Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Minarak Group Kaji Temuan Logam Tanah Jarang Lumpur Lapindo

image-gnews
Endapan lumpur Lapindo mengering di kolam penampungan di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu, 29 Mei 2021. ANTARA/Umarul Faruq
Endapan lumpur Lapindo mengering di kolam penampungan di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu, 29 Mei 2021. ANTARA/Umarul Faruq
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Minarak Group ikut merespons temuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait potensi logam tanah jarang atau Rare Earth Element di lokasi lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur. Perusahaan menerima dengan positif dan terbuka atas temuan dari ESDM ini.

"Sejauh ini pihak kami masih melakukan kajian di internal dimana kami melibatkan beberapa ahlinya," kata Sekretaris Perusahaan Minarak Group, Ananda Arthaneli, saat dihubungi, Sabtu, 22 Januari 2022.

Namun, Ananda belum merinci tindak lanjut yang akan dilakukan perusahaan bila nanti benar ditemukan material ini di lokasi tersebut. "Jika sudah ada hasil yang pasti akan kami beritahukan," kata dia.

Sebelumnya, temuan terkait potensi ini diungkap oleh Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono. Eko mengatakan pihaknya telah melakukan kajian yang lebih rinci dan sistematis mengenai potensi logam tanah jarang di lumpur Lapindo, Sidoarjo.

Kajian itu melanjutkan temuan pada survei umum pada tahun 2020. "Hasilnya masih dalam proses karena ini baru selesai akhir 2021. Jadi kalau sudah selesai menyeluruh akan kami sampaikan," ujar Eko dalam konferensi pers, Jumat, 21 Januari 2022.

Eko mengatakan kajian kali ini dilakukan dengan menggandeng institusi lain, sehingga perlu waktu untuk mengintegrasikan hasil temuannya. Dari sana, akan diketahui berapa besar potensi logam tanah jarang di Sidoarjo.

Logam tanah jarang merupakan salah satu mineral yang menjadi perhatian lantaran dibutuhkan dalam pengembangan kendaraan listrik.

Eko mengatakan pada 2020, Badan Geologi melakukan penyelidikan di sana. Secara umum, ada indikasi keberadaan logam tanah jarang di lokasi tersebut.

Selain logam tanah jarang, ia menyebut ada potensi dari logam lain, termasuk logam vritical raw materials. "Jumlahnya lebih besar dari logam tanah jarang di Lapindo,

Karena itu, tahun lalu Badan Geologi melakukan kajian bekerja sama dengan Ditjen Minerba serta Pusat Teknologi Mineral di Balitbang ESDM terkait potensi logam tanah jarang tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan data Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi Kementerian ESDM, telah diidentifikasi sebanyak 28 lokasi yang memiliki potensi logam tanah jarang, termasuk lumpur Lapindo Sidoarjo.

Secara rinci, potensi tersebut tersebar di 16 lokasi di Sumatera, tujuh lokasi di Kalimantan, tiga lokasi di Sulawesi dan dua lokasi di Jawa.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bahlil Wacanakan Penghentian Ekspor Pasir Kuarsa, Ini Tanggapan Menteri ESDM

3 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif usai menghadiri Indonesia EBTKE Conex 2023 di ICE BSD, Tangerang, Rabu, 12 Juli 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Bahlil Wacanakan Penghentian Ekspor Pasir Kuarsa, Ini Tanggapan Menteri ESDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif buka suara soal isu larangan ekspor pasir kuarsa.


Transisi Energi Baru Terbarukan 2060, Menteri ESDM Sebut RI Butuh Investasi hingga USD 1 T

3 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Mei 2023. Rapat tersebut membahas penjelasan terkait perpanjangan izin ekspor tembaga, timah, bauksit, dan mineral lainnya, rencana mitigasi dampak pelarangan ekspor mineral, blueprint pengembangan ekosistem industri pengolahan mineral. TEMPO/M Taufan Rengganis
Transisi Energi Baru Terbarukan 2060, Menteri ESDM Sebut RI Butuh Investasi hingga USD 1 T

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut Indonesia butuh investasi hingga US$ 1 triliun pada 2060 untuk transisi menuju energi baru terbarukan.


Soal Divestasi Vale, Menteri ESDM: Tinggal Finishing

3 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif membuka Pertemuan Pejabat Senior ASEAN ke-41 tentang Energi (41st ASEAN SOME) di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Senin (19 Juni 2023). (ANTARA/Kementerian HO-ESDM)
Soal Divestasi Vale, Menteri ESDM: Tinggal Finishing

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut divestasi Vale hampir rampung.


