Terkini Bisnis: 5,8 Juta Penerima Bantuan BPJS Tak Sinkron, Utang Waskita 90 T

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan pemaparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021. Sementara berdasarkan temuan BPK, terdapat data NIK tidak valid sebanyak 10.922.479 anggota rumah tangga (ART). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan pemaparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021. Sementara berdasarkan temuan BPK, terdapat data NIK tidak valid sebanyak 10.922.479 anggota rumah tangga (ART). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis hingga Senin petang, 27 September 2021, dimulai dari temuan Menteri Sosial Tri Rismaharini soal data 5,8 juta penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan yang tidak tercatat di Dukcapil.

    Berikutnya ada berita tentang cara mengaktifkan kompensasi gangguan Indihome dan kritik Sri Mulyani atas pantun Sandiaga Uno. Lalu ada berita tentang syarat perjalanan dengan kereta dan pesawat tak harus dengan aplikasi PeduliLindungi serta lonjakan utang Waskita Karya.

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Risma Temukan 5,8 Juta Penerima Bantuan BPJS Kesehatan Tak Tercatat di Dukcapil

    Menteri Sosial Tri Rismaharini telah mengecek ulang data 96,7 juta orang miskin Penerima Bantuan Iuran (PBI) di BPJS Kesehatan. Hasilnya, Risma menemukan 9,7 juta data yang bermasalah yang harus dihapus, baik permanen ataupun sementara.

    Salah satunya, Risma menemukan 5,8 juta penerima yang berstatus non-Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Akan tetapi, 5,8 juta penerima ini tidak padan dengan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

    "Enggak ada di data kependudukan," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 27 September 2021. Risma tidak mengetahui pasti kenapa 5,8 juta penerima ini  tidak tercatat di kependudukan.

    Simak lebih jauh tentang BPJS Kesehatan di sini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.