Skema Pengadaan Batu Bara Bakal Diubah, Luhut: PLN Akan Beli di Harga Pasar

Sejumlah Alat berat menurunkan muatan batubara dari kapal tongkang di pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Minggu (15/4). TEMPO/iqbal Lubis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan mengubah skema pengadaan batu bara untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN. 

Luhut berujar PLN nantinya akan membeli batu bara untuk pasokan pembangkit listrik tenaga uap sesuai dengan harga pasar.

"Nanti dibentuk BLU (Badan Layanan Umum), nanti BLU bayar ke PLN. Jadi PLN membeli secara market price, tidak ada lagi mekanisme pasar terganggu," ujar Luhut di kantornya, Senin, 10 Januari 2022.

Luhut mengatakan nantinya perusahaan batu bara punya kewajiban untuk membayar pungutan kepada BLU yang nantinya akan dialokasikan sebagai kompensasi bagi PLN lantaran adanya selisih harga antara harga patokan, misalnya US$ 70 per ton, dan harga di pasaran. Sehingga PLN nanti dapat membeli dengan harga pasar.

"Jadi selisih harga kalau basisnya US$ 70 per ton, itu akan dilihat berapa dolar selisihnya itu yang akan masuk ke BLU dari perusahaan batu bara. Jadi semua perusahaan batu bara punya kewajiban sama untuk subsidi tadi," ujar Luhut. Adapun skema BLU kini tengah disiapkan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan. 

Di samping itu, Luhut mengatakan bakal membenahi banyak soal pemasokan batu bara ke perusahaan setrum negara. Mulai dari pembelian yang harus dari perusahaan tambang batu bara dan bukan trader, hingga skema pembelian yang tidak lagi free on board atau FOB dan harus secara Cost, Insurance and Freight atau CIF.

"Kemudian nanti kapal, PT BAG, itu akan di spin-off, jadi biar nanti karena CIF tak perlu lagi PLN cawe-cawe," ujar Luhut menjelaskan lebih jauh tentang pembenahan pasokan batu bara ke PLN itu.

Baca: Luhut Longgarkan Larangan Ekspor Batu Bara, Belasan Kapal Dilepas Besok

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu. 






PLN UP3 Masohi Lakukan Konversi Motor Listrik, Kecepatannya 150 Km/Jam

32 menit lalu

PLN UP3 Masohi Lakukan Konversi Motor Listrik, Kecepatannya 150 Km/Jam

PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi, Maluku, telah melakukan konversi motor listrik pada tahun ini.


Bank Tanah Menjadi Ancaman Konflik Kepentingan Investasi dan Restrukturisasi

3 jam lalu

Bank Tanah Menjadi Ancaman Konflik Kepentingan Investasi dan Restrukturisasi

Undang-Undang Cipta Kerja memberikan tugas tambahan bagi Bank Tanah, yaitu reforma agraria.


Gesits Bicara soal Insentif Kendaraan Listrik Rp 7 Juta

20 jam lalu

Gesits Bicara soal Insentif Kendaraan Listrik Rp 7 Juta

WIMA, pemegang merek motor listrik Gesits, belum diberi kesempatan berkomunikasi langsung dengan pemerintah mengenai insentif kendaraan listrik.


Petani Food Estate Kekurangan Modal, Anak Buah Luhut Gencar Tawarkan 4 Skema Bagi Hasil ke Investor

22 jam lalu

Petani Food Estate Kekurangan Modal, Anak Buah Luhut Gencar Tawarkan 4 Skema Bagi Hasil ke Investor

Pemerintah gencar menggaet investor untuk menggarap food estate di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Begini skema bagi hasil yang ditawarkan.


Rasio Elektrifikasi 2022 Melambat, ESDM: Wilayah Timur Menjadi Fokus Kami

1 hari lalu

Rasio Elektrifikasi 2022 Melambat, ESDM: Wilayah Timur Menjadi Fokus Kami

Kementerian ESDM bakal meningkatkan rasio elektrifikasi agar seluruh wilayah Indoneia mendapatkan akses listrik.


Tidak Ada Wuling Air EV Facelift di 2023, Mengapa?

1 hari lalu

Tidak Ada Wuling Air EV Facelift di 2023, Mengapa?

Menurut Dian,Wuling Air EV bisa berubah dari mobil listrik yang dibeli karena gaya hidup menjadi mobil yang dibutuhkan masyarakat.


Menteri ESDM Rapat Antarmenteri di Kemenko Marves, Matangkan Rencana Insentif Kendaraan Listrik

1 hari lalu

Menteri ESDM Rapat Antarmenteri di Kemenko Marves, Matangkan Rencana Insentif Kendaraan Listrik

Menteri ESDM mengikuti rapat antarmenteri ihwal rencana pemberian insentif kendaraan listrik di Kemenko Marves.


Sektor ESDM Realisasikan PNBP Senilai Rp 351 Triliun pada 2022

1 hari lalu

Sektor ESDM Realisasikan PNBP Senilai Rp 351 Triliun pada 2022

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan realisasi PNBP didominasi sektor mineral dan batu bara atau minerba senilai Rp 183,4 triliun.


Soal Food Estate Dinilai Gagal, Kementan: Pembukaan 215 Hektare Lahan Kurang dari 6 Bulan

2 hari lalu

Soal Food Estate Dinilai Gagal, Kementan: Pembukaan 215 Hektare Lahan Kurang dari 6 Bulan

Kementan terdesak untuk menyelesaikannya proyek food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan demi realisasi anggaran 2020 yang tak bisa loncat tahun.


Kontroversi APDESI: Dukung Jokowi 3 periode, Luhut Ketua Dewan Pembina, Jabatan Kades 9 Tahun

3 hari lalu

Kontroversi APDESI: Dukung Jokowi 3 periode, Luhut Ketua Dewan Pembina, Jabatan Kades 9 Tahun

APDESI disorot usai menyerukan dukungan kepada Presiden Jokowi 3 periode. sebut Luhut Ketua Dewan Pembina, terakhir tuntut jabatan Kades 9 tahun.