Garuda Jawab Soal Kemungkinan Bangkrut Bila Restrukturisasi Gagal

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900neo bercorak khusus yang menampilkan visual masker pada bagian moncong pesawat dipamerkan di akun media sosial maskapai plat merah tersebut. Instagram

    Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900neo bercorak khusus yang menampilkan visual masker pada bagian moncong pesawat dipamerkan di akun media sosial maskapai plat merah tersebut. Instagram

    TEMPO.COJakarta – Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra menjawab munculnya kemungkinan maskapai bangkrut bila resturkturisasi perusahaan gagal. Irfan mengatakan pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas memiliki berbagai opsi untuk pemulihan kinerja perseroan.

    “(Kemungkinan gagalnya restrukturisasi) merupakan pandangan dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas Garuda Indonesia  dalam melihat berbagai kemungkinan melalui perspektif yang lebih luas atas berbagai opsi-terkait langkah pemulihan kinerja Garuda Indonesia,” ujar Irfan saat dihubungi pada Selasa, 19 Oktober 2021.

    Opsi pertama adalah pinjaman atau suntikan ekuitas. Sedangkan opsi kedua, Kementerian akan menggunakan hukum perlindungan kebangkrutan untuk merestrukturisasi emiten berkode GIAA itu.

    Selanjutnya opsi ketiga adalah merestrukturisasi Garuda dan mendirikan perusahaan maskapai nasional baru. Sedangkan opsi keempat atau terakhir ialah melikuidasi Garuda.

    Garuda memiliki utang hingga Rp 70 triliun atau US$ 4,9 miliar. Garuda memiliki utang yang jumlahnya bertambah lebih dari Rp 1 triliun per bulan seiring dengan penundaan pembayaran yang dilakukan perusahaan kepada pada pemasok.

    Irfan mengatakan negosiasi perseroan dengan para kreditur masih terus berjalan. Adapun fokus utama perseroan adalah melakukan langkah akseleratif pemulihan kinerja yang ditempuh melalui program restrukturisasi menyeluruh.

    “Kami optimistis dengan sinyal positif  industri penerbangan nasional di tengah situasi pandemi yang mulai terkendali serta dibukanya sektor pariwisata unggulan Indonesia,” kata Irfan. Ia mengatakan, pemulihan ekonomi menjadi momentum penting dalam langkah langkah perbaikan kinerja Garuda.

    Baca: Dirut BNI Jawab Soal Santer Kabar Perseroan Akan Akuisisi Bank Mayora

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi dan Fakta-fakta Penembakan di Exit Tol Bintaro

    Terjadi insiden penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 26 November 2021. Salah satu dari korban meninggal dunia.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)