Ridwan Kamil Bantu Jual Lukisan Seniman Bandung via OpenSea di NFT

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjalan menyusuri jembatan jalur ganda Leuwigajah di Cimahi, Jawa Barat, 12 Januari 2022.  Keberadaan Jembatan Jalur Ganda Leuwigajah menjadi salah satu solusi mengurangi kemacetan pada jam sibuk yang kerap menghantui Warga Cimahi Tengah dan Selatan. TEMPO/Prima Mulia

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjalan menyusuri jembatan jalur ganda Leuwigajah di Cimahi, Jawa Barat, 12 Januari 2022. Keberadaan Jembatan Jalur Ganda Leuwigajah menjadi salah satu solusi mengurangi kemacetan pada jam sibuk yang kerap menghantui Warga Cimahi Tengah dan Selatan. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil memanfaatkan layanan Non-Fungible Token (NFT) untuk membantu menjual karya pelukis di Jalan Braga Kota Bandung dan lukisan tersebut berhasil terjual melalui platform Opensea sebesar 0,09 ETH atau Rp 4,2 juta.

    "Alhamdulillah, kami berhasil bereksperimen, menjualkan lukisan pelukis jalanan di Braga Bandung ini, yang biasanya Rp 500 ribu Rupiah melonjak 8 kali lipat menjadi Rp 4,2 juta Rupiah atau 0,09 ETH di bursa NFT melalui platform @opensea," kata Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadinya, Jumat, 14 Januari 2022.

    Saat ini Ridwan sedang mematangkan rencana untuk membuat akun di salah satu platform NFT untuk menjual karya digital para seniman secara kolektif untuk memberi nilai tambah.

    "Pemprov Jawa Barat mulai tahun 2022 membuka akun khusus di platform digital ini untuk membantu menjualkan karya para pelaku ekonomi kreatif Jawa Barat menjadi lebih berlipat nilai ekonominya," ujar Ridwan.

    "Dunia baru, cara baru untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. AYO HIJRAH DAN BERADAPTASI," katanya.

    Sebelumnya pada November 2021 lalu, Ridwan Kamil mulai membuat akun OpenSea dan mengunggah sejumlah karya lukisannya untuk dijual sebagai eksperimen.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.