Mengerem Manisnya Impor Gula: PTPN Mau Wujudkan Kemandirian Gula Nasional 2024

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri), pemilik pabrik gula PT Prima Alam Gemilang Andi Syamsuddin Arsyad (kanan) dan mantan Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) mengunjungi lahan perkebunan tebu di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis 22 Oktober 2020. Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian pabrik gula berkapasitas giling hingga 12.000 ton cane per day (TCD) di Kabupaten Bombana. ANTARA FOTO/Biroperskepresiden

    Presiden Joko Widodo (kiri), pemilik pabrik gula PT Prima Alam Gemilang Andi Syamsuddin Arsyad (kanan) dan mantan Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) mengunjungi lahan perkebunan tebu di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis 22 Oktober 2020. Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian pabrik gula berkapasitas giling hingga 12.000 ton cane per day (TCD) di Kabupaten Bombana. ANTARA FOTO/Biroperskepresiden

    Jakarta - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Mahmudi menyatakan ingin mewujudkan program kemandirian gula nasional pada tahun 2024 dengan mengerem impor gula.

    Hal tersebut dilakukan guna mengurangi impor gula. 

    “Dengan menyetop impor gula tersebut memiliki beberapa fungsi untuk negara. Terutama dapat menghemat devisa negara,” kata Mahmudi dalam webinar secara virtual pada Selasa, 28 September 2021. 

    Lebih lanjut, menyetop impor gula juga dapat menjaga stabilitas harga gula konsumsi, meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan kemandirian gula konsumsi nasional. 

    Indonesia juga harus impor gula konsumsi sebanyak 1 juta ton dan untuk gula industri sebanyak 3 juta ton. Sehingga, menjadi 4 juta ton gula adalah PR besar bagi PTPN. 

    Ada beberapa hal yang menyebabkan pemerintah rajin mengimpor gula. Pertama, produksi gula secara nasional baru sekitar 2,1 juta ton per tahun. kedua, secara total konsumsi nasional sebesar 5,8 juta-an ton per tahun yang terdiri dari gula konsumsi dan gula kebutuhan produksi. 

    Mahmudi mengatakan tengah berusaha agar menyetop impor gula. Pertama, mengusahakan modernisasi pabrik gula nasional. Kedua, meningkatkan efisiensi serta mentransformasi bisnis gula di Indonesia. 

    Selanjutnya: Guna mewujudkan kemandirian gula...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.