Mulai Pekan Depan, Pembelian Tiket Kereta Jarak Jauh Wajib Pakai Data NIK

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Calon penumpang kereta api Jayabaya berbincang dengan petugas di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 6 Juli 2021. PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta mencatat terjadi penurunan penumpang keberangkatan jarak jauh lebih dari 60 persen pada masa PPKM Darurat. TEMPO/Tony Hartawan

    Calon penumpang kereta api Jayabaya berbincang dengan petugas di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 6 Juli 2021. PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta mencatat terjadi penurunan penumpang keberangkatan jarak jauh lebih dari 60 persen pada masa PPKM Darurat. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai Selasa pekan depan, 26 Oktober 2021, tiap calon pelanggan yang akan membeli tiket kereta api jarak jauh wajib menggunakan nomor induk kependudukan atau NIK. NIK digunakan baik untuk penumpang dewasa ataupun anak-anak.

    Adapun untuk warga negara asing atau WNA, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mewajibkan calon pelanggan menggunakan nomor identitas yang ada pada paspor.

    “Ketentuan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penggunaan NIK pada semua sektor layanan publik," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, Selasa, 19 Oktober 2021.

    Aturan itu sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 83/2021 tentang Pencantuman dan Pemanfaatan NIK dan/atau Nomor Pokok Wajib Pajak Dalam Pelayanan Publik.

    Joni menjelaskan, aturan penggunaan NIK dan paspor itu juga untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon pelanggan. Apalagi KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI. Dengan begitu, data vaksinasi akan otomatis dapat diverifikasi pada proses boarding.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi dan Fakta-fakta Penembakan di Exit Tol Bintaro

    Terjadi insiden penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 26 November 2021. Salah satu dari korban meninggal dunia.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)