Penjelasan Pemkab Malinau Soal Alasan Penyewaan Hanggar ke Susi Air Disetop

Reporter

Pesawat SUSI Air. ANTARA/Anang Budiono

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Malinau membeberkan sejumlah alasan utama mengapa pihaknya memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama penyewaan hanggar di Bandara Kolonel RA Bessing dengan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau Susi Air.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Ernes Silvanus mengatakan, ada tiga pertimbangan yang mendasari Pemerintah Kabupaten Malinau tidak memperpanjang kontrak sewa pemanfaatan hanggar kepada Susi Air. Pertama, karena telah berakhirnya masa kontrak tahunan di antara kedua belah pihak.

Kedua, pemerintah tidak siap dalam menyiapkan tempat. Ketiga, ada kewajiban-kewajiban yang tidak dilakukan atau dipenuhi oleh pihak Susi Air.

“Kami dari tim sudah mengevaluasi. Artinya, kinerja dari Susi Air, terutama dalam hal kewajiban - kewajiban yang harus dilakukan. Saya tidak elok-lah mengatakan di sini. Mungkin nanti kalau ada dari Susi Air mau datang dan klarifikasi ke Malinau silakan. Akan tetapi ada pertimbangan yang menyebabkan pemda tidak memberi lagi hanggar ke Susi Air,” ujarnya saat diwawancara di televisi, Kamis, 3 Februari 2022.

Ernes menjelaskan, alasan dikeluarkannya pesawat Susi Air oleh Satpol PP adalah karena Pemerintah Kabupaten Malinau telah tiga kali berkirim surat kepada maskapai tersebut. Dia menilai, semestinya Susi Air dapat segera mengosongkan hanggar itu sesuai dengan klausul dalam perjanjian kontrak.

“Karena lahan milik pemda, maka tenaga yang membantu mengeluarkan pesawat adalah Satpol PP,” katanya.






Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

9 hari lalu

Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

Pemerintah Kota Jakarta Utara meningkatkan pengawasan tempat usaha hiburan tidak berizin dengan menggelar patroli keliling di lokasi prostitusi.


Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

11 hari lalu

Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

Pemprov DKI memindahkan PKL yang biasa berdagang di Kota Tua ke lokasi binaan di Taman Kota Intan


Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

17 hari lalu

Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

Semua lapak dan bangunan liar itu dibongkar karena berdiri di atas lahan irigasi milik Perum Jasa Tirta.


Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

20 hari lalu

Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

Satpol PP Utan Kayu Utara menyisir ranjau paku di Jalan Ahmad Yani Matraman setelah ada laporan warga di JAKI.


Satpol PP Jaga Pedestrian Kota Tua Jakarta Setelah Banyak Pengendara Motor Jatuh Terpeleset

25 hari lalu

Satpol PP Jaga Pedestrian Kota Tua Jakarta Setelah Banyak Pengendara Motor Jatuh Terpeleset

Sejumlah personel Satpol PP berjaga-jaga di lokasi jalur pedestrian Kota Tua Jakarta setelah viral video pengendara motor jatuh terpeleset.


Hari Pamong Praja, Lengkap Ihwal Satpol PP: Tugas dan Fungsinya

28 hari lalu

Hari Pamong Praja, Lengkap Ihwal Satpol PP: Tugas dan Fungsinya

Satpol PP merupakan satuan polisi pemerintah daerah yang memelihara ketentraman, ketertiban umum, dan menegakkan peraturan daerah.


DKI Rekrut 500 Relawan Trantib Bantu Satpol PP Jaga Ketertiban

29 hari lalu

DKI Rekrut 500 Relawan Trantib Bantu Satpol PP Jaga Ketertiban

Pemprov DKI merekrut 500 relawan trantib yang membantu tugas-tugas Satpol PP menjaga ketertiban lingkungan. Dilarang menindak.


PKL Dekat Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Direlokasi Pemkot Jakbar, untuk Lokasi Wisata Religi

31 hari lalu

PKL Dekat Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Direlokasi Pemkot Jakbar, untuk Lokasi Wisata Religi

Kepala Satpol PP Cengkareng sebut lapak PKL dekat Masjid Raya Hasyim Asy'ari dibongkar karena berada di atas lahan pemerintah.


Kasus Perusakan Portal Restoran, Kapolres Metro Tangerang Siap Hadapi Praperadilan Padi Padi Picnic

34 hari lalu

Kasus Perusakan Portal Restoran, Kapolres Metro Tangerang Siap Hadapi Praperadilan Padi Padi Picnic

Kapolres Metro Tangerang menyatakan siap menghadapi praperadilan Padi Padi Picnic dalam kasus perusakan portal di restoran itu.


Kuasa Hukum Padi Padi Picnic Sebut Camat Pakuhaji Tangerang Diduga Dikendalikan Mafia Tanah

35 hari lalu

Kuasa Hukum Padi Padi Picnic Sebut Camat Pakuhaji Tangerang Diduga Dikendalikan Mafia Tanah

Camat Pakuhaji Asmawi membantah tudingan kuasa hukum Padi Padi Picnic bahwa dia dikendalikan oleh mafia tanah.