Samuel Sekuritas: IHSG Menguat di Sesi I Terdongkrak Saham Telkom (TLKM)

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Nasabah tengah memantau pergerakan saham dari rumah tinggalnya saat melakukan WFH di Jakarta, Kamis, 15 Juli 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,13 persen atau 67,54 poin ke level 6.046,75. Tempo/Tony Hartawan

    Nasabah tengah memantau pergerakan saham dari rumah tinggalnya saat melakukan WFH di Jakarta, Kamis, 15 Juli 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,13 persen atau 67,54 poin ke level 6.046,75. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berhasil menguat di sesi pertama perdagangan hari ini, menutup sesi di angka 6.719,8 atau +0,54 persen lebih tinggi dari angka penutupan kemarin (6.683,2). 

    Samuel Sekuritas Indonesia mencatat di bursa Tanah Air sebanyak 252 saham menguat, 262 melemah, dan 163 stagnan pada sesi pertama perdagangan hari ini, dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,8 triliun. 

    "Di akhir sesi pertama hari ini, tercatat angka beli bersih asing sebesar Rp 153,6 miliar di pasar reguler, sementara di pasar negosiasi tercatat jual bersih asing sebesar Rp 117,2 miliar," tulis tim analisis Samuel Sekuritas Indonesia kepada Tempo, Kamis siang, 25 November 2021

    Saham Telkom Indonesia (TLKM) menjadi saham yang paling banyak dibeli investor asing di sesi pertama hari ini, dengan nilai net buy asing mencapai Rp 228,9 miliar, disusul BMRI (Rp 71,3 miliar) dan BBNI (Rp 37,9 miliar).

    Sementara itu, saham Bukalapak.com (BUKA) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing di sesi pertama hari ini, dengan nilai net sell sebesar Rp 93 miliar, diikuti NATO (Rp 27,8 miliar) dan BOGA (Rp 26,9 miliar).  

    Salah satu faktor yang mendongkrak naik IHSG di sesi pertama hari ini adalah menguatnya saham Telkom Indonesia (TLKM) yang menutup sesi di level Rp 3.990 per saham (+5 persen), sekaligus menjadi top leading mover di sesi pertama hari ini.

    Untuk diketahui, anak usaha TLKM, Telkomsel, berhasil meraih capital gain hingga Rp 350 miliar dari investasinya di Gojek hingga kuartal ketiga 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)