Jokowi Setuju Diskon PPnBM Otomotif dan Insentif PPN Rumah Dilanjutkan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam diskusi TEMPO Economic Briefing 2022:

    Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam diskusi TEMPO Economic Briefing 2022: "Pemulihan Perekonomian Nasional Pasca Pandemi di Tengah Ancaman Krisis Lingkungan" secara daring di YouTube Tempo.co, Selasa, 14 Desember 2021.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan melanjutkan berbagai insentif untuk dunia usaha pada 2022. Pertama, pemerintah akan memperpanjang kelonggaran pembayaran pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk rumah hingga Juni mendatang.

    “Ketentuannya, PPN ditanggung pemerintah adalah untuk rumah susun, rumah tapak, yang nilainya Rp 2 miliar diberikan PPN DTP 50 persen dan diperhitungkan sejak awal kontrak dan diharapkan rumah itu bisa diselesaikan dalam waktu sembilan bulan,” ujar Airlangga dalam konferensi pers secara virtual, Ahad, 16 Januari 2022.

    Sedangkan untuk rumah dengan harga jual Rp 2-5 miliar, pemerintah akan memberikan insentif PPN DTP sebesar 25 persen. Pemberian insentif ini telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.  

    Pemerintah, kata Airlangga, menyiapkan anggaran pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp 451 triliun sepanjang tahun ini. Anggaran itu dialokasikan untuk bidang kesehatan, bantuan perlindungan sosial, hingga fasilitas fiskal bagi UMKM maupun korporasi.

    Selain insentif PPN sektor properti, Airlangga menyatakan pemerintah akan melanjutkan fasilitas pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil. Berlaku untuk mobil segmen low cost green car (LCGC) denganharga di bawah Rp 200 juta, pemerintah akan menanggung seluruh PPnBM pada kuartal I.

    “Artinya 3 persen akan ditanggung pemerintah,” tutur Airlangga.

    Sedangkan pada kuartal II, pihaknya akan mengurangi insentif menjadi 2 persen ditanggung pemerintah, pada kuartal III menjadi 1 persen ditanggung pemerintah, dan pada kuartal IV, tarif PPnBM akan kembali normal.

    Adapun untuk kendaraan dengan harga Rp 200-250 juta dengan tarif PPnBM 15 persen, pemerintah akan menanggung 50 persen pajak sampai kuartal I. “Pada kuartal II sudah membayar full,” kata Airlangga.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA

    Baca juga: Luhut: Hanya yang Sudah Vaksin 2 Kali yang Dapat Beraktivitas di Tempat Publik

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Sarat Sejarah Final UCL Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Incar Gelar Kemilau

    Laga Liverpool dan Real Madrid terjadi saat kedua tim dalam performa terbaiknya. Duel dua raksasa di Final UCL akan berlangsung pada Minggu dini hari.