Sandiaga Sebut Penerbangan Internasional ke Bali Akan Ditambah Menjelang G20

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat berdialog bersama pelaku ekonomi kreatif di Subang, Jawa Barat, Ahad, 23 Januari 2022. Dok. Kemenparekraf

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat berdialog bersama pelaku ekonomi kreatif di Subang, Jawa Barat, Ahad, 23 Januari 2022. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pemerintah akan mendorong bertambahnya frekuensi maskapai rute internasional masuk ke Bali menjelang pelaksanaan G20. Pemerintah akan mengatur ulang regulasi penerbangan untuk memudahkan lalu-lintas maskapai membawa penumpang.

    “Bali akan disiapkan untuk mulai mendapatkan regulasi baru karena provinsi ini menjadi lokasi digelarnya berbagai acara internasional. Walau Bali sudah dibuka, penerbangan langsung belum bisa diwujudkan,” ujar Sandiaga dalam acara Weekly Press Briefing, Senin, 24 Januari 2022.

    Sandiaga menyatakan rencana penambahan frekuensi penerbangan maskapai rute penerbangan internasional sejalan dengan kerja sama travel bubble yang tengah dijajaki dengan berbagai negara. Travel bubble adalah skema untuk membuka gerbang pariwisata antar-negara selama pandemi Covid-19.

    Melalui skema ini, negara-negara yang menjalin kerja sama akan bersepakat untuk membuka perbatasan dan mengizinkan warganya bepergian di area tertentu yang telah ditetapkan. Saat ini, Sandiaga memastikan Indonesia sedang melakukan pembahasan travel bubble dengan Jepang dan India.

    Dia berharap rencana penambahan frekuensi penerbangan langsung akan berjalan pada kuartal II dan III. “Sehingga pertemuan-pertemuan G20  yang akan digelar November maupun side event-nya bisa dilakukan dan penerbangan langsung yang awalnya belum optimal bisa diupayakan berjalan,” tutur Sandiaga.

    Dia melanjutkan, beberapa maskapai asing telah menyatakan minat untuk membuka penerbangan langsung ke Indonesia melalui Bali. Sejak enam bulan lalu, maskapai dari Uni Emirate Arab, Qatar, Jepang, India, dan Turki sudah melakukan penjajakan dengan Indonesia.

    “Nanti tinggal kita lihat, mana yang paling siap. Australia juga menjadi pilihan yang paling realistis karena banyak sekali keinginan dari wisatawan dari sana, tapi menunggu kesiapan pemerintah setempat,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Sarat Sejarah Final UCL Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Incar Gelar Kemilau

    Laga Liverpool dan Real Madrid terjadi saat kedua tim dalam performa terbaiknya. Duel dua raksasa di Final UCL akan berlangsung pada Minggu dini hari.