IHSG Diprediksi Konsolidasi, Begini Analisis Samuel Sekuritas untuk 7 Emiten

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Samuel Sekuritas mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin kemarin masih bergerak dalam kisaran tipis. IHSG ditutup di zona merah yaitu di level 6.6.25, atau lebih rendah 0,27 persen dibanding penutupan pekan lalu.

    Sementara pada hari ini, Samuel Sekuritas memprediksi IHSG masih cenderung konsolidasi. "Di kisaran 6.568 sampai 6.720," kata tim analis Samuel Sekuritas dalam Daily Technical Analysis, Selasa, 26 Oktober 2021.

    Tim Samuel Sekuritas kemudian memberikan analisis untuk sejumlah saham emiten. Pertama yaitu BBRI (close 4.300) dengan rekomendasi Sell, target 4.230-4.130 dan cover 4.330.

    Pada perdagangan kemarin, Samuel Sekuritas mencatat BBRI tembus batas risiko 4.320. Sehingga, hari ini cenderung melemah ke arah demand area 4.230-4.130. "Jika harga mampu kembali keatas 4330, maka terhindar dari skenario bearish ini," kata tim analis.

    Kedua, BBCA (close 7.525) dengan rekomendasi Buy, stop 7.300 dan resistance 7.650-7.850.

    Menurut tim, harga rebound dari support cukup kuat di level 7.310 dan berpeluang rebound dengan resistance 7.650-7.850. "Batas risiko di 7.300, karena jika tembus cenderung lanjutkan penurunan ke arah 7.160-6.950," kata tim.

    Ketiga, BBNI (close 7.350) dengan rekomendasi Trading Sell, range 7.150-7.600, next 7.950-8.125. Menurutu tim, emiten ini cenderung konsolidasi di 7.150-7.600. lalu, resistance lain di 7.950-8.125 dan batas risiko di 7.150

    Keempat, PTBA (close 2.740) dengan rekomendasi Trading Sell, range 2.850-2.550. Tim menyebut harga bergerak dengan volatilitas yang sangat tinggi, namun memberi ciri transaksi dalam konsolidasi cenderung melemah. Kisaran transaksi 2.550-2.850

    Kelima, ASII (close 6.050) dengan rekomendasi Sell, cover 6.125 dan target 5.975-5.800. Harga emiten ini membentuk pola turun ke arah 5.975-5.800 dan cover jika harga mampu naik ke atas 6.125.

    Keenam, BBYB (close 1490) dengan rekomendasi Buy, stop 1.420, target 1.850, dan resistance 1.550. Harga berhasil tembus trendline 1.420, sehingga target teoritis di 1.850 dengan resistance lain di 1.550-1.620. Batas risiko di 1.385

    Terakhir yaitu ARTO (close 14.925) dengan rekomendasi Sell, target 14.000-13.750, cover 15.450. Tim analis Samuel Sekuritas menyebut harga membentuk pola double doji, yang umumnya harga cenderung jatuh. Area demand di 14.000-13.750. Lalu, cover jika harga mampu naik di atas Resistance 15.450.

    Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi dan Fakta-fakta Penembakan di Exit Tol Bintaro

    Terjadi insiden penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 26 November 2021. Salah satu dari korban meninggal dunia.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)