Besok, Program Bus Buy The Service Kemenhub Kembali Beroperasi di 5 Kota

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas Dishub Kota Bogor bersama anggota Polresta Bogor Kota mengatur lalu lintas saat uji coba BISKITA Trans Pakuan di  jalan Juanda, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa 2 November 2021. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor melalui program Buy The Service (BTS) melakukan uji coba sebanyak 10 BISKITA Trans Pakuan yang melewati 16 halte pada koridor lima mulai dari Stasiun Bogor hingga Ciparigi secara gratis hingga bulan Desember 2021. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    Petugas Dishub Kota Bogor bersama anggota Polresta Bogor Kota mengatur lalu lintas saat uji coba BISKITA Trans Pakuan di jalan Juanda, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa 2 November 2021. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor melalui program Buy The Service (BTS) melakukan uji coba sebanyak 10 BISKITA Trans Pakuan yang melewati 16 halte pada koridor lima mulai dari Stasiun Bogor hingga Ciparigi secara gratis hingga bulan Desember 2021. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan secara umum besok para pemenang-pemenang lelang program Buy The Service atau BTS akan mulai melayani kembali rute-rute yang sudah ditentukan.

    "Akhirnya syukur alhamdulillah kemarin sore kita sudah ada pelaksanaan, ada progres bahwa lelang untuk lima kota besar yang berasal dari anggaran Ditjen Perhubungan Darat sudah bisa kita laksanakan," kata Budi dalam konferensi pers virtual Sabtu, 15 Januari 2022.

    Artinya, kata dia, secara de jure, lima kota besar yang saat itu sempat dihentikan operasinya, yaitu  Makassar, Banjarmasin, Banyumas, Surabaya, dan Bandung, tadi malam sudah bisa melakukan kegiatan atau pelayanan.

    Awalnya, dia meminta para operator menyiapkan diri kembali hari ini. Namun operator mintanya mulai besok. Sehingga secara bertahap besok akan dimulai di 5 kota besar secara bertahap.

    Budi menuturkan proyek BTS sudah dilakukan sejak 2020, kemudian ada penambahan lagi di 2021 dengan 5 kota besar. Jadi sudah ada perbaikan dan pembenahan angkutan massal perkotaan di 10 kota besar oleh Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub. Ditambah dengan satu lagi anggaran yang berasal dari BPTJ yaitu BTS di Kota Bogor.

    Menurutnya, lima kota besar tidak ada persoalan, karena skemanya sudah multi years kontrak. Namun untuk yang 2021 akhir kemarin, ada perubahan penyesuaian dengan skema lelangnya. Di mana tadinya lelang umum menjadi lelang yang sifatnya e-katalog. Untuk melakukan lelang e-katalog tersebut, kata dia, ada keperluan untuk justifikasi penyesuaian beberapa persyaratan yang ada, sehingga pada awal Januari Kemenhub menghentikan sementara program itu.

    Saat di awal penghentian sementara itu, direncanakan ada penyesuaian dengan regulasi tersebut dalam waktu antara 3-4 minggu. Namun karena ada permintaan dari beberapa daerah yang sudah berkontrak antara beberapa perusahaan atau vendor-vendornya dengan para pengemudi, Kemenhub meminta untuk proses penyesuaian terhadap lelang multi years itu menjadi dipercepat.

    Adapun Program Buy The Service adalah pembelian layanan angkutan umum oleh pemerintah kepada operator angkutan umum swasta. Melalui program tersebut, pemerintah membayar operator berdasarkan nilai angkut yang dihitung per kilometer.

    Formulasi perhitungan pembelian layanan ini berdasarkan biaya pokok operasional armada. Dulunya, Kementerian hanya memberikan bus umum ke daerah untuk mendorong penggunaan angkutan massal.

    Namun dalam beberapa tahun terakhir, program tersebut diubah. Lewat Buy The Service, pemerintah memberikan subsidi 100 persen biaya operasional kendaraan kepada operator angkutan. Dengan program itu, Kementerian ingin menghilangkan budaya lalu lintas angkutan umum yang ugal-ugalan.


    Baca Juga: Program Bus Buy The Service Kemenhub Dihentikan Sementara, Mengapa?

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.