Menteri ESDM Pamer Program Transisi Energi di Depan Menteri Energi Inggris, Apa Saja?

3 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif usai menghadiri Indonesia EBTKE Conex 2023 di ICE BSD, Tangerang, Rabu, 12 Juli 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Menteri ESDM Pamer Program Transisi Energi di Depan Menteri Energi Inggris, Apa Saja?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memamerkan sejumlah program transisi energi Indonesia di hadapan Menteri Keamanan Energi dan Net Zero Inggris, Graham Stuart.


Menteri ESDM Targetkan Blok Masela Berproduksi Desember 2029

3 hari lalu

Blok Masela. antaranews.com
Menteri ESDM Targetkan Blok Masela Berproduksi Desember 2029

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menargetkan Blok Masela bisa mulai produksi paling lambat 30 Desember 2023.


Kementerian ESDM Perpanjang Program Transisi Energi dengan Inggris hingga 2027

3 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat ditemui wartawan di kantornya, Jakarta Pusat pada Jumat, 14 Juli 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Kementerian ESDM Perpanjang Program Transisi Energi dengan Inggris hingga 2027

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperpanjang Kerja Sama Program Indonesia-Inggris Menuju Transisi Energi Rendah Karbon Indonesia (MENTARI) hingga 2027.


Di Balik Sengkarut Kelangkaan LPG 3 Kg, karena Lonjakan Permintaan atau Imbas Penyelewengan?

3 hari lalu

Warga antre membeli gas elpiji 3 kilogram di salah satu pangkalan Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu, 26 Juli 2023. Warga Kota dan Kabupaten Kediri dalam lima hari terakhir kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg bersubsidi karena keterbatasan stok di tingkat pangkalan. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Di Balik Sengkarut Kelangkaan LPG 3 Kg, karena Lonjakan Permintaan atau Imbas Penyelewengan?

LPG 3 Kg sempat mengalami kelangkaan pada beberapa pekan lalu. Permintaan terhadap gas melon itu tercatat melonjak.


Soal LPG 3 Kg Langka, Kementerian ESDM Beberkan Modus Penyelewengannya

4 hari lalu

Warga antre untuk membeli tabung gas LPG 3kg di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu, 26 Juli 2023. Pemerintah daerah setempat bersama Pertamina menggelar operasi pasar murah dengan Harga eceran terendah (HET) Rp16 ribu per tabung untuk mengatasi kelangkaan LPG 3kg yang terjadi sejak satu bulan terakhir. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Soal LPG 3 Kg Langka, Kementerian ESDM Beberkan Modus Penyelewengannya

Kementerian ESDM membeberkan sejumlah penyimpangan penyaluran LPG 3 kg yang berujung pada kelangkaan yang terjadi di sejumlah wilayah,


Kementerian ESDM Sebut Sistem Distribusi Terbuka jadi Tantangan Penyaluran LPG Subsidi 3 Kg Tepat Sasaran

4 hari lalu

Pekerja menata tabung gas elpiji 3kg di Jakarta, Senin, 26 Desember 2022. Wacana pemerintah menerapkan mekanisme tertutup untuk penyaluran liquefied petroleum gas (LPG) ukuran 3 Kg pada 2023 kian jelas. Tempo/Tony Hartawan
Kementerian ESDM Sebut Sistem Distribusi Terbuka jadi Tantangan Penyaluran LPG Subsidi 3 Kg Tepat Sasaran

Kementerian ESDM menyebut sistem distribusi terbuka menjadi salah satu penyebab penyaluran LPG subsidi 3 kg tidak tepat sasaran.


Masyarakat Diduga Beralih ke LPG 3 Kg, ESDM: Kebutuhan LPG Subsidi Naik hingga 5 Persen

4 hari lalu

Pekerja menata tabung gas elpiji 3kg di Jakarta, Senin, 26 Desember 2022. Wacana pemerintah menerapkan mekanisme tertutup untuk penyaluran liquefied petroleum gas (LPG) ukuran 3 Kg pada 2023 kian jelas. Tempo/Tony Hartawan
Masyarakat Diduga Beralih ke LPG 3 Kg, ESDM: Kebutuhan LPG Subsidi Naik hingga 5 Persen

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan adanya migrasi masyarakat pengguna LPG nonsubsidi menjadi LPG 3 kg.