BMKG Keluarkan Peringatan Dini La Nina, Kemenhub: Kondisi Pelayaran Masih Normal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi cuaca mendung berpotensi turun hujan. Kredit: ANTARA

    Ilustrasi cuaca mendung berpotensi turun hujan. Kredit: ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Perhubungan memastikan kondisi pelayaran di seluruh wilayah perairan di Indonesia masih dalam kondisi normal. Meskipun, BMKG mengeluarkan peringatan dini soal La Nina. Cuaca di laut belum menunjukkan adanya perubahan atau anomali yang menyebabkan gelombang di jalur pelayaran tinggi.

    “Masih normal cuacanya. Kami selalu memperbarui ke BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika),” ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan Ahmad saat dihubungi Tempo, Kamis, 21 Oktober 2021.

    BMKG sebelumnya menyampaikan peringatan dini kedatangan La Nina menjelang akhir tahun ini. Berdasarkan kejadiannya tahun lalu, badai ini bisa meningkatkan curah hujan bulanan di wilayah Indonesia pada November-Desember-Januari sampai 70 persen dari kondisi curah hujan normal.

    Ahmad menjelaskan, Kementerian Perhubungan akan segera mengeluarkan maklumat pelayaran bila cuaca di laut berbahaya bagi keselamatan kapal. Syahbandar di masing-masing pelabuhan, kata dia, akan memperbarui informasi cuaca dari BMKG setiap enam jam sekali.

    Dalam maklumat pelayaran, Kementerian Perhubungan akan membagi wilayah berdasarkan klasifikasi risikonya. Wilayah dengan zona merah, misalnya, merupakan area pelayaran dengan tinggi gelombang lebih dari enam meter.

    Base transceiver station atau BTS di masing-masing pelabuhan pun akan mengirim sinyal kepada kapal bila sewaktu-waktu terjadi kondisi genting. Di sisi lain, Kementerian menyiapkan kapal patroli dan penyelamatan di tiap-tiap pelabuhan sesuai dengan potensi risikonya.

    “Namun biasanya risiko pelayaran di masing-masing wilayah punya karakter yang berbeda. Besarnya kapal juga jadi pertimbangan untuk menghitung potensi bahaya,” kata Ahma.

    Dalam hasil pemantauan terbarunya, BMKG menyebut suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur melewati ambang batas. Kondisi itu menunjukkan akan munculnya La Nina, yaitu -0,61 pada 10 hari (dasarian) pertama bulan ini.

    BMKG menilai situasi tersebut berpotensi terus berkembang sampai akhir tahun dan bahkan sampai Februari. "La Nina tahun ini diprediksikan relatif sama dengan tahun lalu dan akan berdampak pada peningkatan curah hujan bulanan berkisar antara 20-70 persen di atas normalnya," kata Kepala BMKG Dwikorita.

    Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Waspadai La Nina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi dan Fakta-fakta Penembakan di Exit Tol Bintaro

    Terjadi insiden penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 26 November 2021. Salah satu dari korban meninggal dunia.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)