Terkini Bisnis: Citilink Mendarat Darurat hingga Penipuan Investasi Forex

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Citilink. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pesawat Citilink. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Selasa siang, 28 September 2021, dimulai dari pesawat Citilink rute Jakarta-Batam mendarat darurat di Palembang hingga penipuan investasi forex dengan robot trading.

    Adapula berita tentang dua ton tanaman stevia diekspor perdana ke Korea Selatan dan Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menanggapi pernyataan Erick Thohir ihwal adanya indikasi korupsi di tubuh perseroan.

    Berikut empat berita terkini ekonomi dan bisnis siang ini:

    1. Pesawat Citilink Rute Jakarta-Batam Mendarat Darurat di Palembang, Apa Sebabnya?

    Maskapai penerbangan Citilink dengan rute Jakarta - Batam melakukan pendaratan darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan, pada hari Senin petang, 27 September 2021.

    VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Diah Suryani menyebutkan pesawat dengan kode penerbangan QG 944 tersebut dalam kondisi aman. Pendaratan darurat sebelumnya telah dilakukan dengan selamat. 

    Sebelum melanjutkan perjalanan ke Batam, kata Diah, tim teknik Citilink dan otoritas berwenang telah mengecek kondisi kelayakan pesawat. "Kemudian mereka menyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 28 September 2021.

    Adapun penerbangan QG 944 rute Cengkareng ke Batam tersebut dialihkan ke Bandara SMB II, Palembang pada pukul 16.05 WIB. 

    Diah menjelaskan bahwa pendaratan darurat di bandara Palembang karena penumpang anak-anak di barisan tempat duduk nomor 11 melepas penutup pelindung tuas pintu darurat. Hal ini dilakukan tanpa sepengetahuan orang tuanya.

    Baca berita selengkapnya di sini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.