Terkini Bisnis: Ekspor Rempah Rp 28 T hingga Cara Pakai Kompensasi Indihome

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selama pandemi, Luhut Binsar Pandjaitan juga ditunjuk sebagai Wakil Ketua Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Komite ini dibentuk pada 20 Juli 2020 sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020. ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/aww.

    Selama pandemi, Luhut Binsar Pandjaitan juga ditunjuk sebagai Wakil Ketua Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Komite ini dibentuk pada 20 Juli 2020 sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020. ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/aww.

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis sejak pagi hingga Senin siang ini 27 September 2021 dimulai dari Luhut ingin ekspor bumbu rempah Indonesia mencapai puluhan triliun rupiah. 

    Selain itu kabar PT Telkom Indonesia Tbk. memberikan kompensasi kepada para pelanggan layanan internet Indihome, setelah sempat terjadi gangguan pada layanannya. Adapula kabar Holding BUMN Farmasi yang membukukan pendapatan Semester 1/2021 Rp 15,26 triliun.

    Terakhir soal berita masyarakat yang tidak punya akses ke aplikasi PeduliLindungi tetap bisa melakukan perjalanan dengan kereta ataupun pesawat mulai bulan depan. Berikut berita terkini siang ini yang menarik perhatian banyak pembaca:

    1. Luhut Targetkan Ekspor Bumbu Rempah RI Capai Rp 28,6 Triliun

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah terus menggandeng seluruh pemangku kepentingan untuk mengangkat kuliner Indonesia mendunia. Salah satunya melalui program Indonesia Spice Up the World.

    "Kami optimistis untuk menargetkan ekspor bumbu rempah mencapai dua miliar dolar (Rp 28,6 triliun, asumsi kurs Rp 14.300 per dolar AS) dan empat ribu restoran Indonesia hadir di mancanegara pada tahun 2024," ujar Luhut dalam Rakornas Parekraf Tahun 2021.

    Program promosi produk rempah Tanah Air itu adalah salah satu upaya mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang belakangan terdampak oleh pandemi Covid-19. Luhut mengatakan perlunya langkah-langkah strategis dan inovatif agar roda perekonomian bisa tetap berjalan.

    Pemerintah juga sudah memulai Gerakan Bangga Buatan Indonesia sejak tahun lalu. Ia mengatakan Gernas BBI telah melahirkan begitu banyak program kolaboratif untuk memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hingga Juli 2021, kata Luhut, jumlah UMKM artisan Indonesa yang telah masuk ke e-commerce mencapai lebih dari 15 juta unit.

    Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan program Indonesia Spice Up The World akan dimulai pada tahun ini dan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga 2024.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.