7 Proyek Hunian Milenial Perumnas di Jabodetabek, Berapa Harganya?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi Generasi Milenial. phillipsandco.com

    Ilustrasi Generasi Milenial. phillipsandco.com

    TEMPO.CO, Jakarta – Perusahaan Umum Pembangunan Nasional (Perumnas) akan membangun 21.321 unit rumah di Indonesia, termasuk di Jabodetabek, pada tahun ini yang di antaranya cocok untuk milenial.

    General Marketing and Commercial Perumnas Ari Kartika mengatakan di antara puluhan ribu rencana pembangunan unit hunian itu, perseroan memiliki tujuh proyek perumahan khusus untuk milenial di kawasan Jakarta dan sekitarnya. “Tujuh proyek ini cocok untuk milenial dan lokasinya ada di Jakarta dan di pinggirannya,” ujar Ari dalam webinar, Ahad, 17 Oktober 2021.

    Mahata Tanjung Barat
    Proyek pertama adalah apartemen atau rumah susun berkonsep transit oriented development di Tanjung Barat. Bernama Mahata Tanjung Barat, apartemen tersebut terhubung langsung dengan Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Tanjung Barat.

    Proyek itu merupakan kerja sama antar-BUMN, termasuk dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Saat ini apartemen tersebut masih memasuki tahap pembangunan. Namun perseroan sudah menawarkan harga untuk tipe studio seharga Rp 600 juta.

    Ari mengatakan dengan harga tersebut, cicilan per bulan untuk pembelian unit apartemen berkisar Rp 3 juta. Perseroan menawarkan promo berupa subsidi biaya kredit pemilih apartemen (KPA) hingga gratis AC. Apartemen ini diklaim memiliki nilai investasi tinggi karena dekat dengan pusat perkantoran di TB Simatupang dan berhadapan langsung dengan AEON Mall.

    Mahata Margonda
    Proyek kedua masih berkonsep TOD, namun lokasinya di Pondok Cina, Depok. Diberi nama Mahata Margonda, apartemen ini berada dekat dengan Universitas Indonesia dan berlokasi tepat di Stasiun Pondok Cina.

    Cicilan untuk Apartemen Mahata Margonda dibuka mulai Rp 3 juta per bulan. Pembeli unit apartemen ini, menurut Ari, akan memperoleh fasilitas gratis naik KRL selama satu tahun, mendapatkan program mulia, dan bisa memilih besaran uang muka sesuai dengan kemampuannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)