Sandiaga: Superbike Mandalika Dongkrak Pendapatan Desa Wisata hingga Rp 500 Juta

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah menggunakan sepeda motor listrik buatan anak muda NTB mengelilingi lintasan sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (15/1/2020)(ANTARA/Diskominfotik NTB).

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah menggunakan sepeda motor listrik buatan anak muda NTB mengelilingi lintasan sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (15/1/2020)(ANTARA/Diskominfotik NTB).

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan perhelatan World Superbike yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, mendongkrak pendapatan desa wisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat, hingga Rp 500 juta.

    “Saya hitung ada 25 ribu kunjungan dengan total belanja per hari Rp 100-250 ribu untuk produk kreatif, Ini akan menumbuhkan (pendapatan) bagi lokasi masing-masing Rp 250-500 juta,” ujar Sandiaga dalam media briefing pada Senin, 11 Oktober 2021.

    Kejuaraan balap motor internasional ini akan digelar pada 19-21 November 2021. Sandiaga mengatakan perhelatan tersebut akan menghadirkan penonton dengan jumlah kuota yang dibatasi maksimal 25 ribu orang.

    Adapun World Superbike merupakan ajang pemanasan sebelum pergelaran MotoGP pada 2022 mendatang. Selama pelaksanaan kejuaraan World Superbike berlangsung, penonton diharapkan memesan akomodasi yang tersebar di sekitar Mandalika, termasuk homestay di desa wisata.

    Musababnya di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, baru tersedia tiga hingga empat hotel. Pemesanan akomodasi di desa-desa wisata diklaim bisa mendongkrak pendapatan masyarakat sekitar, baik untuk pembelian makan dan minum maupun suvenir.

    Adapun Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar capaian vaksinasi dosis kedua di Kabupaten Lombok Tengah menembus 50 persen sebelum World Superbike berlangsung. "Arahan Pak Presiden, TNI Polri akan diminta membantu akselerasi agar sebelum penyelenggaraan sudah tercapai 50 persen," kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

    Saat ini, kata Airlangga, capaian vaksinasi dosis pertama di Lombok Tengah sudah 75,31 persen. Namun, capaian untuk dosis kedua baru 13,35 persen. Artinya, pemerintah bakal menaikkan capaian dosis kedua ini dalam waktu sebulan.

    Tak hanya itu, pemerintah juga memasang target capaian vaksinasi 70 persen di seluruh kabupaten kota di Pulau Lombok. Airlangga belum merinci capaian vaksinasi dari seluruh daerah di pulau tersebut, per hari ini.

    Sementara dari sisi level PPKM, Nusa Tenggara Barat, secara keseluruhan sudah mengalami perbaikan. Hari ini, Airlangga mengumumkan bahwa NTB sudah masuk resmi berstatus PPKM level 1. Lalu, 3 kabupaten kota level 2 dan 2 kabupaten kota level 1.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | FAJAR PEBRIANTO

    Baca Juga: ITDC: Sirkuit Mandalika Jadi Lokasi Tes Pramusim MotoGP Tahun Depan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.