Twitter Umumkan Bitcoin Dapat Dipakai Pengguna Beri Tip ke Kreator Konten

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Twitter.[REUTERS]

    Logo Twitter.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Platform media sosial Twitter kini menerima layanan pembayaran mata uang kripto, bitcoin. Bitcoin dan uang dapat digunakan pengguna twitter untuk memberikan tip, ke kreator konten favorit, melalui fitur 'Tips'. 

    ‘Tips’ bisa dikirim untuk akun twitter favorit, seperti pemilik konten komedi, membantu pemilik usaha kecil hingga dukungan donasi.

    Dilansir dari laman resmi blog.twitter, pengguna Twitter  dapat memberikan tip Bitcoin melalui Strike – aplikasi pembayaran di Bitcoin Lightning Network yang memungkinkan orang mengirimkan dan menerima Bitcoin.

    Strike menyediakan layanan dompet digital mata uang kripto secara instan dan gratis secara global. Aplikasi Strike tersedia di negara El Salvador dan Amerika Serikat (kecuali Hawaii dan New York). 

    "Kami ingin semua orang di Twitter memiliki akses untuk mendapatkan uang. Mata uang digital yang mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi dan membantu orang saling mengirim bantuan moneter lintas batas dan minim gangguan – ikutlah jadi bagian untuk mewujudkan hal ini dengan mendukung kami," dikutip Ester Crawford dari Twiter. Ester adalah Pimpinan produk monetisasi kreator dari Twitter. 

    Saat pengguna mengaktifkan Tips di profil, pengguna dapat menambahkan alamat Bitcoin dan Ethereum milik mereka. Orang-orang dapat menyalin alamat tersebut ke dompet Bitcoin atau Ethereum pilihan mereka untuk mengirimkan pembayaran secara langsung kepada pengguna atau konten kreator lain.

    Twitter mencatat beberapa orang sudah mencantumkan tautan ke profil pembayaran uang di bio dan Tweet mereka. Fitur 'Tips’ memberikan cara pembayara mudah melalui profil pengguna. Pengguna twitter di seluruh dunia memiliki akses Tips ini dan mengirim uang melalui aplikasi Cash App, Patreon, Venmo, GoFundMe dan PicPay.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.