Hari Statistik Nasional: Ini Metode yang Biasa Dipakai untuk Sensus Penduduk

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus penduduk secara langsung ke permukiman warga di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa 1 September 2020. BPS melakukan sensus penduduk secara tatap muka mulai 1 September 2020 untuk mencatat penduduk Indonesia yang belum mengikuti sensus penduduk secara daring. Sebelumnya, sebanyak 54,1 juta penduduk terdaftar dalam sensus penduduk yang dilaksanakan secara daring sejak 15 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Petugas Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus penduduk secara langsung ke permukiman warga di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa 1 September 2020. BPS melakukan sensus penduduk secara tatap muka mulai 1 September 2020 untuk mencatat penduduk Indonesia yang belum mengikuti sensus penduduk secara daring. Sebelumnya, sebanyak 54,1 juta penduduk terdaftar dalam sensus penduduk yang dilaksanakan secara daring sejak 15 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, JakartaPeringatan Hari Statistik Nasional yang berlangsung tiap 26 September salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya statistik.

     

    Statistik berperan penting dalam pembuatan berbagai kebijakan. Salah satu peran masyarakat dalam statistik adalah kooperatif saat pelaksanaan sensus penduduk. 

    Sensus penduduk di Indonesia dilakukan 10 tahun sekali, dilansir dari laman pengasih.kulonprogokab.go.id sensus dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya :

    Metode Berdasar Status Tempat

    Berdasarkan status tempat penduduk, sensus dibedakan menjadi dua, yaitu sensus de jure dan sensus de facto. Sensus de jure  merupakan sensus yang dilakukan dengan mencatat penduduk sesuai dengan catatan resmi dan tempat tinggal saat dilakukannya survei oleh petugas. Melalui metode ini dapat dibedakan mana penduduk asli dan pendatang. Sedangkan sensus de facto petugas sensus mencatat seluruh penduduk tanpa membedakan mana penduduk asli dan pendatang. 

    Metode Sensus Householder

    Sensus dengan householder method ini melibatkan masyarakat secara aktif lantaran responden atau penduduk yang akan mengisi sendiri daftar pertanyaan kependudukan dari petugas. Untuk mengisi kuesioner kependudukan ini penduduk diberi jangka waktu untuk mengisi dan akan diambil oleh petugas pada waktu yang disepakati. Biasanya metode ini digunakan pada wilayah yang jumlah penduduknya banyak dan punya taraf pendidikan yang baik sehingga dapat memahami maksud pertanyaan dan menjawab dengan tepat. 

    Metode Canvaser

    Metode canvaser dapat dikatakan metode paling kuno karena petugas mendatangi dan mewawancara penduduk secara langsung. Dengan metode ini petugas secara langsung mengajukan pertanyaan secara lisan sesuai daftar yang telah dibuat. Penduduk juga menyampaikan secara lisan kondisi sebenarnya dari pertanyaan yang diajukan petugas sensus penduduk.

    Pada sensus penduduk tahun 2020, Indonesia menggunakan Combined Method atau metode kombinasi. Badan Pusat Statistik (BPS) melakukannya dengan membuka pendataan mandiri yang dilakukan secara daring dan door to door. 

    TATA FERLIANA

    Baca juga:

    Hari Statistik Nasional, Begini Sejarah Terbentuknya BPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Persebaran Pengungsi di Indonesia Menurut UNHCR

    PBB mengucurkan dana untuk program respons sosial ekonomi inklusif untuk menghadapi Covid-19. UNHCR mendata persebaran penerima manfaat di Indonesia.