Hari Ini Harga Emas Antam Stabil di Rp 932 Ribu per Gram

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pedagang menata emas Antam di Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Pedagang menata emas Antam di Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam pada perdagangan Senin, 6 Desember 2021, stabil atau sama sejak dua hari lalu.

    "Harga emas batangan satu gram Rp 932.000," seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia pada Senin.

    Berdasarkan situs Logam Mulia, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta hari ini, yaitu:

    1 gram Rp 932.000
    2 gram Rp 1.804.000
    3 gram Rp 2.681.000
    5 gram Rp 4.435.000
    10 gram Rp 8.815.000
    25 gram Rp 21.912.000
    50 gram Rp 43.745.000
    100 gram Rp 87.412.000
    250 gram Rp 218.265.000

    Sedangkan, harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 436,3 juta. Dan harga emas batangan 1.000 gram yaitu Rp 872,6 juta.

    Harga emas pada 3 Desember 2021 sebesar Rp 926.000 per gram. Untuk harga buyback emas hari ini adalah Rp 826 ribu per gram.

    Adapun harga emas hari ini lebih rendah dibanding awal 2021 yang sebesar Rp 969 ribu. Sedangkan harga emas hari ini jauh lebih tinggi dibanding awal 2020 yang sebesar Rp 771 ribu.

    Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat London Bullion Market Association.

    Terkait harga emas dalam situs itu, tertulis sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

    HENDARTYO HANGGI

    BACA: AirNav Terbitkan Ash Notam Erupsi Semeru, Abu Vulkanik Bergerak ke Barat Daya

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

    Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.