IPO Hari Ini, Saham Depo Bangunan Langsung Meroket 24,48 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk. (DEPO) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau IPO, hari ini, Kamis, 25 November 2021.

    Pada pembukaan perdagangan hari ini, saham DEPO dibuka melambung 118 poin atau 24,48 persen ke harga Rp 600, dari harga Rp482 per saham pada pukul 09.00 WIB. Tercatat, sebanyak 12,55 juta saham diperdagangkan dengan nilai Rp7,52 miliar pada pembukaan pukul 09.00 WIB.

    DEPO menawarkan harga saham IPO sebesar Rp 482 per saham. Dengan harga tersebut, dana yang terkumpul adalah sebesar Rp 493,5 miliar dari pelepasan 1,02 juta lembar saham atau 15,08 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

    Corporate Secretary Depo Bangunan Erwan Irawan mengatakan, dana yang diperoleh dari hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha, antara lain menambah gerai retail di sejumlah daerah potensial, menambah produk house brand, dan mengembangkan online channel.

    "Depo Bangunan menargetkan membuka tiga gerai baru dengan standar ukuran luas kurang lebih 4.000 meter persegi setiap tahunnya," kata Erwan.

    Menurutnya, strategi ini harus memperhatikan perkembangan kondisi pandemi, serta mitigasi risiko untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Adapun berdasarkan prospektus, dana hasil IPO Depo Bangunan akan digunakan 18 persen untuk belanja modal perseroan, 8 persen untuk pelunasan pinjaman rekening koran perseroan kepada bank, 41 persen untuk entitas anak, dan 33 persen untuk meningkatkan belanja modal yang mendukung operasional.

    BISNIS

    Baca juga: Erick Thohir Minta Toilet SPBU Pertamina Gratis, Ini Kata Pengusaha Pom Bensin

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)