Gelar B20, Kadin Yakin Tarik Investasi ke Indonesia

Ketua Kadin terpilih Arsjad Rasjid memberikan sambutan usai ditetapkan diri sebagai Ketua Umum Kadin terpilih periode 2021-2026 di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis 1 Juli 2021. Arsjad Rasjid resmi menjadi Ketua Umum Kadin periode 2021-2026 berdasarkan kesepakatan musyawarah dan mufakat pada Munas VIII di Kendari sedangkan Anindya Bakrie yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai ketua umum dipilih menjadi Ketua Dewan Pertimbangan. ANTARA FOTO/Jojon

TEMPO.CO, Jakarta -Selain sebagai Presidensi G20 Summit 2022, Indonesia juga menjadi pelaksanaan Business 20 atau B20. Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia ditunjuk sebagai penyelenggara forum tingkat dunia tersebut.

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid yakin B20 bisa menarik investasi bagi negara berkembang, khususnya untuk Indonesia.

"Selain itu juga sangat penting bahwa ini bisa dirasai dan diikuti bukan hanya sebagai pertemuan elit tapi ini adalah besutan bersama negara ini, yaitu membawa investasi masuk, membawa lapangan pekerjaan," kata Arsjad dalam pertemuan dengan media di Jakarta, Selasa, 18 Januari 2022.

Dia mengatakan Indonesia menjadi presiden B20 dan G20 dari negara berkembang untuk pertama kali. Karena itu, menurutnya, penting sekali isu-isu dari negara berkembang untuk dorong, khususnya UMKM.

"Bagaimana UMKM bisa menjadi bagian daripada apa yang sudah didiskusikan dalam agenda besar ini. Jadi di sini peran UMKM, bagaimana kita diskusikan sebagai bahan yang sangat penting," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Penyelenggara B20, Shinta Kamdani mengatakan B20 punya pekerjaan rumah yang penting, karena outcome dari B20 adalah rekomendasi untuk kebijakan-kebijakan yang akan disampaikan kepada G20. Selain itu juga, pesan dari pemerintah meminta B20 punya outcome yang konkret dengan bisa juga nantinya ditindaklanjuti.

"Selain dari pada itu tentu saja juga ada pesan untuk apa ini benefit-nya buat Indonesia. Ini bukan hanya untuk kalangan bisnis, tapi seluruh masyarakat Indonesia," kata dia.

Dia mengatakan tema G20 adalah Recover Together, Recover Stronger, yang berarti setelah pandemi semua negara berupaya bersama melakukan pemulihan.

Sedangkan tema B20 adalah bisa meningkatkan inovasi, inklusif dan pertumbuhan kolaboratif atau collaborative growth.

B20, kata dia, akan mengedepankan pembahasan mengenai teknologi, digitalisasi, dan isu yang berhubungan dengan green economy. Kedua, inklusif tidak hanya bicara soal perempuan atau gender, tapi inklusif juga UMKM.

"Ini yang mungkin selama ini kurang dikedepankan di agenda G20, karena itu lebih banyak mengedepankan agenda negara-negara maju," ujarnya.

Kemudian usulan-usulan dari B20 disesuaikan dengan isu yang diprioritaskan pemerintah, yaitu global health, digital transformation, dan energy transition.

Baca Juga: Gunakan B20, Pengusaha Bus Keluhkan Kinerja Mesin Bus Turun

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Inflasi Masih Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Diprediksi Melambat

3 jam lalu

Inflasi Masih Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Diprediksi Melambat

Pertumbuhan ekonomi Inggris pada tahun depan diprediksi melambat karena inflasi masih tinggi. Hal ini berdampak pula pada masuknya investasi


Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

14 jam lalu

Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

Airlangga Hartarto memastikan pemerintah Indonesia akan menindaklanjuti komitmen pendanaan JETP dan proyek infrastruktur infrastruktur hasil KTT G20.


Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang Bantu 2.109 Debitur Kecil

16 jam lalu

Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang Bantu 2.109 Debitur Kecil

Program keringanan utang yang diluncurkan pemerintah pada tahun ini telah membantu 2.109 debitur kecil.


Sebut Kenaikan UMP 2023 Tak Pengaruhi Iklim Investasi RI, BPKM: Sudah Dihitung

18 jam lalu

Sebut Kenaikan UMP 2023 Tak Pengaruhi Iklim Investasi RI, BPKM: Sudah Dihitung

Menurut dia, kenaikan UMP sudah dihitung sedemikian rupa, termasuk bersama investor.


Amerika Diprediksi Alami Resesi 2023, Anak Buah Bahlil: Investasi Bisa Melemah

18 jam lalu

Amerika Diprediksi Alami Resesi 2023, Anak Buah Bahlil: Investasi Bisa Melemah

BKPM memprediksi laju investasi akan melambat dengan tantangan resesi ke depan.


Indef Ungkap Penyebab Investasi di Startup Digital Kian Lesu

22 jam lalu

Indef Ungkap Penyebab Investasi di Startup Digital Kian Lesu

Tren penurunan investasi di sektor teknologi digital, termasuk startup, tidak terlepas dari kebijakan The Fed soal tren kenaikan suku bunga acuan.


Ganjar Pranowo Ungkap Pentingnya Medsos untuk Komunikasi Langsung dengan Rakyat

1 hari lalu

Ganjar Pranowo Ungkap Pentingnya Medsos untuk Komunikasi Langsung dengan Rakyat

Ganjar Pranowo mengungkap pentingnya penggunaan media sosial bagi pemimpin masa kini untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.


Depok Kaji Subsidi APBD untuk Bayar Bunga Bank Pinjaman UMKM

1 hari lalu

Depok Kaji Subsidi APBD untuk Bayar Bunga Bank Pinjaman UMKM

Pemkot Depok telah menginstruksikan BAZNAS Kota Depok untuk memberikan bantuan permodalan kepada sektor UMKM.


Unggul Berdayakan UMKM, BRI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2022

1 hari lalu

Unggul Berdayakan UMKM, BRI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2022

Dua gelar itu adalah Bank Pendukung UMKM Terbaik dan Bank Konvensional Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah dan Valas Terbaik.


KEK Nongsa Batam Resmi Beroperasi, Pengelola Bisa Undang Investor Masuk

3 hari lalu

KEK Nongsa Batam Resmi Beroperasi, Pengelola Bisa Undang Investor Masuk

Pengelola KEK Nongsa Batam sudah bisa mengundang investor untuk masuk dan mengembangkan kegiatan yang ada di dalamnya.