BCA Raup Laba Bersih Rp 23,2 Triliun

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA), Tbk Jahja Setiaatmadja (kedua kanan) didampingi Kepala Kantor Wilayah X Iwan Senjaya (ketiga kanan) menyapa nasabah pada peringatan Hari Pelanggan Nasional di kantor cabang utama BCA di Jakarta, Selasa, 4 September 2018. Hari Pelanggan Nasional diperingati setiap 4 September. ANTARA/Audy Alwi

    Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA), Tbk Jahja Setiaatmadja (kedua kanan) didampingi Kepala Kantor Wilayah X Iwan Senjaya (ketiga kanan) menyapa nasabah pada peringatan Hari Pelanggan Nasional di kantor cabang utama BCA di Jakarta, Selasa, 4 September 2018. Hari Pelanggan Nasional diperingati setiap 4 September. ANTARA/Audy Alwi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA mencatat laba bersih sebesar Rp 23,2 triliun hingga akhir September 2021 lalu. Laba bersih tersebut naik 15,8 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu. 

    Dari sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) BCA tercatat tumbuh 21 persen yoy hingga akhir bulan lalu. Penyaluran kredit baru dari perusahaan berkode saham BBCA itu naik 13,8 persen secara tahunan (yoy) seiring komitmen perusahaan mendukung pemulihan ekonomi.

    Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan kinerja perseroan tak lepas dari keberhasilan pemerintah mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia. Termasuk mengakselerasi program vaksinasi, sehingga aktivitas bisnis mulai menunjukkan pemulihan seiring peningkatan mobilitas. 

    Selain itu, kata Jahja, perpanjangan relaksasi pajak pada sektor properti dan otomotif juga turut menjaga daya beli masyarakat. Seiring dengan diberikannya stimulus pemerintah, BCA kembali menyelenggarakan KPR BCA OnlineExpo dari 9 September hingga 10 Oktober, setelah sebelumnya digelar di sepanjang Juli 2021.

    BCA pun mengadakan KKB BCA Virtual Mall untuk memberikan penawaran khusus KKB bagi segmen ritel.  "Kami melaksanakan kedua event tersebut di sepanjang triwulan III tahun ini, sebagai bentuk optimisme dalam mendorong penyaluran kredit dan mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah tantangan yang ada,” katanya dalam siaran pers, Kamis, 21 Oktober 2021.

    Adapun penyaluran kredit baru tercatat lebih tinggi dibandingkan tingkat pelunasan (loan repayment). Dengan begitu, total kredit BCA tumbuh 4,1 persen menjadi Rp 605,9 triliun pada September 2021. Penempatan pada obligasi korporasi juga tumbuh positif, naik 16,1 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi dan Fakta-fakta Penembakan di Exit Tol Bintaro

    Terjadi insiden penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 26 November 2021. Salah satu dari korban meninggal dunia.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)