Proyek Bakauheni Harbour City, Sandiaga Ungkap Potensi Besar Pariwisata Lampung

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno saat menghadiri acara peletakan batu pertama Eiger Adventure Land (EAL) di Megamendung, Kabupaten Bogor. Ahad, 17 Oktober 2021. TEMPO/M.A MURTADHO

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno saat menghadiri acara peletakan batu pertama Eiger Adventure Land (EAL) di Megamendung, Kabupaten Bogor. Ahad, 17 Oktober 2021. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengharapkan adanya kawasan pariwisata Bakauheni Habour City mampu menjadi sarana memamerkan produk ekonomi kreatif (ekraf) Lampung.

    "Pengembangan Bakauheni Habour City tentu kami mendukung sepenuhnya karena ini merupakan proyek strategis nasional, dan kita harapkan ini bisa jadi tempat showcase produk ekraf Lampung," ujar Sandiaga Uno, di Bandarlampung, Sabtu 23 Oktober 2021.

    Ia mengatakan, Lampung kaya akan potensi pariwisata, produk ekraf. Sehingga Bakauheni Habour City selain sebagai pusat pariwisata juga dapat dijadikan menjadi pusat ekonomi kreatif.

    "Lampung ini dari segi geografis dekat dengan Jakarta, kalau semua potensi dikemas dengan baik akan menghasilkan terobosan baru di tengah pandemi COVID-19, salah satunya melalui kawasan Bakauheni Habour City sebagai pintu gerbangnya," katanya.

    Menurutnya, telah banyak pula investor yang menanamkan modal untuk pengembangan proyek strategis nasional itu dan dalam waktu dekat akan segera di bangun sejumlah fasilitas.

    "Akan ground breaking beberapa hari lagi, dan kita inginkan kawasan ini di kemudian hari dapat meningkatkan penjualan produk ekonomi kreatif, dan pariwisata Lampung. Sehingga pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja dapat terjadi disini," ucapnya pula.

    Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Edarwan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)