Kasus Covid-19 RI Lebih Rendah dari Singapura dan Malaysia, Luhut: Jangan Terlena

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pada akhir Juni lalu, Presiden Joko Widodo menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Kordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali, yang selanjutnya menjadi PPKM Jawa-Bali. ANTARA FOTO / Irwansyah Putra

    Pada akhir Juni lalu, Presiden Joko Widodo menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Kordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali, yang selanjutnya menjadi PPKM Jawa-Bali. ANTARA FOTO / Irwansyah Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Pemberlakuan Kegaitan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan kasus Covid-19 di Indonesia termasuk yang terendah di antara negara-negara tetangga di ASEAN, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Kondisi itu mengacu pada data Recovery Index Indonesia yang dirilis oleh NIKKEI.

    Namun ia meminta masyarakat tak ber-euforia dengan momentum penurunan kasus Covid-19 tersebut. “Saya tentunya terus mengajak kita semua masyarakat untuk jangan terlena dengan kondisi hari ini dan kemudian ber-euforia merayakannya sehingga lupa dengan kondisi buruk yang mungkin terjadi karena kelalaian kita,” ujar Luhut dalam konferensi pers evaluasi PPKM, Senin, 11 Oktober 2021.

    Luhut menjelaskan, konfirmasi kasus harian nasional turun 98,4 persen. Sedangkan kasus konfirmasi di Jawa dan Bali menunjukkan penurunan hingga 98,9 persen dari puncak gelombang kedua pandemi pada 15 Juli lalu.

    Ia berujar pemerintah terus mengejar target capaian vaksinasi, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia) di wilayah aglomerasi dan pusat pertumbuhan ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu mengklaim kecepatan vaksinasi lansia di Jawa-Bali meningkat secara signifikan.

    “Saat ini tingkat vaksinasi dosis satu untuk Jawa Bali sudah mencapai 40 persen per 10 Oktober 2021, naik 8 persen sejak 13 September 2021,” ujar Luhut.

    Baca Juga: Luhut Ingatkan Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 saat Libur Natal dan Tahun Baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi dan Fakta-fakta Penembakan di Exit Tol Bintaro

    Terjadi insiden penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 26 November 2021. Salah satu dari korban meninggal dunia.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)