalu

Pabrik Toyota di Rusia Tutup Akibat Masalah Rantai Pasokan

Toyota Motor Corp pada Jumat, September 2022 memutuskan untuk mengakhiri produksi kendaraan di Rusia karena gangguan pasokan komponen dan suku cadang utama.


Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

6 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim Indonesia memiliki tiga prestasi dalam mengahadapi pandemi yang berlangsung sejak awal 2020 itu.


Kemenkeu Akan Beri Insentif ke 125 Daerah, Tidak Boleh Untuk Tambahan Gaji hingga Perjalanan Dinas

8 hari lalu

Kemenkeu Akan Beri Insentif ke 125 Daerah, Tidak Boleh Untuk Tambahan Gaji hingga Perjalanan Dinas

Kementerian Keuangan akan membagikan dana insentif daerah (DID) ke 125 daerah yang memiliki perbaikan kinerja mendukung pemulihan ekonomi.


Telkom Bukukan Pendapatan Rp72 Triliun di Semester I-2022, Tumbuh 3,6 Persen

12 hari lalu

Telkom Bukukan Pendapatan Rp72 Triliun di Semester I-2022, Tumbuh 3,6 Persen

Telkom mencatat EBITDA dan laba bersih masing-masing Rp39,4 triliun dan Rp13,3 triliun.


Hilang Pendapatan LRT Jabodebek

12 hari lalu

Hilang Pendapatan LRT Jabodebek

Molornya pengoperasian LRT Jabodebek hingga pertengahan 2023 membuat hilang pula pendapatan dari tiket penumpang.


Kredit Tumbuh Menguat, CIMB Niaga Incar Laba Tahun Ini Rp 6 T

13 hari lalu

Kredit Tumbuh Menguat, CIMB Niaga Incar Laba Tahun Ini Rp 6 T

CIMB Niaga Tbk. (BNGA) memproyeksikan laba hingga akhir tahun dapat mencapai lebih dari Rp 6 triliun.


Bank Syariah Indonesia Bidik Target Laba 2022 Tumbuh 40 Persen

13 hari lalu

Bank Syariah Indonesia Bidik Target Laba 2022 Tumbuh 40 Persen

Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan laba perusahaan melesat tumbuh sebesar 30 persen sampai 40 persen.


Anak Usaha Blue Bird Teken MoU dengan Perusahaan Rusia Ingin Bangun Pabrik Buldoser

13 hari lalu

Anak Usaha Blue Bird Teken MoU dengan Perusahaan Rusia Ingin Bangun Pabrik Buldoser

Chetra ialah perusahaan yang salah satunya memproduksi buldoser asal Rusia dan sudah berdiri sejak 1972.