RI Teken Kerja Sama Bisnis Rendang Rp 43 M dengan Perusahaan Bulgaria

Ilustrasi rendang. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -Duta besar RI untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta memperkenalkan program 'Rendang Goes to Europe'. Program ini digelar untuk memperkenalkan budaya dan kuliner Indonesia, setelah sebelumnya ia juga mempromosikan jamu, sepeda kayu, konveksi apparel olahraga di sana.

Untuk memperkenalkan rendang, Iwan menggandeng pakar kuliner nusantara William Wongso. Ia pun berhasil menggaet perjanjian investasi dengan Bela Ltd, sebuah perusahaan di Bulgaria untuk membuat makanan olahan daging asal Sumatera Barat itu bisa didistribusikan ke kawasan lain di Eropa.

Penandatanganan kerja sama bisnis itu dilakukan pada Minggu, 28 November 2021. “Nilai investasinya US$ 3 juta (setara Rp 42,9 miliar dengan kurs Rp 14.300 per dolar AS). Pasarnya tidak hanya di Bulgaria, tapi Bulgaria ini akan kami dijadikan ‘hub’ atau penghubung untuk pasar rendang ke Eropa, khususnya negara-negara Balkan,” kata Iwan Bogananta dalam keterangan tertulis, Minggu.

Iwan menyatakan, KBRI Bulgaria merasa gembira bisa lebih membuat rendang lebih terkenal di negara kawasan Eropa Timur itu. Adanya program tersebut, kata dia, bukan berarti orang Eropa belum mengenal rendang.

“Selama ini sudah, tapi akan lebih kita masifkan lagi, sehingga dari situ rasa cinta mereka pada negara produsen rendang akan semakin kuat,” kata Iwan.

Selama di Sofia, sederet kegiatan menanti William Wongso, yang khusus didatangkan KBRI untuk mempopulerkan kuliner nusantara. Agenda-agenda itu antara lain pengambilan gambar dengan BTV, sebuah stasiun televisi di Bulgaria. Pemilik ‘William Gourmet Catering’ itu tampil dalam program bertema ‘Indonesia Spice Up the World’.

Di acara ini, William Wongso beraksi memasak rendang serta mengajarkan masyarakat Eropa tips makan rendang ala mereka, yakni dengan dikombinasikan sandwich dan salad.

Selain itu, pria yang kerap memandu program kuliner di televisi ini juga berdiskusi dengan warga negara Indonesia di Bulgaria, berlokasi di Yati Cooking Resto, sebuah restoran Indonesia di Sofia.“Di sini, beliau berbagi tips masak enak ala William Wongso,” kata Iwan Bogananta. Agenda lain yakni penandatanganan kerjasama produksi rendang itu.

“Sebuah kehormatan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami bisa mengajak perusahaan di Bulgaria untuk berinvestasi, memproduksi, dan memasakarkan makanan kebanggaan Indonesia,” ujar Iwan Bogananta.

Baca Juga: Jangan Mengaku Rumah Makan Padang Jika Tak Punya Menu ini






Bahlil Diminta Bantu Perizinan SpaceX Masuk ke IKN: Silakan Saja, Inventarisir Apa Masalahnya

2 jam lalu

Bahlil Diminta Bantu Perizinan SpaceX Masuk ke IKN: Silakan Saja, Inventarisir Apa Masalahnya

Menteri Bahlil menyatakan pihaknya bakal segera melakukan asistensi dan mempercepat proses perizinan SpaceX yang dikabarkan berminat masuk ke IKN.


Delegasi ASEAN Tourism Forum Santap Tengkleng Sambil Nonton Ramayana dan Reog di Kampus

2 jam lalu

Delegasi ASEAN Tourism Forum Santap Tengkleng Sambil Nonton Ramayana dan Reog di Kampus

Asean Tourism Forum ini menjadi momen berharga bagi sektor wisata Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai miniaturnya Indonesia.


Realisasi Investasi Smelter Freeport Indonesia di Gresik Capai US$ 1,6 Miliar

6 jam lalu

Realisasi Investasi Smelter Freeport Indonesia di Gresik Capai US$ 1,6 Miliar

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan realisasi investasi pembangunan proyek smelter PT Freeport Indonesia mencapai US$ 1,6 miliar.


Daihatsu Investasi Pabrik Baru Rp 2,9 Triliun, Bisa Fasilitasi Produksi Mobil Listrik

8 jam lalu

Daihatsu Investasi Pabrik Baru Rp 2,9 Triliun, Bisa Fasilitasi Produksi Mobil Listrik

Fasilitas produksi mobil Daihatsu di Karawang ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Desember 2024.


Hotman Paris Bela Teddy Minahasa, Pertanyakan Mengapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi

10 jam lalu

Hotman Paris Bela Teddy Minahasa, Pertanyakan Mengapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi

Hotman Paris Hutapea menyatakan, dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Teddy Minahasa prematur.


Tambang Batu Hijau Bangun Smelter AMIN, Penyumbang Investasi Terbesar NTB

1 hari lalu

Tambang Batu Hijau Bangun Smelter AMIN, Penyumbang Investasi Terbesar NTB

Proyek pembangunan smelter AMMAN yang dilakukan oleh PT Amman Mineral Industri (AMIN) menjadi penyumbang realisasi investasi terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode 2022.


Promosi Wisata Sumatera Barat: Budaya Nan Khas, Makanan Nan Lamak, Alam Nan Indah

1 hari lalu

Promosi Wisata Sumatera Barat: Budaya Nan Khas, Makanan Nan Lamak, Alam Nan Indah

Ada 85 event yang akan berlangsung sepanjang tahun 2023 di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat.


Soal Realisasi Investasi, Faisal Basri: Jangan Terlalu Percaya Omongan Bahlil

1 hari lalu

Soal Realisasi Investasi, Faisal Basri: Jangan Terlalu Percaya Omongan Bahlil

Ekonom senior UI, Faisal Basri, mengatakan agar publik tak terlalu percaya dengan klaim yang disampaikan Menteri Investasi Bahlil. Kenapa?


Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta, Ini Cara Bedakan Stand Kuliner Halal dan Nonhalal

2 hari lalu

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta, Ini Cara Bedakan Stand Kuliner Halal dan Nonhalal

Berbagai makanan dan minuman tradisional hingga kekinian tumplek di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta.


Fakta Menarik Viral Nasi Minyak di Surabaya

2 hari lalu

Fakta Menarik Viral Nasi Minyak di Surabaya

Nasi minyak kuliner Surabaya sering dibicarakan belakangan ini, karena banyaknya minyak goreng yang dicampur dalam hidangan hingga menjadi viral.