Luhut: Kondisi Covid-19 di Indonesia Mulai Membaik

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (ketiga kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) berfoto bersama saat meninjau proyek simpang susun Cileunyi di Kabupaten Bandung, Kamis, 30 September 2021. Dalam kunjungan kerjanya di Jawa Barat, tiga menteri tersebut berkesempatan untuk meninjau proyek simpang susun Cileunyi dan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). ANTARA/Raisan Al Farisi

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (ketiga kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) berfoto bersama saat meninjau proyek simpang susun Cileunyi di Kabupaten Bandung, Kamis, 30 September 2021. Dalam kunjungan kerjanya di Jawa Barat, tiga menteri tersebut berkesempatan untuk meninjau proyek simpang susun Cileunyi dan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). ANTARA/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandajaitan mengklaim kondisi Covid-19 di Indonesia terus membaik. Kondisi itu dibuktikan dengan angka reproduksi efektif virus corona yang terus menurun dari waktu ke waktu.

    “Kondisi Covid-19 Indonesia mulai beberapa waktu yang lalu sudah mulai membaik. Reproduksi efektif di menunjukkan angka lebih baik di bawah 1 (persen), bahkan sudah di bawah 0,98,” ujar Luhut dalam acara Climate Leaders Message yang ditayangkan di YouTube Kemenko Maritim dan Investasi, Senin, 18 Oktober 2021.

    Luhut menyebut di beberapa tempat, angka reproduksi tersebut sudah menunjukkan angka 0,97 persen. Bahkan di Jakarta, angka tersebut lebih rendah, yaitu 0,95 persen.

    Kendati begitu, Koordinator PPKM Jawa-Bali itu beberapa waktu lalu menyatakan Indonesia harus tetap mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 pada masa libur Natal dan tahun baru 2022. Berkaca dari momentum sebelumnya, kata Luhut, peningkatan penyebaran virus corona acap terjadi pasca-libur panjang dan acara keagamaan.

    “Presiden minta agar segera ditentukan strategi mempersiapkan Natal dan tahun baru,” ujar Luhut.

    Sebagai langkah antisipasi, Luhut menjelaskan, pemerintah perlu mengejar tingkat vaksinasi lanjut usia atau lansia yang merupakan kelompok rentan. Vaksinasi untuk lansia perlu digencarkan di wilayah aglomerasi dan pusat pertumbuhan ekonomi.

    Luhut itu mencontohkan vaksinasi lansia di Kabupaten Gianyar, Bali, yang baru mencapai 38 persen. Pada pekan lalu, pemerintah mengejar target penyuntikan vaksin untuk kelompok tersebut mencapai 40 persen. Selain itu, Luhut menerangkan, angka Covid-19 di rumah sakit-rumah sakit perlu ditekan. Presiden Jokowi, kata Luhut, meminta agar para menteri menjaga momentum penurunan angka Covid-19.

    “Agar tidak terjadi lepas kendali, pertahankan kasus serendah mungkin dan konsisten,” katanya. Luhut pun meminta masyarakat tidak terlena dengan kondisi saat ini dan menyambut penurunan kasus virus corona dengan euforia.

    BACA: 3 Sindiran Keras Faisal Basri ke Luhut Pandjaitan, 1. Jubir Investor Asing 2....

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi dan Fakta-fakta Penembakan di Exit Tol Bintaro

    Terjadi insiden penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 26 November 2021. Salah satu dari korban meninggal dunia.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)