Rencana PUPR Ganti Jembatan di Pulau Jawa, Belajar dari Erupsi Semeru

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri  Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Abdul Halim Iskandar,  saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI tentang Penetapan Hasil Pebahasan Alokasi Anggaran Sesuai Nota Keuangan RAPBN TA 2021, Selasa (15/9) di Gedung Nusantara DPR, Jakarta.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Abdul Halim Iskandar, saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI tentang Penetapan Hasil Pebahasan Alokasi Anggaran Sesuai Nota Keuangan RAPBN TA 2021, Selasa (15/9) di Gedung Nusantara DPR, Jakarta.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono mengharapkan proyek penggantian dan/atau duplikasi Jembatan Callender Hamilton (CH) di Pulau Jawa lebih baik dari kondisi awalnya agar tangguh dalam menghadapi bencana alam seperti erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur. 

    "Proyek Pembangunan jembatan merupakan proyek yang bukan main-main, sehingga saya kira dengan penggantian jembatan CH tersebut pasti diharapkan jauh lebih baik daripada kondisi awalnya," ujar Menteri Basuki dalam acara penandatanganan Proyek KPBU Penggantian dan/atau duplikasi Jembatan CH secara daring di Jakarta, Senin 6 Desember 2021.

    Menteri PUPR menambahkan bahwa Jembatan-Jembatan CH yang akan diganti ini sudah berusia 40 tahun, sehingga kondisi sungai dan geografinya sudah berubah. Dengan demikian penggantian dan/atau duplikasi jembatan-jembatan tersebut membutuhkan mungkin membutuhkan modifikasi-modifikasi.

    Seperti yang terjadi pada jembatan Jembatan Besuk Koboan di Jawa Timur dengan panjang 129 meter yang hanyut karena banjir lahar dingin bencana erupsi Gunung Semeru.

    "Saya kira dengan banyaknya terjadi bencana alam dan banjir bandang, ini harus kita cek betul kondisi lingkungan dari jembatan yang akan diganti," kata Menteri Basuki.

    Menteri PUPR ingin jembatan-jembatan CH di Pulau Jawa yang akan diganti dan/atau duplikasi melalui proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha tersebut tangguh dalam menghadapi kondisi bencana alam, seperti banjir bandang atau bencana banjir lainnya.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.