Wanda Hamidah Sedih Lihat Nasib Nasabah Bumiputera

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Wanda Hamidah. TEMPO/Nurdiansah

    Wanda Hamidah. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Keluhkan klaim asuransi Prudential, aktris Wanda Hamidah menyinggung permasalahan yang dialami nasabah Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera.

    "Sedih juga ngelihat kronologi para nasabah Bumiputera yang sampai saat ini nabung puluhan tahun, sampai saat ini tidak ada kejelasan," kata Wanda dalam video di Instagramnya, Kamis dini hari, 14 Oktober 2021.

    Wanda menyinggung soal nasib nasabah Bumiputera ketika bercerita soal masalahnya dengan Prudential. Wanda kecewa dengan Prudential yang hanya menanggung biaya operasi anaknya sebesar Rp 10 juta dari total biaya Rp 50-60 juta. Padahal, selama lebih dari 12 tahun menjadi pemegang polis asuransi kesehatan perusahaan tersebut, ia tak pernah sekali pun alpa membayar premi.

    Masalah yang dihadapinya dengan Prudential membuat Wanda berusaha merasakan apa yang dialami nasabah Bumiputera. "Lompat ke masalah Bumi Putera yang sampai saat ini enggak ada kejelasan, penggantian, sementara itu adalah hasil keringat (nasabah), saya merasakan juga gitu," kata dia.

    Dalam kasus gagal bayar Bumiputera, ratusan pemegang polis Bumiputera memutuskan memulai upaya hukum dengan melakukan somasi massal kepada manajemen AJB Bumiputera dengan tembusan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2 September 2021. 

    Apabila somasi tidak ditanggapi dengan itikad baik dan solusi konkret, nasabah Bumiputera bersiap mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) pada Pengadilan Niaga.

    Menurut Wanda Hamidah, para pemilik polis asuransi menyisihkan uang hasil keringat mereka untuk membayar premi secara rutin. "Kadang-kadang ada yang buruh, ada yang tukang cuci, ada yang tukang AC, ada yang punya warung, gitu, yang menyisihkan penghasilannya demi masa depan yang lebih baik lagi," kata dia.

    Baca juga: Prudential Merespons Video Penjelasan Wanda Hamidah



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)